Array

Golkar Galau Tentukan "Menantu" di Pilkada Jabar Buat Dedi

Selasa, 02 Januari 2018 | 19:22 WIB
Golkar Galau Tentukan "Menantu" di Pilkada Jabar Buat Dedi
Ketua DPP Partai Golkar Happy Bone. [Suara.com/Dian Rosmala]
Hingga kini, Partai Golkar belum menentukan pasangan Dedi Mulyadi di Pemilihan Gubernur Jawa Barat. Padahal, Bupati Purwakarta itu sudah merasa cocok dengan Deddy Mizwar. 
 
Ketua DPP Partai Golkar Happy Bone mengatakan kecocokan Dedi pada Deddy sedang dipertimbangkan oleh DPP. Sebab, DPP sendiri melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai, termasuk PDIP serta Partai Demokrat. 
 
"Sehingga kami ingin exercise mana yang paling tepat. Apa dengan PDIP atau Demokrat," kata Happy di kantor SMRC, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2018).
 
Golkar menginginkan posisi calon gubernur di Pilkada Jabar. Sebab itu, partai berlambang pohon beringin sedang mempertimbangkan siapa yang akan memberikan keuntungan paling besar buat Golkar.
 
Selain itu, yang membuat Golkar 'galau' untuk mengikuti keinginan Dedi berpasangan dengan Deddy adalah kedekatan Deddy dengan Partai Demokrat. Sementara, Golkar sendiri sudah memutuskan akan memilih Joko Widodo yang dalam hal ini sebagai kader PDIP, pada pilpres 2019.
 
"Itulah kami belum ambil keputusan. Ini kan posisinya baru di Dedi (yang cocok dengan Deddy). Kami anggap silakanlah melakukan komunikasi politik, sebab Ketum juga lagi di luar negeri," ujar Happy.
 
Happy mengakui Golkar juga terus melakukan komunikasi yang intensif dengan PDIP terkait Pilkada Jabar. PDIP sendiri kabarnya akan usung Anton Charliyan atau Puti Guntur Soekarno. 
 
"Maka tentu kami nggak seenaknya berpaling muka, tapi ya harus ada penjelasan. Karena secara personal Dedu sulit juga dipasangkan dengan Anton Charliyan atau Puti Soekarno. Karena Dedi sudah tertarik hatinya dengan Deddy, jadinya kayak orang pacaran," tutur Happy.
 
Padahal, lanjut dia, sebelumnya Dedi menyerahkan kepada DPP mencari calon pasangannya di Pilkada Jabar. Di saat DPP tengah mencari 'jodoh' yang tepat buat dirinya, Dedi ternyata sudah memilih Deddy. 
 
"Persoalannya, ibarat kawin nggak bisa tanpa persetujuan orang tuanya, yaitu DPP. Oleh karena itu, kemudian keputusan akhirnya ada pada Ketum. Supaya betul-betul barokah rumah tangganya," kata Happy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI