Penahanan 102 TKI di Malaka Dinilai Kesalahan Agen Malaysia

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Senin, 19 Februari 2018 | 14:21 WIB
Penahanan 102 TKI di Malaka Dinilai Kesalahan Agen Malaysia
Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Nasdem Amelia Anggraini. (dok DPR)

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Nasdem Amelia Anggraini menilai sebanyak 102 buruh migran yang kini ditahan oleh pihak imigrasi di Malaysia tidak bersalah.

"Karena secara legalitas, mereka itu tidak salah. Hanya saja, mereka seharusnya ditempatkan di Selangor, bukan di Malaka. Itu bukan salah mereka, tapi kesalahan agen di Malaysia," kata Amelia di DPR, Jakarta, Senin (19/2/2018).

Sebanyak 102 buruh migran tersebut di antaranya berasal dari Purworejo 37 orang, Kebumen 36 orang, dan seorang asal Klaten. Buruh Migran dianggap salah dalam soal penempatan lokasi kerja. Mereka diketahui disalurkan oleh PT Dian Yoga Perdana sebagai pihak penyedia tenaga kerja luar negeri.

Amelia meminta Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia melakukan langkah-langkah strategis dalam melindungi buruh migran Indonesia.

Menurut dia, diperlukan kebijakan menyeluruh dari Pemerintah Indonesia dan Malaysia. Sebab kedatangan para TKI itu ke Malaysia atas permintaan negara asal.

Amelia menuturkan, KBRI Malaysia pada Mei 2016 pernah mengajukan kepada pemerintah Malaysia terkait kesepakatan kerjasama bilateral. Namun sampai saat ini belum mendapatkan tanggapan dari pihak Malaysia.

“Oleh karena itu, diperlukan good will pemerintah Malaysia untuk mau duduk bersama dengan pemerintah Indonesia membuat bilateral agreement tentang perlindungan pekerja migran sektor domestik (unskill),” tutur Amelia.

Amelia mengatakan saat ini pemerintah Indonesia sudah membentuk tim advokasi bagi 102 buruh migran yang mendampingi proses pengadilan.

“Meski mereka masih proses sidang di pengadilan, namun hak-haknya tetap dibayarkan,” kata Amelia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kalahkan Pesilat Malaysia, Eko Terapkan Taktik 'Parkir Bus'

Kalahkan Pesilat Malaysia, Eko Terapkan Taktik 'Parkir Bus'

Sport | Kamis, 15 Februari 2018 | 12:25 WIB

Kalahkan Khaizul, Eko Sumbang Emas Pertama Indonesia Nomor Tarung

Kalahkan Khaizul, Eko Sumbang Emas Pertama Indonesia Nomor Tarung

Sport | Kamis, 15 Februari 2018 | 10:32 WIB

Kalahkan Malaysia, Duet Sidan-Dwi Sumbang Emas Ketiga Indonesia

Kalahkan Malaysia, Duet Sidan-Dwi Sumbang Emas Ketiga Indonesia

Sport | Rabu, 14 Februari 2018 | 17:21 WIB

JALA PRT: Negara Bisa Dituntut atas Tewasnya PRT Migran Adelina

JALA PRT: Negara Bisa Dituntut atas Tewasnya PRT Migran Adelina

News | Selasa, 13 Februari 2018 | 12:12 WIB

Adelina, TKI yang Tewas Usai Dipaksa Majikan Tidur Bareng Anjing

Adelina, TKI yang Tewas Usai Dipaksa Majikan Tidur Bareng Anjing

News | Selasa, 13 Februari 2018 | 09:48 WIB

Terkini

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16 WIB

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01 WIB

Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran

Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:58 WIB

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49 WIB

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:39 WIB

PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?

PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:19 WIB

Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan

Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:13 WIB

30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!

30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:11 WIB

Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google

Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:09 WIB

Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR

Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:05 WIB