Polda Metro Jaya Bidik Calon Tersangka Demo Ormas Rusuh di Bekasi

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 26 Januari 2018 | 13:26 WIB
Polda Metro Jaya Bidik Calon Tersangka Demo Ormas Rusuh di Bekasi
Ilustrasi perkelahian. [shutterstock]

Suara.com - Kepolisian Kota Bekasi masih menyelidiki kasus bentrokan antar organisasi kemasyarakatan di kantor Pemerintah Kota Bekasi Jalan Ahmad Yani Nomor 1, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (25/1/2018) yang mengakibakan puluhan orang luka-luka.

Sejauh ini, polisi sudah mengumpulkan keterangan dari anggota ormas yang terlibat bentrokan tersebut. Hari ini, polisi juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap lima anggota Satuan Polisi Pamong Praja sebagai saksi.

"Tadi malam kita periksa 5 orang, hari ini akan ada pemeriksaan lagi 5 orang dari Satpol PP, termasuk anggota kami sendiri yang memang melakukan pengamanan kita minta keterangan," kata Kapolresta Bekasi Komisaris Besar Indarto di Polda Metro Jaya, Jumat (26/1/2018).

Polisi juga sedang mempelajari rekaman video saat terjadinya bentrokan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dengan ormas gabungan yang terdiri dari Front Betawi Rempug, Pemuda Pancasila dan Gabungan Inisitatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS).

Menurutnya pengumpulan alat bukti itu untuk menentukan siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"Kalau kita udah dapat fakta-fakta dan mempelajari video rekaman yang ada di masyarakat. Yang jelas semua yang ada di video pasti akan kita minta keterangan setelah itu gelar untuk tetapkan tersangka," kata dia.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis juga sudah memberikan arahan agar jajarannya menindak tegas aksi kekerasan dalam bentrokan antar ormas tersebut.

"Tadi Kapolda udah kasih arahan penegakan hukum harus dilaksanakan, bahkan kita dibackup Polda untuk penyelidikan kasus ini," kata Indarto.

Polisi juga mengantongi barang bukti berupa batu dan botol dari hasil olah TKP di lokasi bentrokan.

baca juga

"Tadi malam anggota sudah ke TKP lagi untuk lihat beberapa barbuk misalnya batu-batu kita sedang cek darimana itu batu, apakah berasal dari dalem atau luar. Sementara ini kita tahu ada pelemparan aqua dari dalam ke luar, lalu dibales," kata dia.

Bentrokan berawal ketika anggota GMBI menggelar unjuk rasa di kantor Pemkot Bekasi. Mereka meminta pemerintah mengusut indikasi kebocoran pajak dan retribusi parkir di Kota Bekasi.

Bersamaan dengan aksi itu, area Pemkot Bekasi sudah dipenuhi ormas tandingan yang berasal dari FBR, PP dan GIBAS yang melakukan penjagaaan. Bentrokan tersebut diduga dipicu karena salah satu anggota ormas tersinggung dengan orasi yang disampaikan GMBI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Bekasi Sita 17 Sepeda Motor

Polisi Bekasi Sita 17 Sepeda Motor

News | Sabtu, 13 Januari 2018 | 12:51 WIB

Akhir Karier Pencuri Motor Sadis Jaringan Lampung di Ibu Kota

Akhir Karier Pencuri Motor Sadis Jaringan Lampung di Ibu Kota

News | Jum'at, 12 Januari 2018 | 17:33 WIB

Polisi: FPI 'Sweeping' Toko Obat secara Spontan

Polisi: FPI 'Sweeping' Toko Obat secara Spontan

News | Rabu, 03 Januari 2018 | 16:38 WIB

Jadi 'Otak' Intimidasi Toko Obat, Anggota FPI Jadi Tersangka

Jadi 'Otak' Intimidasi Toko Obat, Anggota FPI Jadi Tersangka

News | Selasa, 02 Januari 2018 | 10:22 WIB

Intimidasi Toko Obat, Anggota FPI Ditahan Polisi

Intimidasi Toko Obat, Anggota FPI Ditahan Polisi

News | Selasa, 02 Januari 2018 | 08:47 WIB

Terkini

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB