SBY: Aksi Setya Novanto seperti 'Air Susu Dibalas Air Tuba'

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 06 Februari 2018 | 19:40 WIB
SBY: Aksi Setya Novanto seperti 'Air Susu Dibalas Air Tuba'
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan keterangan pers terkait pencatutan namanya dalam skandal korupsi e-KTP di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (6/2).

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengibaratkan perilaku tersangka kasus korupsi proyek KTP elektronik Setya Novanto, seperti petitih “air susu dibalas air tuba”.

Penilaian SBY itu merupakan respons atas tertulisnya nama “Ibas”—yang diduga sapaan akrab putra SBY, Edi Baskoro Yudhoyono—dalam buku catatan berwarna hitam milik Setnov. Nama Ibas dalam buku itu tak sengaja tampak ketika Setnov menjalani persidangan lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Tak hanya itu, penyematan peribahasa tersebut juga merupakan respons SBY atas pernyataan Firman Wijaya, pengacara Setnov, seusai persidangan yang dianggap mencemarkan nama baiknya dan keluarga. Sebab, SBY merasa dijadikan sosok yang dianggap berperan sentral dalam patgulipat kasus e-KTP.

“Kita saksikan dalam sebuah persidangan yang sebenarnya sedang menyidangkan Novanto, tiba-tiba ada percakapan antara pengacara dengan saksi. Saudara Firman Wijaya, pengacara, dan saksi, saudara Mirwan Amir, yang aneh out of context, tidak nyambung, tiba-tiba, yang menurut saya penuh dengan nuansa rekayasa,” tutur SBY di kantor DPP Partai Demokrat, Selasa (6/2/2018).

“Kemudian, bukan hanya dengan persidangan yang saya tahu itu dilindungi. Firman Wijaya mengeluarkan pernyaataan di hadapan pers, yang setelah diteliti, seperti bias, seperti diarahkan, dan secara tidak langsung maupun secara terang menuduh saya sebagai orang besar sebagai penguasa yang melakukan intervensi sebagai pengadaan e-KTP,” tudingnya.

“Tak hanya itu, kemarin ada kasus Setya Novanto seperti memamerkan buku catatannya yang setelah kita putar berkali-kali juga aneh. Pura-pura tidak disengaja, tapi segera diambil oleh sejumlah media online, dipergunjingkan oleh masyarakat secara luas,” tambahnya.

Menurutnya, “manuver” Setnov itu dilakukan sengaja untuk menghancurkan nama baiknya dan juga Edi Baskoro, putranya.

Ia lantas mengungkit peristiwa saat Setnov dirisak banyak orang tatkala masuk rumah sakit karena terlibat kecelakaan tunggal.

“Waktu Pak Setya Novanto di-bully dulu, dari ICU sehat kecelakaan luka banyak bejolan. Saya larang saudara jangan melakukan bully, tidak baik, tetapi tampaknya air susu dibalas dengan air tuba,” tuturnya.

baca juga

Karena itulah, ia memutuskan untuk melaporkan Firman Wijaya ke Bareskrim Polri, Selasa sore. Firman dilaporkan SBY atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.

Sementara terkait adanya nama “Ibas” dalam buku Setnov, SBY mengatakan putranya akan menggunakan hak hukumnya sendiri.

“EBY akan menggunakan sendiri hak hukumnya. Dia juga warga negara, juga terlalu banyak fitnah yang dia alami, mari kita berikan juga jalan bagi Edhie untuk mendapat keadilannya,” kata SBY.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisikan Pengacara Setnov, Ini Bukti yang Dibawa SBY

Polisikan Pengacara Setnov, Ini Bukti yang Dibawa SBY

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 18:46 WIB

Dilaporkan SBY ke Polisi, Pengacara Setnov: Saya Rakyat Biasa

Dilaporkan SBY ke Polisi, Pengacara Setnov: Saya Rakyat Biasa

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 18:21 WIB

SBY: This is My War, Saya Minta Doa untuk Jihad

SBY: This is My War, Saya Minta Doa untuk Jihad

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 17:14 WIB

SBY Kunjungi Pengungsi Banjir Baru Laporkan Pengacara Setnov

SBY Kunjungi Pengungsi Banjir Baru Laporkan Pengacara Setnov

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 12:38 WIB

Buntut Korupsi e-KTP, SBY Akan Pidanakan Pengacara Setnov

Buntut Korupsi e-KTP, SBY Akan Pidanakan Pengacara Setnov

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 12:06 WIB

Terkini

Lidah Api Kepung Seruni Point: Pintu Terakhir Wisata Bromo Resmi Ditutup Total

Lidah Api Kepung Seruni Point: Pintu Terakhir Wisata Bromo Resmi Ditutup Total

Jatim | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:08 WIB

Praperadilan Kasus MBG, Lodewyk Pusung Minta 3 Buku Catatan dan iPhone 17 Pro Max Dikembalikan

Praperadilan Kasus MBG, Lodewyk Pusung Minta 3 Buku Catatan dan iPhone 17 Pro Max Dikembalikan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:07 WIB

Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?

Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:04 WIB

Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online

Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji

Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola

Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola

Lampung | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:01 WIB

V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil

V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:51 WIB

×