Iran Dilanda Demonstrasi Besar-besaran, 200 Warga Ditahan

Reza Gunadha

Senin, 01 Januari 2018 | 13:35 WIB
Iran Dilanda Demonstrasi Besar-besaran, 200 Warga Ditahan
Demonstrasi massa anti-pemerintah di Teheran, Iran, 30 Desember 2017. [Hamed Malekpour/Tasnim News/AFP]

Suara.com - Iran tengah diterpa gelombang demonstrasi massa besar-besaran. Aksi itu bermula dari merosotnya kondisi ekonomi di negara tersebut. Namun, aksi itu dengan cepat melenceng menjadi bermuatan politik.

“Sangat terlihat bahwa mereka yang kalah pada pemilihan presiden lalu senang melihat demonstrasi massal ini,” terang jurnalis dan ahli politik Iran Abbas Abdi kepada Anadolu Agency, Minggu (31/12/2017).

Ribuan rakyat Iran turun ke jalan di kota-kota bagian timur laut pada Kamis (28/12) untuk memprotes naiknya harga-harga dan mismanajemen dalam sistem pemerintahan. Protes ini dengan cepat menyebar menjadi demonstrasi anti-pemerintah di seluruh negara.

Kantor Berita Mahasiswa Iran mengutip Gubernur Mashhad Mohammad Rahim Norozian, yang berkata polisi telah berhasil membubarkan protes, dan menahan lebih dari 50 pedemo.

“Mereka yang menerima deviden tinggi dari hasil investasi mulai meminta untuk menarik kembali investasi setelah merugi, meski sejak awal tidak ada jaminan dari pemerintah dan Bank Sentral,” ujar Abdi, menunjukkan bahwa demo kali ini disebabkan oleh “jatuhnya perusahaan-perusahaan keuangan”.

Abdi melanjutkan, karena mayoritas perusahaan keuangan yang bangkrut berada di wilayah timur laut di provinsi Khorasan, demonstrasi dimulai di Mashhad, kota yang terletak di tengah-tengah provinsi itu.

Dia juga menekankan, kesalahan-kesalahan di bidang ekonomi yang terjadi di bawah kepemimpinan Mahmoud Ahmadinejad turut menyumbang sebagai alasan di balik protes baru-baru ini.

“Tentu saja, insiden [jatuhnya perusahaan-perusahaan finansial] adalah pemantik, terlepas dari itu, masyarakat dari lapisan bawah telah menunggu keadaan seperti ini untuk menyuarakan aspirasi.”

baca juga

Namun Abdi menggarisbawahi, permasalahan ekonomi bukan satu-satunya alasan terjadinya protes.

“Sangat jelas lingkaran yang kalah pada pemilihan presiden lalu sangat senang melihat demonstrasi terjadi, namun yang mereka tidak sadari, protes yang tadinya berawal karena keadaan ekonomi dengan cepat beralih menjadi medium bagi permasalahan lain, termasuk politik.”

Abdi kemudian menyebutkan imbas insiden di Iran yang bisa memengaruhi negara-negara tetangganya.

“Wajar bila negara-negara yang tidak memiliki hubungan baik dengan Iran menikmati situasi ini. Sama saja, Iran juga akan menikmati situasi jika hal yang sama terjadi di negara-negara tersebut,” tambah dia.

Dia juga menyinggung bahwa Iran juga “tidak senang dengan penggagalan kudeta di Turki tahun lalu, yang sedianya bisa membuat wilayah tersebut tak stabil.”

Sebaliknya, negara-negara yang tidak menginginkan kestabilan di wilayah Iran tak akan gembira dengan perkembangan yang ada di Iran selama ini, kata Abdi.

200 Ditahan

Sebanyak 200 pedemo anti-pemerintah ditahan di ibu kota Iran, Teheran, sepanjang demonstrasi pada Sabtu, menurut Kantor Berita Buruh Iran (ILNA).

Beberapa pendemo yang ditahan kemudian dilepaskan, kata Wakil Gubernur Provinsi Teheran Ali Asghar Naserbakht kepada ILNA.

Sejumlah 40 lainnya yang dianggap sebagai pemimpin demonstrasi tetap ditahan, tambah Naserbakht.

Kepala Jaksa Penuntut Umum di Teheran Abbas Jaffari Dolatabadi mengatakan, sekelompok pemrotes bertindak membahayakan sebuah masjid, sebuah pom bensin, kantor-kantor pemerintah, dan fasilitas umum.

Menurut media lokal, pendukung pemerintah di kota-kota besar, termasuk ibu kota Teheran, meminta rezim untuk memenuhi rekomendasi ekonomi dari Pemimpin Agung Iran, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei.

Berbicara di Masjid Grand Musalla di Teheran, Mahmoud Araki, anggota Dewan Ahli Khamenei, berkata bahwa Iran sedang perang harga dengan Barat dan pemerintahan Hassan Rouhani seharusnya menjalankan program “Perlawanan Ekonomi” yang dibuat Khamenei.

Seruan yang sama juga datang dari protes pro-pemerintah di kota terbesar di Iran, Mashhad, yang juga merupakan pusat demo anti-pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perempuan Iran Kini Lebih 'Bebas' Berpakaian

Perempuan Iran Kini Lebih 'Bebas' Berpakaian

Lifestyle | Minggu, 31 Desember 2017 | 20:30 WIB

Israel: Serangan Roket dari Gaza Didalangi Iran

Israel: Serangan Roket dari Gaza Didalangi Iran

News | Minggu, 31 Desember 2017 | 12:58 WIB

Arab Saudi Tak Beri Visa Pecatur Israel Ikuti Turnamen di Riyadh

Arab Saudi Tak Beri Visa Pecatur Israel Ikuti Turnamen di Riyadh

News | Rabu, 27 Desember 2017 | 07:49 WIB

Jadi Mata-mata Israel, Iran Hukum Mati Salah Seorang Akademisinya

Jadi Mata-mata Israel, Iran Hukum Mati Salah Seorang Akademisinya

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 06:06 WIB

AS Realisasikan Larangan Masuk Bagi 6 Negara Muslim

AS Realisasikan Larangan Masuk Bagi 6 Negara Muslim

News | Sabtu, 09 Desember 2017 | 06:33 WIB

Terkini

Promo Belanja di Yomart, Ada Diskon Spesial dari BRI

Promo Belanja di Yomart, Ada Diskon Spesial dari BRI

Bri | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Investasi Bertebar Promo Hanya di BRImo

Investasi Bertebar Promo Hanya di BRImo

Bri | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:37 WIB

5 Trik Pakai Sunscreen Sesuai Arahan Dokter agar Flek Hitam Pudar dan Wajah Glowing

5 Trik Pakai Sunscreen Sesuai Arahan Dokter agar Flek Hitam Pudar dan Wajah Glowing

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:35 WIB

5 Zodiak yang Paling Suka Ghosting dan Tiba-Tiba Hilang Tanpa Kabar

5 Zodiak yang Paling Suka Ghosting dan Tiba-Tiba Hilang Tanpa Kabar

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

×