Bahrun Naim, Jalan Sunyi Seorang Teroris

Reza Gunadha

Selasa, 05 Desember 2017 | 13:59 WIB
Bahrun Naim, Jalan Sunyi Seorang Teroris
Bahrun Naim [Facebook]

Peneliti terorisme Al Chaidar mengatakan, JADKN bukanlah kelompok yang mapan. Dia tidak memiliki struktur laiknya kelompok terror yang terogranisir.

“Organisasi itu hanya merekrut kelompok lonewolf di Indonesia,” ujar Al Chaidar kepada Anadolu Agency, Senin.

Pascakematian Bahrun Naim, Al Chaidar memprediksi JADKN akan ikut mati. Sebab, Bahrun tidak melakukan transformasi gerakan ke bawahannya.

Kepemimpinan Bahrun sangatlah personal tanpa diimbangi kemampuan anggota untuk melanjutkan tongkat estafet gerakan.

Satu-satunya pemikiran Bahrun yang tersisa hanyalah otobiografi dalam bentuk buku elektronik berjudul “Sebuah Perjalanan, Rahasia.”

Dalam catatan setebal 335 itu, kita bisa melihat sosok Bahrun dari dekat.

Bahrun membuka tulisannya dengan bab berjudul “Manifesto”. Dia mengatakan keputusan meluncurkan bukunya sudah dipertimbangkan secara mendalam.

“Secara umum, mungkin banyak di antara sahabat yang berpikir apakah tulisan ini tidak termasuk perkara amniyyah (rahasia) yang harus ditutup rapat? Hm.. Bagi penulis, ide-ide memang harus disebarkan secara luas,” tulis Bahrun dalam e-book yang diluncurkan tahun 2016 tersebut.

Bahrun juga mengakui tak memiliki keinginan menjadi pemimpin, meski sudah berada di ISIS. Dia mengaku tanggungjawabnya di ISIS sangatlah besar.

baca juga

Bahrun juga mengidolakan Abu Muhammad al-Adnani yang menjadi ahli strategi gerakan ISIS. Berkali-kali Bahrun memotivasi anggota Daulah dengan mengutip pernyataan tokoh ISIS yang tewas tahun 2016 itu.

"Wahai muwahhid di mana pun kalian berada… Hambatlah mereka yang ingin membahayakan saudara-saudara dan Daulah kalian, semampu kalian,” pesan Adnani yang dinukil Bahrun.

Pengaruh Bahrun

Pengamat terorisme Harits Abu Ulya mengatakan jika benar Bahrun tewas, kematiannya tak banyak memiliki pengaruh di Indonesia.

Sebab, Bahrun hanyalah kombatan di struktur ISIS, bukan pemimpin seperti Bahrumsyah atau ideolog laiknya Aman Abdurrahman.

“Bahrun berusaha membangun jaringan sendiri, tapi gagal. Di sosial media intelijen dengan cepat menempel,” ujar Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) ini.

Namun, Harits mengakui Bahrun adalah anak yang pintar dengan talenta kemampuan teknologi. Hal itu bisa dilihat dalam otobiografi Bahrun yang menurunkan tulisan soal membuat roket, detonator, sabuk peledak, hacking, coding, dan lain sebagainya.

“Skill dia di lab,” ujar Harits.

Berbeda dengan pihak kepolisian, Harits menepis Bahrun memiliki peran besar dalam sejumlah aksi bom di Indonesia.

Aksi Bom Thamrin, menurut Harits, dilakukan oleh jaringan Aman Abdurrahman. Polisi telah menetapkan Aman sebagai tersangka.

“Bahrun tidak melakukan kontak dengan Aman,” kata Harits.

Bahrun menolak klaim sebagai otak bom Thamrin. Suaranya sempat menghebohkan dunia maya tak lama setelah terjadinya serangan.

Dalam rekaman berdurasi enam detik yang beredar di komunitas aktivis gerakan di Solo, Jawa Tengah, Bahrun berujar, “Lha, wong saya itu jarang online, dikira komunikasi, komunikasi dari Hong Kong?”.

Menurut Harits, aksi yang dilakukan jaringan Bahrun di Indonesia masih sebatas bom panci. Bahrun dinilai terlibat dalam serangan bom di Taman Pandawa, Cicendo, Bandung pada Februari lalu.

Hal ini diperkuat dengan catatan kepolsiian yang menyebut Yayat Cahdiyat, pelaku pelemparan bom panci di Cicendo, beraksi sesuai perintah Bahrun melalui surat telegram.

“Bahrun Naim menyerukan untuk berangkat ke Irak dan Suriah. Kalau tak bisa berangkat ‘Ayo jihad di daerah dan negara masing-masing’," ujar Boy Rafli yang saat itu menjabat Kadiv Humas Mabes Polri.

Harits menambahkan, kalau benar Bahrun tewas, maka semua dugaan dan tuduhan polisi terhadapnya sulit dibuktikan di pengadilan.

“Biar spekulasi terjawab, kepolisian melalui akses intelijen di lapangan yang mereka punya  bisa memvalidasi semua kebenaran berita tersebut,” ujar Harits.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahrun Naim Tewas di Suriah? Kapolri: Itu Trik Kelabui Polisi

Bahrun Naim Tewas di Suriah? Kapolri: Itu Trik Kelabui Polisi

News | Selasa, 05 Desember 2017 | 12:34 WIB

Facebook Fokus Buru Konten Radikal Terkait ISIS

Facebook Fokus Buru Konten Radikal Terkait ISIS

Tekno | Senin, 04 Desember 2017 | 19:13 WIB

Ada di Daerah ISIS, Kemenlu Susah Pastikan Kematian Bahrun Naim

Ada di Daerah ISIS, Kemenlu Susah Pastikan Kematian Bahrun Naim

News | Senin, 04 Desember 2017 | 17:37 WIB

Polisi Cari Penyebar Informasi Gembong ISIS Bahrun Naim Mati

Polisi Cari Penyebar Informasi Gembong ISIS Bahrun Naim Mati

News | Senin, 04 Desember 2017 | 16:05 WIB

Polri Belum Pastikan Gembong ISIS Bahrun Naim Tewas di Suriah

Polri Belum Pastikan Gembong ISIS Bahrun Naim Tewas di Suriah

News | Senin, 04 Desember 2017 | 15:34 WIB

Terkini

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:52 WIB

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:12 WIB

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Banten | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×