Tolak Trump, Paus Fransiskus Dukung Status Quo Yerusalem

Reza Gunadha Suara.Com
Kamis, 07 Desember 2017 | 08:24 WIB
Tolak Trump, Paus Fransiskus Dukung Status Quo Yerusalem
Salah satu pembicaraan antara Paus Fransiskus dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, saat di Vatikan, Rabu (24/5/2017). [Alessandra Tarantino/Pool/AFP]

Suara.com - Pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia yang bertahta di Vatikan, Paus Fransiskus, menolak keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Sri Paus menegaskan, Vatikan dan seluruh umat Katolik di berbagai negara tetap mendukung status quo Yerusalem sesuai resolusi PBB.

"Aku tak lagi bisa diam tentang keprihatinan mendalam tentang situasi beberapa hari terakhir," kata Paus Fransiskus seperti dilansir New York Times, Rabu (6/12/2017).

"Pada waktu yang bersamaan, aku berharap semua orang berkomitmen untuk menghormati status quo Yerusalem, seperti resolusi PBB," tuturnya.

"Yerusalem adalah kota yang unik," tukasnya. "Kota itu suci bagi umat Yahudi, Kristen, dan Muslim. Kota yang menjadi lokasi tempat-tempat suci bagi banyak agama. Ini adalah panggilan khusus untuk perdamaian," terangnya.

Tanpa menyebut nama Trump, Sri Paus meminta semua pihak harus berhati-hati dalam mengambil keputusan agar tak menodai tanah suci (Yerusalem) berada dalam konflik.

"Aku berdoa kepada Tuhan agar identitas semacam itu (status quo Yerusalem) dipertahankan dan diperkuat untuk kepentingan Tanah Suci, Timur Tengah dan seluruh dunia, dan bahwa kebijaksanaan dan kehati-hatian diharuskan untuk menghindari penambahan ketegangan situasi. Dunia sudah terguncang dan diliputi oleh banyak konflik yang kejam."

Sebelumnya diberitakan, Presiden Trump akhirnya mengumumkan secara resmi telah mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, Rabu  malam waktu setempat.

Trump juga  telah memberikan arahan kepada Departemen Luar Negeri AS untuk memulai persiapan pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem, kota yang diklaim oleh warga Israel dan Palestina. Langkah ini diperkirakan akan memakan waktu beberapa tahun.

Baca Juga: Melongok Kemewahan Hotel Termahal di Dunia

"Kupikir (keputusan) ini sudah lama terlambat. Banyak presiden yang ingin melakukan sesuatu dan mereka tidak melakukannya. Pengumuman ini menandai dimulainya sebuah pendekatan baru untuk konflik antara Israel dan Palestina," kata Trump.

"Tentu akan ada pertentangan dan perbedaan pendapat mengenai pengumuman ini—namun kami yakin pada akhirnya, saat kami mengatasi pertentangan ini, akan ada pemahaman dan kerja sama yang lebih baik," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI