Musim Depan, Ducati Tak Lagi Beri 'Toleransi' kepada Lorenzo

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Selasa, 05 Desember 2017 | 17:15 WIB
Musim Depan, Ducati Tak Lagi Beri 'Toleransi' kepada Lorenzo
Pebalap MotoGP Ducati, Jorge Lorenzo. [AFP/Jorge Soriano]

Suara.com - Tim Ducati mengaku bisa memaklumi melempemnya performa Jorge Lorenzo di ajang MotoGP 2017. Kondisi itu lantaran sang pebalap masih beradaptasi dengan motor Desmosedici GP17 yang jadi andalan Ducati di kompetisi 'kuda besi' tahun ini.

Karakter motor yang jauh berbeda dengan motor Yamaha yang ditungganginya selama sembilan musim, membuat Lorenzo mengalami masa sulit di musim perdananya bersama Ducati.

Dari 18 seri yang dilangsungkan, prestasi terbaik Lorenzo hanyalah dua kali naik podium ketiga (GP Spanyol dan Aragon) dan sekali jadi runner-up di GP Malaysia.

Dia pun hanya menempati peringkat ketujuh klasemen akhir MotoGP 2017 dengan 137 poin, satu tingkat di bawah pebalap rookie Yamaha, Johann Zarco.

Hasil ini berbanding terbalik dengan rekan setimnya, Andrea Dovizioso, yang bersaing ketat dengan Marc Marquez (Honda) dalam perebutan gelar juara dunia.

Dovizioso pun keluar sebagai runner-up MotoGP, tertinggal 37 poin dari Marquez yang mengoleksi 298 poin.

Meski begitu, pihak Ducati tidak ingin terlalu mempersoalkan prestasi Lorenzo tahun ini. Namun beda halnya dengan tahun depan.

Pabrikan berbendera Italia ini menegaskan tidak akan lagi memberi 'toleransi' atau semacamnya pada Lorenzo di kompetisi MotoGP musim depan.

"Misinya adalah berubah seiring berjalannya waktu," kata Kepala Kru Ducati, Cristian Gabarrini, dikutip dari Autosport, Selasa (5/12/2017).

Baca Juga: Rossi: Tahun Depan Lorenzo akan Sangat Kuat

"Di awal musim kami fokus (membangun) kepercayaan diri Jorge dengan motornya. Kemudian, dia harus selalu masuk posisi lima besar, lalu berjuang meraih kemenangan tidak peduli bagaimana jalannya balapan atau kondisi lintasan."

"Jika tahun depan dia memiliki masalah yang sama seperti tahun 2017, kami tidak akan menerima alasan," lanjut Gabarrini.

"Musim yang seperti itu lagi tidak bisa diterima," Gabarrini menegaskan.

Lebih jauh, Gabarrini menampik jika Lorenzo harus mengubah gaya balapnya untuk bisa meraih kemenangan bersama Ducati.

Menurutnya, pebalap Spanyol berusia 30 tahun itu hanya perlu beradaptasi dengan karakter motor Ducati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI