Array

Fadli Zon Tak Tahu KPK Didesak Usut Kasus Suap Lahan Riau

Sabtu, 23 Desember 2017 | 21:20 WIB
Fadli Zon Tak Tahu KPK Didesak Usut Kasus Suap Lahan Riau
Fadli Zon minta panglima TNI klarifikasi soal senjata selundupan saat ditemui di Kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (24/9/2017). (Suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Pelaksana tugas Ketua DPR RI Fadli Zon mengaku tak tahu ada desakan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengusut kasus suap alih fungsi lahan di Riau. Kasus ini diduga melibatkan Menteri Kehutanan saat itu Zulkifli Hasan. Zulkifli saat ini menjabat sebagai Ketua MPR RI dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional.

"Saya belum tahu tuh. Saya belum mendalami," katanya kepada wartawan, Sabtu (23/12/2017).

Diketahui, sebelumnya, Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung KPK. Mereka menuntut komisi anti rasuah itu untuk segera mengusut Zulkifli apabila memang terbukti bersalah.

Sekretaris Jenderal KAKI, Ahmad Fikri bahkan mengatakan bahwa dugaan keterlibatan Zulhas sebenarnya sangat kuat. Terlebih dalam persidangan kasus yang sama dengan terdakwa mantan Gubernur Riau, Annas Makmun banyak saksi yang menyebut bahwa Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu merupakan tokoh sentral dalam kasus itu.

Dimana ketika itu, Zulkifli sebagai Menteri Kehutanan melalui SK nomor 673 tahun 2014 menyetujui alih lahan sebesar 30 ribu hektar yang berujung pada suap kepada Gubernur Annas Makmun.

"Dalam keterangan saksi Masyhud yang tertulis jelas pada putusan 35.Pid.Sus-TPK-2015, dirinya menyebutkan setelah saksi dipanggil oleh Zulkifli Hasan, diminta untuk menemui Surya Darmadi diruang sebelah Zulkifli Hasan dan diminta untuk mengakomodir lahan dari Surya Darmadi (PT Duta Palma)," kata Fikri.

Fadli Zon enggan menanggapi lebih jauh soal itu.

"Saya kira itu ada agenda orang-orang tertentu saja. Saya ga mengikuti juga," kata Fadli.

Anak buah Prabowo Subianto ini malah meminta KPK untuk fokus saja dengan kasus-kasus besar lainnya, seperti kasus dugaan korupsi pembelian lahan untuk Rumah Sakit Sumber Waras dan reklamasi pantai di Jakarta bagian Utara.

Baca Juga: Tak Ada Kasus, Sjahruddin Rasul Sempat Berencana Mundur dari KPK

"KPK itu saya kira yang jelas selesaikan saja kasus seperti Sumber Waras, reklamasi, itu kasus-kasus besar yang ada di depan mata. Kenapa kok Sumber Waras begitu susah untuk dijadikan sebagai satu kasus padahal BPK sudah mengatakan bahwa terjadi kerugian negara. Saya juga sudah melihat langsung masalah Sumber Waras dan juga reklamasi," katanya.

Jika tidak segera menyelesaikan kasus yang diduga melibatkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu, maka Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menilai KPK sesungguhnya sudah lemah atas agenda pemberantasan korupsi.

"Itukan namanya KPK mandul," tutup Fadli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI