Jelang Imlek, Warga Tionghoa Sembahyang Hormati Gus Dur

Reza Gunadha

Minggu, 11 Februari 2018 | 09:22 WIB
Jelang Imlek, Warga Tionghoa Sembahyang Hormati Gus Dur
Seorang warga Tionghoa tengah melakukan penghormatan di depan papan kayu nisan bertuliskan K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Gedung Rasa Dharma, Pecinan, Semarang, Rabu (8/2/2018). [JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S]

Suara.com - Gus Dur, tak hanya dikenal sebagai Presiden RI yang kontroversial, karena kebijakan-kebijakan populisnya. Ia juga dikenal sebagai tokoh yang getol mempromosikan toleransi antarumat beragama dan pluralisme. Karena itu pula, ia sangat dihormati oleh warga etnis Tionghoa Indonesia.

Bangunan tua di Gang Pinggir, Kranggan, Semarang, itu tampak ramai saat jurnalis Semarangpos.comjaringan Suara.com mengunjunginya, Rabu (7/2/2018) siang.

Beberapa orang lanjut usia (lansia) yang tergabung dalam Perkumpulan Sosial Boen Hian Tong atau Rasa Dharma terlihat menggelar aktivitas sosial di gedung yang sudah berdiri sejak 1876 itu.

Seperti layaknya bangunan lain milik masyarakat Tionghoa, gedung yang dikenal dengan nama Gedung Rasa Dharma itu juga terdapat tempat sembahyang di dalamnya.

Uniknya, di tempat pemujaan itu terdapat sebuah papan kayu nisan bertuliskan Kiai Haji Abdurrahman Wahid, atau yang populer dengan sapaan Gus Dur.

Nama Presiden ke-4 RI itu tertulis dengan tinta berwarna emas pada papan kayu nisan tersebut.

Seorang pengurus Gedung Rasa Dharma, Lie Rizki Kencana Dewi atau yang akrab disapa Dewi Amor, menyebutkan Gus Dur memang sangat disegani oleh masyarakat Tionghoa, tak terkecuali yang tinggal di Pecinan, Semarang.

Peran Gus Dur dalam mengakomodasi perayaan Tahun Baru China atau Imlek menjadi hari libur nasional, sehingga bisa dirayakan secara terbuka layak diapresiasi.

“Papan nisan di altar pemujaan itu bukan untuk disembah. Hanya sebagai bentuk penghormatan kami pada beliau,” ujar Dewi saat berbincang dengan Semarangpos.com di Gedung Rasa Dharma, Rabu.

baca juga

Peran Gus Dur dalam mengakomodasi perayaan Imlek memang patut diacungi jempol.

Sebelum era kepemimpinan Gus Dur, yakni selama rezim Soeharto berkuasa tahun 1968-1998, perayaan Imlek dilarang dirayakan di depan umum.

Bahkan, sewaktu Orde Baru, Soeharto melalui Inpres No. 147/1967 melarang segala hal berbau Tionghoa, termasuk Imlek.

Akan tetapi, semua berubah saat Gus Dur menjabat sebagai presiden. Ia mencabut Inpres No 147/1967 pada tahun 1999, dan membuat masyarakat Tionghoa di Indonesia kembali mendapatkan kebebasan merayakan Imlek.

Berbagai kebudayaan Tionghoa, seperti barongsai pun mulai dipertontonkan di depan umum hingga dikenal masyarakat luas.

Dewi menyebutkan Imlek sebenarnya selalu dirayakan masyarakat Tionghoa setiap tahun. Namun, di era Orde Baru, perayaan itu digelar secara sembunyi-sembunyi alias tidak terbuka.

“Dulu sebelum Gus Dur jadi presiden, jangankan merayakan Imlek secara terbuka. Pergi ke kelenteng saja kami tidak nyaman. Tapi, sekarang beda. Perayaan Imlek sudah bisa digelar secara terbuka, bahkan tidak hanya dirayakan masyarakat Tionghoa tapi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Dewi.

Semenjak dirayakan secara terbuka, masyarakat Tionghoa di Semarang pun selalu menggelar Imlek secara meriah.

Tak hanya menghiasi rumahnya dengan berbagai lampion, mereka bahkan menggelar semacam perayaan saat Imlek.

Perayaan Imlek di Semarang setiap tahunnya biasanya ditandai dengan acara Pasar Semawis yang digelar di sepanjang Jl. Wot Gandul-Gang Pinggi, mulai 14-16 Februari 2018.

Berita ini kali pertama diunggah oleh semarangpos.com dengan judul "Ini Bukti Gus Dur Dihormati Masyarakat Tionghoa di Semarang"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Imlek, Gerai Perbelanjaan di Central Park Midnight Sale 80 Persen

Imlek, Gerai Perbelanjaan di Central Park Midnight Sale 80 Persen

Lifestyle | Minggu, 11 Februari 2018 | 06:31 WIB

Hotel Ini Suguhkan Menu Spesial di Hari Valentine dan Imlek

Hotel Ini Suguhkan Menu Spesial di Hari Valentine dan Imlek

Lifestyle | Jum'at, 09 Februari 2018 | 17:30 WIB

Pai Kau, Film Drama-Suspense Sambut Perayaan Imlek

Pai Kau, Film Drama-Suspense Sambut Perayaan Imlek

Entertainment | Kamis, 08 Februari 2018 | 18:48 WIB

Sambut Imlek, Mal Ini Hadirkan Keseruan yang Fantastis!

Sambut Imlek, Mal Ini Hadirkan Keseruan yang Fantastis!

Press Release | Rabu, 07 Februari 2018 | 16:15 WIB

Meriahnya Perayaan Imlek di Plaza Indonesia

Meriahnya Perayaan Imlek di Plaza Indonesia

Press Release | Selasa, 06 Februari 2018 | 14:25 WIB

Terkini

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 22 Juni 2026 | 03:44 WIB

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 22:39 WIB

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 21:45 WIB

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:42 WIB

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:11 WIB

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:42 WIB

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:06 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:27 WIB

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:48 WIB

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB