Golkar Akui Kasus Korupsi Setnov Berdampak Negatif untuk Partai

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Rabu, 22 November 2017 | 16:40 WIB
Golkar Akui Kasus Korupsi Setnov Berdampak Negatif untuk Partai
Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (21/11).

Suara.com - Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin (Akom) mengakui adanya dampak negatif bagi elektabilitas Partai setelah Setya Novanto terjerat kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. KPK menerbitkan surat perintah penyidikan atas nama Setya Novanto pada tanggal 31 Oktober 2017 lalu.

Ketua Umum Partai Golkar tersebut resmi ditahan di rumah tahanan Klas I KPK Cabang Jakarta Timur, Minggu (19/11/2017) malam. Dia ditahan usai dinyatakan sehat oleh dokter dari Ikatan Dokter Indonesia.

"Pasti harus diakui ada dampak," kata Akom singkat usai diperiksa sebagai saksi untuk Novanto di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (22/11/2017).

Untuk mengembalikan citra partai berlambang Beringin tersebut di mata masyarakat, Akom menyerahkan sepenuhnya kepada seluruh pengurus Partai Golkar. Sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina, Akom berharap adanya kerjasama kader partai, baik di pusat maupun di daerah.

"Karena itu kita serahkan kepada seluruh tingkat dua pemilik suara seluruh Indonesia dan tingkat satu untuk sama-sama mereka satukan langkah agar partai ini solid dan kompak hadapi Pileg dan Pilpres 2019," kata Ade.

Menetapkan Idrus Marham sebagai pelaksana tugas Ketua Umum Partai Golkar kata Akom sudah sesuai prosedur. Dia berharap, Idrus dapat memyatukan kader-kader Golkar yang sudah mulai tak sepaham.

"Dan yang paling penting teman-teman sudah ambil langkah kemarin, tidak melangkah yang tidak sesuai. Masih bisa ditolerir dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Mudah-mudahan jalan kemarin, teman-teman di DPP itu bisa menyatukan partai, agar harmonis untuk pemenangan Pileg dan Pilpres Pak Jokowi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mubarok Ibaratkan Kasus Setnov Seperti Belut, Sudah Terlalu Licin

Mubarok Ibaratkan Kasus Setnov Seperti Belut, Sudah Terlalu Licin

News | Rabu, 22 November 2017 | 16:28 WIB

Golkar Soal Novanto: Terserah Penilaian Orang Seperti Apa

Golkar Soal Novanto: Terserah Penilaian Orang Seperti Apa

News | Rabu, 22 November 2017 | 15:50 WIB

KPK Kembali Periksa Ade Komarudin

KPK Kembali Periksa Ade Komarudin

Foto | Rabu, 22 November 2017 | 15:11 WIB

Ade Komarudin Siap Bantu KPK Ungkap Kasus Novanto

Ade Komarudin Siap Bantu KPK Ungkap Kasus Novanto

News | Rabu, 22 November 2017 | 15:11 WIB

Nasdem: Ini Waktunya Golkar Tingkatkan Reputasi di DPR

Nasdem: Ini Waktunya Golkar Tingkatkan Reputasi di DPR

News | Rabu, 22 November 2017 | 15:10 WIB

Kasus Novanto Bikin Masyarakat Tak Percaya DPR

Kasus Novanto Bikin Masyarakat Tak Percaya DPR

News | Rabu, 22 November 2017 | 14:51 WIB

Kasus Etika Setnov di MKD Jalan Terus Meski Ada Putusan Golkar

Kasus Etika Setnov di MKD Jalan Terus Meski Ada Putusan Golkar

News | Rabu, 22 November 2017 | 14:33 WIB

Luka Berubah, Setya Novanto Bikin Susah Kalau Difilmkan

Luka Berubah, Setya Novanto Bikin Susah Kalau Difilmkan

Entertainment | Rabu, 22 November 2017 | 13:56 WIB

Hakim Tunggal yang akan Sidangkan Setnov Pernah Dilaporkan ke KY

Hakim Tunggal yang akan Sidangkan Setnov Pernah Dilaporkan ke KY

News | Rabu, 22 November 2017 | 13:30 WIB

Terkini

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 12:17 WIB

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:14 WIB

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:04 WIB

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:00 WIB

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 11:59 WIB

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 11:58 WIB

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:43 WIB

×