Bahrun Naim Tewas di Suriah? Kapolri: Itu Trik Kelabui Polisi

Reza Gunadha

Selasa, 05 Desember 2017 | 12:34 WIB
Bahrun Naim Tewas di Suriah? Kapolri: Itu Trik Kelabui Polisi
Bahrun Naim [Facebook]

Suara.com - Polisi menilai bahwa kabar tewasnya teroris asal Indonesia, Bahrun Naim, yang viral di media sosial merupakan upaya gembong Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) itu mengelabui aparat penegak hukum.

“Bisa saja ia betul meninggal, bisa juga itu trik supaya tidak dikejar polisi,” kata Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian di Jakarta, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (5/12/2017).

Menurut Tito, pengelabuan ini karena krusialnya peran Bahrun sebagai perantara kelompok teroris ISIS yang bercokol di Suriah dengan gerombolan teroris lain di Indonesia.

"Kasus bom Thamrin, kasus Falatehan, dan beberapa kasus terorisme lainnya berhubungan langsung dengan Bahrun," terangnya.

Meski isu kematian Bahrun sudah ramai dikabarkan di media sosial sejak Senin (4/12), Tito mengatakan polisi belum dapat memastikan kebenarannya.

Tito menegaskan, polisi masih mencari sumber resmi akurat yang dapat mengkonfirmasi seperti counterpart Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di AS, Rusia, negara Arab, dan Inggris.

Selain itu, jajaran hubungan internasional dan Detasemen Khusus 88 Antiteror hingga kekinian belum memberikan konfirmasi kepada Polri.

"Maka itu kami belum bisa pastikan, kecuali ada orang kami yang melihat dengan mata kepala sendiri, baru diaanggap infonya reliable," tegasnya.

baca juga

Tito mengatakan, polisi masih mencari siapa pelaku penyebaran isu ini. Namun, dia enggan menjelaskan secara rinci bagaimana metode yang digunakan polisi untuk melacak pelaku penyebar isu ini.

"Supaya nanti tidak ketahuan pelaku," tukasnya.

M Bahrun Naim Anggih Tamtomo (34) sudah lama masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polri, akibat keterkaitannya dengan sejumlah kelompok teroris Indonesia seperti Jemaah Islamiyah dan Mujahidin Indonesia Timur.

Alumnus Universitas Sebelas Maret, Solo, Jawa Tengah, ini pernah dipenjara selama dua tahun karena menyimpan ratusan butir peluru milik anggota Jemaah Islamiyah.

Bahrun juga diduga terlibat dalam rencana aksi bom bunuh diri di istana, yang dilakukan jaringan teroris Bekasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada di Daerah ISIS, Kemenlu Susah Pastikan Kematian Bahrun Naim

Ada di Daerah ISIS, Kemenlu Susah Pastikan Kematian Bahrun Naim

News | Senin, 04 Desember 2017 | 17:37 WIB

Polisi Cari Penyebar Informasi Gembong ISIS Bahrun Naim Mati

Polisi Cari Penyebar Informasi Gembong ISIS Bahrun Naim Mati

News | Senin, 04 Desember 2017 | 16:05 WIB

Polri Belum Pastikan Gembong ISIS Bahrun Naim Tewas di Suriah

Polri Belum Pastikan Gembong ISIS Bahrun Naim Tewas di Suriah

News | Senin, 04 Desember 2017 | 15:34 WIB

Bahrun Naim, Gembong ISIS asal Indonesia Disebut Tewas di Suriah

Bahrun Naim, Gembong ISIS asal Indonesia Disebut Tewas di Suriah

News | Senin, 04 Desember 2017 | 11:09 WIB

170 Ribu Personel Disiapkan Polri Amankan Pilkada Serentak 2018

170 Ribu Personel Disiapkan Polri Amankan Pilkada Serentak 2018

News | Jum'at, 01 Desember 2017 | 07:57 WIB

Terkini

Pilih Rugi daripada Sakit Hati! Ria Ricis Batal Naik Helikopter di Bali Gara-Gara Pelayanan Judes

Pilih Rugi daripada Sakit Hati! Ria Ricis Batal Naik Helikopter di Bali Gara-Gara Pelayanan Judes

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Sopir Truk di Medan Jadi Korban Begal, Uang dan HP Digasak

Sopir Truk di Medan Jadi Korban Begal, Uang dan HP Digasak

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:17 WIB

Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?

Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Kulit Auto Calm! 5 Sunscreen Korea Tea Tree Penyelamat Kulit Sensitif

Kulit Auto Calm! 5 Sunscreen Korea Tea Tree Penyelamat Kulit Sensitif

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Gel Cleanser Cocok untuk Kulit Apa? Kenali Manfaat dan Cara Memilihnya

Gel Cleanser Cocok untuk Kulit Apa? Kenali Manfaat dan Cara Memilihnya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Chicco Jerikho Ikut Lari Bareng Hampir 3.000 Peserta di Surabaya

Chicco Jerikho Ikut Lari Bareng Hampir 3.000 Peserta di Surabaya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:46 WIB

Evakuasi Kebakaran Toko Bangunan di Sleman: Dua Korban Tewas Ditemukan Dekat Tangga Lantai Tiga

Evakuasi Kebakaran Toko Bangunan di Sleman: Dua Korban Tewas Ditemukan Dekat Tangga Lantai Tiga

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:45 WIB

7 Serum Ekstrak Beras Terbaik untuk Samarkan Noda Hitam Wajah di Usia 35 Tahun ke Atas

7 Serum Ekstrak Beras Terbaik untuk Samarkan Noda Hitam Wajah di Usia 35 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Jejak Karier Komjen Suyudi Ario Seto, dari Reserse Jadi Kapolri

Jejak Karier Komjen Suyudi Ario Seto, dari Reserse Jadi Kapolri

Video | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon 20% di Tom Sushi, Ini Cara Klaimnya

Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon 20% di Tom Sushi, Ini Cara Klaimnya

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:41 WIB

×