Ini Langkah Demokrat Jika Ibas Terlibat Proyek e-KTP

Ardi Mandiri, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 07 Februari 2018 | 06:00 WIB
Ini Langkah Demokrat Jika Ibas Terlibat Proyek e-KTP
Ketua Fraksi Demokrat‎ DPR Edhie Baskoro‎ Yudoyono (Ibas) [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Nama Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) disebut-sebut masuk dalam catatan yang ditulis terdakwa kasus dugaan korupsi Setya Novanto di dalam Buku Hitam. Buku Hitam tersebut dibawa Novanto saat persidangan kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik pada Senin (5/2/2018).

Menanggapi hal tersebut, Divisi Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahean belum meyakini nama Ibas yang ditulis Novanto. 
 
Ia pun meminta awak media untuk menanyakan kebenaran nama Ibas tersebut kepada Novanto.

"Ah itu kan belum tentu Ibas, bisa saja namanya Abas kali bukan Ibas. Ah belum tentu, masa tulisannya ditebel-tebelin? Abas kayaknya itu. Coba tanya Setya Novanto dulu," ujar Ferdinand di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta, Selasa (6/2/2018).

Kata Ferdinand, pihaknya akan mengambil langkah-langkah jika nama Ibas disebut terlibat dalam kasus korupsi proyek KTP elektronik.

"Kalau dia (Setya Novanto) bilang itu Ibas, nah baru kita mengambil langkah-langkah untuk itu. Itu kan bacaannya Abas itu," kata dia

Ferdinand mengakui pihaknya telah mendengar di media ada nama Ibas dalam catatan Novanto. Namun Ferdinand menuturkan pihaknya belum berpikiran lebih jauh untuk mengkait-kaitkan nama Ibas dengan tulisan Novanto.

"Sampai sekarang kan cuma tulisan yang ditebel-tebelin. Bisa saja nama Abas. Karena Setya Novanto ini kan baru mengejar menjadi JC (Justice Colaborator), tentu dia akan melakukan apa saja," ucap dia.

Maka dari itu, ia menilai ada kejanggalan jika mengkait-kaitkan nama Ibas dalam kasus korupsi proyek KTP elektronik. Pasalnya kata Ferdinand nama Ibas jarang disebut di dalam persidangan kasus KTP elektronik.
 

Suara.com - "Tapi tentu mengaitkan dengan Ibas di proyek e-KTP ini agak janggal, karena dari banyak saksi yang diperiksa kan nama Ibas jarang disebut, memang kami mengakui ada beberapa nama Demokrat tapi kan Ibas waktu itu bukan di Komisi 2. Jadi yang ditulis itu omong kosong saja dan itu bukan mas Ibas," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY: Ada Pertemuan Antara Mirwan dan Firman Sebelum sidang Setnov

SBY: Ada Pertemuan Antara Mirwan dan Firman Sebelum sidang Setnov

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 22:28 WIB

SBY: Aksi Setya Novanto seperti 'Air Susu Dibalas Air Tuba'

SBY: Aksi Setya Novanto seperti 'Air Susu Dibalas Air Tuba'

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 19:40 WIB

Dilaporkan SBY ke Polisi, Pengacara Setnov: Saya Rakyat Biasa

Dilaporkan SBY ke Polisi, Pengacara Setnov: Saya Rakyat Biasa

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 18:21 WIB

SBY: This is My War, Saya Minta Doa untuk Jihad

SBY: This is My War, Saya Minta Doa untuk Jihad

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 17:14 WIB

Terkini

Pejabat Kemenhut Disebut Terima 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman Amby

Pejabat Kemenhut Disebut Terima 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman Amby

Riau | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Purbaya: Siapapun Tak Ikuti Saya, Anggarannya Akan Dipotong, Termasuk Polisi-TNI

Purbaya: Siapapun Tak Ikuti Saya, Anggarannya Akan Dipotong, Termasuk Polisi-TNI

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'

Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:22 WIB

BGN Bongkar Pelanggaran SOP MBG, Dapur Kedapatan Memasak Terlalu Cepat

BGN Bongkar Pelanggaran SOP MBG, Dapur Kedapatan Memasak Terlalu Cepat

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:19 WIB

6 Sepatu Jalan dengan Desain Unik yang Tidak Pasaran, Nyaman Dipakai Seharian

6 Sepatu Jalan dengan Desain Unik yang Tidak Pasaran, Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18 WIB

Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi

Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang

Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:13 WIB

UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat

UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat

Jogja | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya

Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat

Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat

Jogja | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:01 WIB

×