Analis Politik: Airlangga Hartarto Pilihan Tepat Pimpin Golkar

Siswanto

Kamis, 30 November 2017 | 06:30 WIB
Analis Politik: Airlangga Hartarto Pilihan Tepat Pimpin Golkar
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto (Antara/Moch Asim).

Suara.com - Nama Airlangga Hartarto mulai disebut-sebut duduk sebagai ketua umum Partai Golkar.

Menurut analis politik dari Indonesia Public Institute Jerry Massie, Erlangga merupakan kader yang bersih dan belum terjerat kasus. Airlangga yang merupakan anak mantan Menteri Perindustrian yang punya prestasi di era Presiden Soeharto, Hartarto, pantas memimpin Golkar.

Massie yakin Golkar akan berjaya seperti era dipimpin Akbar Tanjung, yang mana mereka menjadi pemenang pemilu 2004 dengan menempatkan 128 kursi di DPR. Namun, pada pemilu 2009, suara Partai Golkar anjlok hanya meraih 106 kursi. Sedangkan Pemilu tahun 2014, lalu meraih 91 kursi dengan 14 persen suara kalah dari PDIP dengan raihan 109 kursi.

"Lagipula dia dekat dengan Jokowi di dalam pemerintahan, otomatis ini kredit poin jika nantinya Airlangga naik jadi ketum, saya yakin tingkat elektabilitas dan popularitas partai ini akan merangkak naik yang saat ini anjlok hanya meraih 10,9 persen, di bawah Gerindra 13,6 persen," kata Massie kepada Suara.com.

Sentimen politik publik tak bisa terhindarkan lantaran sejumlah kepala daerah Golkar serta ketua umum mereka Setya Novanto saat ini berstatus tersangka.

Untuk Idrus Marham, menurut Massie, tidak terlalu deserve (pantas) untuk memimpin Golkar. Menurut Massie bisa saja partai ini terpercah lagi. Sedangkan Nurdin Halid dsebut Massie jika munaslub digelar, Nurdin akan mundur, lantaran akan bertarung di pilkada Sulawesi Selatan. Jadi, sudah diprediksi Nurdin tak bisa diakomodir.

Sedangkan calon lain, Ade Komaruddin, kata Massie, akan terganjal dengan namanya masuk daftar hitam e-KTP. Paling tidak Ade akan tergusur.

"Saatnya Golkar dipimpin oleh orang muda yang enerjik serta visioner untuk posisi sekretaris umum saya masih condong ke Azis Syamsuddin. Dia kader berbakat "rising star" partai berlambang beringin ini. Mantan Ketua Komisi III DPR dan kini duduk di Ketua Banggar DPR bisa mendampingi Erlangga sebagai sekum dan Idrus Marham ditarik diposisi ketua harian," kata dia.

Kalau tidak ada perubahan di tubuh Partai Golkar, Massie memprediksi partai ini akan telempar di tiga besar pilpres 2019 mendatang.

Alasannya, penetapan Setya Novanto atas dugaan kasus e-KTP menjadi penyebabnya.

"Saya yakin pemerintah Jokowi akan mendukung penuh langkah Airlangga. Sikap terpuji Erlangga patut ditiru, sebagai menterinya Jokowi pantaslah dia mohon petunjuk. Ini adalah etika santun dalam berpolitik," kata peneliti politik di AS ini.

"Biarlah jika menilai hal ini keliru, tapi dia menyampaikan hal dalam kapasitas bawahannya presiden, sama persi dengan Menteri Sosial Khofifah yang akan bertarung di pilgub Jatim," katanya.

Tak bisa dipungkiri, kata Massie, sejak Golkar didirikan dengan ormasnya AMPG, Kosgoro, dan Soksi, partai ini merupakan pendukung pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beda dengan NasDem, Golkar Nilai Parliamentary Threshold 5 Persen Sudah Ideal

Beda dengan NasDem, Golkar Nilai Parliamentary Threshold 5 Persen Sudah Ideal

News | Senin, 21 September 2026 | 16:31 WIB

Nusron Wahid Saat Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar: Tanya Pak Bahlil

Nusron Wahid Saat Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar: Tanya Pak Bahlil

News | Senin, 21 September 2026 | 14:46 WIB

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Nusron Wahid Jadi 'Gelandangan Politik' saat Diterpa Badai Korupsi?

Nusron Wahid Jadi 'Gelandangan Politik' saat Diterpa Badai Korupsi?

News | Senin, 21 September 2026 | 09:50 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus DPP Golkar, Sekjen Sebut Sudah Temui Bahlil

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus DPP Golkar, Sekjen Sebut Sudah Temui Bahlil

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:15 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:47 WIB

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:09 WIB

Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid di Pusaran Kasus Korupsi, Bahlil: Ini Musibah buat Golkar

Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid di Pusaran Kasus Korupsi, Bahlil: Ini Musibah buat Golkar

Video | Kamis, 17 September 2026 | 22:05 WIB

Terkini

5 Zodiak yang Sering Dicap Rawan Selingkuh dan Tidak Setia

5 Zodiak yang Sering Dicap Rawan Selingkuh dan Tidak Setia

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 12:10 WIB

AI Sebagai Teman Curhat Digital: Ruang Aman Baru atau Ancaman Ketergantungan?

AI Sebagai Teman Curhat Digital: Ruang Aman Baru atau Ancaman Ketergantungan?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:08 WIB

3 Zodiak yang Paling "Bermuka Dua" Dalam Lingkungan Pertemanan Kantor

3 Zodiak yang Paling "Bermuka Dua" Dalam Lingkungan Pertemanan Kantor

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 12:02 WIB

Propam Tetapkan Aipda S Terduga Pelanggar Kasus Bolosego di Alkid Yogyakarta

Propam Tetapkan Aipda S Terduga Pelanggar Kasus Bolosego di Alkid Yogyakarta

Sumut | Selasa, 22 September 2026 | 12:02 WIB

Kronologi Video Dugaan Ucapan Xenofobik Dirtek Java United ke Shin Tae-yong yang Viral

Kronologi Video Dugaan Ucapan Xenofobik Dirtek Java United ke Shin Tae-yong yang Viral

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 12:00 WIB

Review Film Urang Bunian: Teror Makhluk Gaib di Hutan Sumatera

Review Film Urang Bunian: Teror Makhluk Gaib di Hutan Sumatera

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:00 WIB

Cara Menghapus Halaman Kosong di Microsoft Word Windows dan macOS

Cara Menghapus Halaman Kosong di Microsoft Word Windows dan macOS

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 11:58 WIB

Apa Itu Sertifikasi Widevine L1 dan Fungsinya, Penting untuk Streaming Film Beresolusi Tinggi

Apa Itu Sertifikasi Widevine L1 dan Fungsinya, Penting untuk Streaming Film Beresolusi Tinggi

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 11:54 WIB

Wamensos Dorong Pemkab Buol Segera Tuntaskan Kesiapan Lahan Sekolah Rakyat

Wamensos Dorong Pemkab Buol Segera Tuntaskan Kesiapan Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:53 WIB

Ketika Sawit Meluas, Akankah Hutan Bertahan untuk Generasi Mendatang?

Ketika Sawit Meluas, Akankah Hutan Bertahan untuk Generasi Mendatang?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:50 WIB

×