Jakarta Banjir Parah, Kemensos Aktifkan 81 Kampung Siaga Bencana

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 06 Februari 2018 | 13:14 WIB
Jakarta Banjir Parah, Kemensos Aktifkan 81 Kampung Siaga Bencana
Petugas Damkar melakukan evakuasi dengan perahu karet terhadap korban banjir di kawasan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta, Senin (5/2).

Suara.com - Kementerian Sosial mengaktifkan 81 Kampung Siaga Bencana (KSB) karena kawasan Jakarta tengah dilanda banjir. Di antara yang dibangun, ada 15 KSB di wilayah Jakarta Timur.

“Di antaranya sudah melakukan evakuasi dan mendirikan Dapur Umum Lapangan (Dumlap) yang dikelola oleh Taruna Siaga Bencana (TAGANA) bersama Dinas Sosial DKI Jakarta," kata Menteri Sosial Idrus Marham di Jakarta, Selasa (6/2/2018).

KSB di Kelurahan Pejaten Timur Kecamatan Pasar Minggu, dan Kelurahan Pengadegan Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan sejak Senin telah mengelola dapur umum dibantu oleh TAGANA.

Secara mandiri, warga melakukan evakuasi dan berkumpul di beberapa rumah warga yang tidak terendam banjir. Bantuan logistik juga sudah mulai disalurkan Senin malam.

KSB lain yang juga aktif di antaranya KSB di Kelurahan Cawang, Cililitan, Bidara Cina, Mangarai, Kebon Baru, Pejaten Timur, Rawajati, Bukit Duri, Bangka, Cilandak Timur, Petogogan, Lenteng Agung, Cipinang Melayu, dan Kampung Melayu.

Idrus mengatakan berdasarkan Undang Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Kementerian Sosial berada dalam Klaster Pengungsian dan Perlindungan. Salah satu tugasnya adalah memastikan tenda pengungsian dan dapur umum telah didirikan dan siap melayani warga.

"Keberadaan KSB di lokasi rawan bencana dimana TAGANA sebagai fasilitator dan warga sebagai relawan terlatih sangat penting dan terbukti mampu melakukan antisipasi dan ketahanan masyarakat saat terjadi bencana," tutur dia.

Sementara itu Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat meninjau langsung proses evakuasi dan distribusi logistik terutama makanan yang dilakukan Dinas Sosial DKI Jakarta bersama TAGANA dan para relawan lainnya. Dapur Umum Lapangan dipusatkan di Kantor Walikota Jakarta Timur. 

Bersama tim Kemensos, Harry mengunjungi lokasi banjir di Kelurahan Bidara Cina, Jalan Arus Cawang dan Kampung Melayu. 

"Saya melihat proses penanganan berjalan dengan cepat dan responsif.  Warga bersama TAGANA dan unsur relawan lainnya telah bahu-membahu saat terjadi bencana. Meliputi membantu penanganan korban, membuat laporan kondisi wilayah yg terdampak bencana dan kondisi korban bencana di pengungsian, serta mendirikan tenda dan dapur umum lapangan," terang Harry.

Selain meninjau proses evakuasi, Harry juga memantau proses dirstribusi logistik di lokasi pengungsian. Bantuan terus mengalir baik dari pemerintah pusat maupun daerah setempat, serta dari warga.

"Selasa dini hari saya ke lokasi pengungsi di Kelurahan Bidara Cina. Ketinggian air mencapai 2 meter dan warga telah memadati lokasi pengungsian. Prioritas utama adalah kelompok rentan yakni ibu hamil dan menyusui, bayi, anak-anak, penyandang disabilitas, dan lanjut usia," tegasnya.

Hingga Senin malam, total jumlah warga terdampak banjir Jakarta sebanyak 4.305 jiwa, 1129 Kepala Keluarga. Total jumlah pengungsi sebanyak 3.100 jiwa 831 KK.

Jakarta Timur, banjir terjadi di Kecamatan Kramat Jati tepatnya di Kelurahan Cawang, Cililitan, Kampung Melayu, Bidara Cina, Cipinang Melayu, Balaikambang. Di Kecamatan Jatinegara banjir mengenangi rumah warga di Kelurahan Cipinang Muara dan Bidara Cina. Ketinggian air rata-rata mencapai 20--200cm. Total jumlah pengungsi hingga Senin malam sebanyak 2421 jiwa 626 Kepala Keluarga.

Di Cililitan, tenda dan dapur umum sudah didirikan di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di Cililitan. Bantuan logistik mulai disalurkan sejak Senin malam. Sementara di Kelurahan Cawang, sebanyak dua tenda pengungsian juga didirikan di Halaman Rumah Sakit Budi Asih dan Gang Arus untuk menampung pengungsi dari Kelurahan Cawang. Demikian halnya dapur umum juga didirikan di Kantor Suku Dinas Sosial Jakarta Timur dan di Cipinang Melayu, satu tenda juga sudah didirikan di Universitas Borobudur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banjir Surut, Warga Rawajati Mulai Bersihkan Rumah dari Lumpur

Banjir Surut, Warga Rawajati Mulai Bersihkan Rumah dari Lumpur

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 12:18 WIB

Bencana Marak, Moeldoko: Pemda Jangan Hanya Serahkan ke Pusat

Bencana Marak, Moeldoko: Pemda Jangan Hanya Serahkan ke Pusat

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 11:51 WIB

Banjir, Anies Tolak Jelaskan Rencana Relokasi Warga Pinggir Kali

Banjir, Anies Tolak Jelaskan Rencana Relokasi Warga Pinggir Kali

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 10:58 WIB

Anies Pastikan Pasokan Makanan ke Pengungsi Banjir di Jaksel Aman

Anies Pastikan Pasokan Makanan ke Pengungsi Banjir di Jaksel Aman

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 10:48 WIB

Banjir, Ratusan Warga Kampung Melayu dan Bidaracina Mengungsi

Banjir, Ratusan Warga Kampung Melayu dan Bidaracina Mengungsi

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 10:43 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB