Kisah Kakek 73 Tahun Donorkan Darah Lebih dari 100 Kali

Ardi Mandiri | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Minggu, 11 Februari 2018 | 17:00 WIB
Kisah Kakek 73 Tahun Donorkan Darah Lebih dari 100 Kali
Kisah Kakek 73 Tahun Donorkan Darah Lebih dari 100 Kali. [suara.com/ Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Zulkifli Ibrahim, pendonor darah tertua asal Jakarta yang mendapat tanda kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosoal Pendonor Darah Sukarela 100 kali di tahun 2017. Usianya kini sudah mencapai 73 tahun.

Kakek kelahiran tahun 1944 ini memiliki cerita unik saat pertama kali mau mendonorkan darahnya. Ia terpaksa melakukan donor darah karena untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi dari kepolisian.

"Sebenarnya saya dulu tuh nggak ada niat donor darah. Cuma waktu itu, waktu ngambil SIM, itu harus ada donor darah. Jadi saya itu bikinnya sukarela," ujar Zulkifli di Balai Kota Jakarta, Minggu (11/2/2018).

Menurut Zulkifli, pada tahun 1977 seluruh masyarakat Jakarta yang ingin mengambil SIM harus menunjukkan bukti sudah melakukan donor darah.

"Akhirnya saya setahun berikutnya donor lagi, tapi nggak (rutin) juga, saya kan pindah ke Depok, jadi saya ke Jakarta itu agak jarang (donor), cuma kantor saya di TIM. Jadi kadang-kadang ada yang 3 bulan sekali donor, ada yang 6 bulan juga, kadang-kadang ada yang setahun sekali. Jadi karena itu saya jadi tertua," kata dia.

Meski pernah terpaksa, ia akhirnya rutin melakukan donor darah, hingga kini sudah lebih dari 100 kali.

Ia merasakan kondisi fisiknya semakin sehat setelah mengikuti donor darah. Zulkifli mengajak generasi muda untuk mengikuti kegiatan sosial berupa donor darah.

"Jadi jangan takut ya donor, wah nanti darah diambil. Itu kan stiap hari makan, ada lagi darah yang jadi dari makanan kita itu. Jadi kepada adik-adik yang masih kecil, ini nantinya meneruskan perjuangan kami, bisa membantu masyarakat," katanya.

Sebagai pahlawan kemanusiaan Zulkifli tidak tahu darah yang didonorkan akan digunakan untuk siapa.

"Saya tidak tahu masyarakat siapa yang mau kami bantu (dengan donor darah), ada yang kecelakaan, ada yang melahirkan, jadi kita mendonorkan darah itu tidak terpaksa, tapi ikhlas," kata dia.

Sebanyak 182 pendonor darah asal Jakarta menerima tanda kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial Pendonor Darah Sukarela 100 kali tahun 2017.

Pada tahun 2017 pemerintah Indonesia telah menganugerahkan tanda kehormatan kepada 897 pendonor darah sukarela 100 kali. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo 17 Desember 2017 di Istana Kepresidenan Bogor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Donor Darah Bakti BCA Pecahkan Rekor MURI

Donor Darah Bakti BCA Pecahkan Rekor MURI

Press Release | Jum'at, 03 November 2017 | 17:41 WIB

Cinta kepada Negeri Lewat Aksi Donor Darah

Cinta kepada Negeri Lewat Aksi Donor Darah

Press Release | Selasa, 12 September 2017 | 14:21 WIB

Orang dengan Kondisi Ini Dilarang Donor Darah

Orang dengan Kondisi Ini Dilarang Donor Darah

Health | Selasa, 25 Juli 2017 | 17:35 WIB

Indonesia Kekurangan Satu Juta Kantong Darah Per Tahun

Indonesia Kekurangan Satu Juta Kantong Darah Per Tahun

News | Selasa, 11 Juli 2017 | 14:44 WIB

Donor Darah Tekan Angka Kematian Ibu

Donor Darah Tekan Angka Kematian Ibu

Health | Selasa, 11 Juli 2017 | 14:40 WIB

Terkini

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:10 WIB

Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang

Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:00 WIB

Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami

Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:28 WIB

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:06 WIB

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:46 WIB

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:30 WIB

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:55 WIB

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:54 WIB

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:30 WIB