Cetakan Beton Becak Kayu Roboh, Waldi Luka Serius di Wajah

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 20 Februari 2018 | 14:56 WIB
Cetakan Beton Becak Kayu Roboh, Waldi Luka Serius di Wajah
Kondisi pascarobohnya tiang pancang tol Bekasi Cawang-Kampung Melayu atau Becakayu di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur. (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Satu pekerja bernama Waldi (43) masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, karena mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan konstruksi proyek tol Bekasi Cawang-Kampung Melayu di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (20/2/2018) pagi.

Kepala Bagian Pelayanan dan Perawataan Medis RS Polri Komisaris Besar Yoyok Witarto mengatakan, luka serius yang dialami Waldi ada di bagian wajah.

"Ya ada luka terutama daerah wajah. Saat ini yang terlihat daerah wajah, tapi nanti diteliti kembali, apakah ada luka lain,” kata Yayok saat ditemui wartawan di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa siang.

Menurut Yayok, sejak dilarikan ke rumah sakit, Waldi langsung dilakukan serangkaian pemeriksaan di ruang laboratorium. Terkait luka-luka yang dialami Waldi ditangani dokter bedah.

"Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan,  saat ini pasien dirawat di ruang VIP Harja 3," tuturnya.

Saat dipindahkan ke ruang perawatan, Waldi sudah bisa diajak berkomunikasi. Waldi juga sudah bisa menerima asupan makanan yang disediakan untuk pasien rumah sakit.

"Jadi sedang di observasi, komunikasi masih bagus, artinya komunikasi baik, kemudian bisa menerima asupan makanan cukup baik. Saat ini masih dilajukan observasi untuk pelaksanaan pengelolaan kesehatan lebih lanjut," jelasnya.

Yayok menyampaikan, tim dokter bedah kekinian masih menunggu perkembangan kondisi Waldi untuk bisa dilakukan pemeriksaan lanjutan terkait luka-luka yang ada di bagian wajahnya.

Sedikitnya ada tujuh pekerja yang menjadi korban terkait robohnya kontruksi tol Becak Kayu. Satu korban dilarikan di RS Polri.

baca juga

Sementara enam korban lainnya dirawat di Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia, Jakarta Timur. Saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab robohnya bekisting pier head (cetakan beton) Tol Becakayu apakah dikarenakan ada unsur kelalaian atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waskita Tanggung Biaya Pengobatan Korban Kecelakaan Tol Becakayu

Waskita Tanggung Biaya Pengobatan Korban Kecelakaan Tol Becakayu

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 14:54 WIB

Anggota DPR Soroti Masalah Jam Kerja Buruh Proyek Infrastruktur

Anggota DPR Soroti Masalah Jam Kerja Buruh Proyek Infrastruktur

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 14:42 WIB

Basuki Bantah Kecelakaan Proyek Infrastruktur Akibat Dikebut

Basuki Bantah Kecelakaan Proyek Infrastruktur Akibat Dikebut

Bisnis | Selasa, 20 Februari 2018 | 14:41 WIB

Marak Kecelakaan Proyek Infrastruktur, Tiga Menteri Berkumpul

Marak Kecelakaan Proyek Infrastruktur, Tiga Menteri Berkumpul

Bisnis | Selasa, 20 Februari 2018 | 14:35 WIB

Pakar Duga Kegagalan Proyek Jalan Tol Becakayu Saat Konstruksi

Pakar Duga Kegagalan Proyek Jalan Tol Becakayu Saat Konstruksi

Bisnis | Selasa, 20 Februari 2018 | 14:21 WIB

Terkini

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 10:00 WIB

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

12 Kode Redeem FC Mobile 20 September 2026: Sikat Gems dan Pemain OVR Tinggi Jelang Anniversary

12 Kode Redeem FC Mobile 20 September 2026: Sikat Gems dan Pemain OVR Tinggi Jelang Anniversary

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:49 WIB

6 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah Dilakukan Sendiri

6 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah Dilakukan Sendiri

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 09:40 WIB

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

News | Minggu, 20 September 2026 | 09:11 WIB

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:10 WIB

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:04 WIB

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Batam | Minggu, 20 September 2026 | 08:58 WIB

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Jogja | Minggu, 20 September 2026 | 08:30 WIB

×