Benazir Bhutto, Kematian 'Putri Sang Timur' Masih Kontroversi

Reza Gunadha

Kamis, 18 Januari 2018 | 18:28 WIB
Benazir Bhutto, Kematian 'Putri Sang Timur' Masih Kontroversi
Benazir Bhutto [Asif Hassan/AFP]

Suara.com - Sejumlah ahli terorisme meragukan keaslian sebuah buku, yang diduga ditulis oleh seorang anggota senior Taliban Pakistan Abu Mansoor Asim Mufti Noor Wali.

Buku itu, yang berjudul "Inqilab Mehsud South Waziristan - From British Raj to American Imperialism", mengklaim Taliban merupakan dalang di balik pembunuhan mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto.

Buku itu juga menjelaskan "perjuangan" jaringan militan itu melawan AS dan sekutu-sekutu mereka.

Sejauh ini, kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) belum mengkonfirmasi ataupun menyangkal bahwa pemimpin mereka yang menulis buku itu.

Dalam buku yang dicetak di Afghanistan itu tertulis, dua pengebom bunuh diri menargetkan Bhutto ketika dia tampil di hadapan publik di Rawalpindi pada 27 Desember 2007.

Salah satu pelaku, Bilal, menurut buku itu, menembak perempuan berjuluk "Putri Sang Timur" kemudian meledakkan dirinya dekat mobil mantan perdana menteri itu. Sedangkan pengebom kedua, Ikram, berhasil kabur dan masih hidup hingga kini.

"Buku ini kurang otentik. Saya ragu terhadap tulisannya," kata Hamid Mir, seorang jurnalis senior di Islamabad, kepada Anadolu Agency.

Pengadilan anti-terorisme tahun lalu membebaskan lima terduga anggota Taliban, yang dituduh atas pembunuhan Bhutto setelah jaksa penuntut gagal menunjukkan bukti yang cukup kuat.

baca juga

Namun, pengadilan menjatuhkan hukuman masing-masing 17 tahun kepada dua anggota polisi senior atas kegagalan mereka melindungi mantan perdana menteri itu. Hukuman itu kemudian ditangguhkan oleh pengadilan tinggi.

'Klaim itu menguntungkan Musharraf'

"Bagi saya, klaim pembunuhan Benazir Bhutto itu dibuat untuk mengelabui pengadilan dan penyelidikan," kata Mir, jurnalis yang juga pernah mewawancarai mantan pemimpin al-Qaeda Osama bin Laden pada 2001 silam.

Dia menyimpulkan,  klaim Taliban itu secara langsung menguntungkan mantan pemimpin militer Jenderal Pervez Musharraf, yang juga dituntut atas perannya dalam pembunuhan Bhutto.

Menurut Mir, TTP mengatakan tidak mungkin menjadi dalang di balik pembunuhan itu karena "mereka tidak menyerang perempuan".

Selain itu, PPP—partai Bhutto—tetap yakin peristiwa itu melibatkan Musharraf sebagai otak pembunuhan keji tersebut.

"Saya tidak tahu-menahu tentang klaim Taliban. PPP tetap menganggap Musharraf bertanggung jawab atas pembunuhan itu," kata Saeed Ghani, seorang petinggi PPP.

Polemik politik

"Dia pernah mengancam Bhutto agar tidak kembali ke Pakistan. Ditambah lagi, dia tidak memberikan pengamanan yang cukup dan lokasi pembunuhan juga sangat cepat dibersihkan. Itulah beberapa alasan kenapa kami yakin Musharraf terlibat pembunuhan itu," jelas Ghani.

Brigadier Mahmood Shah, seorang pengamat keamanan asal Islamabad, tidak setuju dengan pandangan itu.

"Buku ini menjelaskan banyak hal yang nyata, termasuk sikap dan perjuangan Pakistan melawan militan," kata Shah.

Namun, dia juga mengakui klaim Taliban mengenai pembunuhan Bhutto itu sangat menguntungkan bagi Musharraf, yang hingga kini masih mengasingkan diri guna menghindari tuntutan hukum.

"Kita harus mengakui sifat kasus-kasus yang dihadapi Jenderal Musharraf itu berkaitan dengan politik, bukan tindakan kriminal."

Shah mengatakan satu kesalahan yang dilakukan partai PPP yang mengusung Bhutto adalah kurang "serius" menanggapi ancaman bunuh diri terhadapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fatwa 1.829 Ulama Pakistan: Bom Bunuh Diri Haram!

Fatwa 1.829 Ulama Pakistan: Bom Bunuh Diri Haram!

News | Rabu, 17 Januari 2018 | 12:33 WIB

Pakistan dan India Kembali Memanas, 'Siap Adu Nuklir'

Pakistan dan India Kembali Memanas, 'Siap Adu Nuklir'

News | Minggu, 14 Januari 2018 | 12:42 WIB

Pakistan Rilis Sketsa Wajah Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Cilik

Pakistan Rilis Sketsa Wajah Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Cilik

News | Sabtu, 13 Januari 2018 | 09:29 WIB

Bocah Diperkosa dan Dibunuh, Pakistan Dilanda Kerusuhan

Bocah Diperkosa dan Dibunuh, Pakistan Dilanda Kerusuhan

News | Kamis, 11 Januari 2018 | 12:49 WIB

Buntut Cuitan Trump, Pakistan Panggil Dubes AS

Buntut Cuitan Trump, Pakistan Panggil Dubes AS

News | Rabu, 03 Januari 2018 | 00:23 WIB

Terkini

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

×