Jatuh Korban, Begini Sistem Kerja Buruh Proyek Tol Becakayu

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Kamis, 22 Februari 2018 | 16:04 WIB
Jatuh Korban, Begini Sistem Kerja Buruh Proyek Tol Becakayu
Dua pekerja proyek dari kontraktor PT. Waskita Karya dengan memakai alat berat sedang memotong besi-besi penyanggah cor. (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Para pekerja proyek tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Jalan Pandjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, mengaku akan lebih berhati - hati dalam pengerjaan proyek tersebut.

Salah satunya, Syamsudin (29) pekerja proyek kontraktor PT. Waskita Karya mengatakan selama 3 bulan bekerja belum ada kejadian seperti yang dialami rekannya yang mengalami kecelakaan atas robohnya penyanggah cor (Bekisting Pierhead).

"Ya, alhamdulillah selama saya di sini (kerja proyek tol Becakkayu) belum ada yang alamai kecelakaan. Tapi kejadian kemarin yang menimpa teman kami buat kami harus lebih hati-hati kerja," kata Syamsudin ditemui Suara.com di lokasi, Kamis (22/2/2018).

Syamsudin mengatakan dirinya bekerja di bagian paku bumi untuk tiang penyanggah. Berbeda dengan rekannya yang mengalami kecelakaan dibagian pengecoran. Tapi menurutnya resiko bekerja sama-sama berat.

"Kami beda bagian sama tim juga. Tapi resiko kerja sama beratnya mas. Ya, kami akan lebih hati-hati saja pokoknya ya," ujar Syamsudin.

Syamsudin menceritakan sistem bekerja, pengerjaan proyek tol Becakayu mulai bekerja setiap Jam 08.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Sementara itu, para pekerja isitirahat itu diberikan dua kali, yakni pukul 12.00 WIB dan pukul 18.00 WIB.

"Itu setiap dua kali istirahat selama satu jam. Tapi kami juga kalau ada intruksi lembur, ya kami lembur ikut atasan saja," ujar Syamsuddin.

Syamsuddin mengatakan peristiwa robohnya penyanggah cor baginya adalah musibah dan harus lebih berhati - hati dalam bekerja.

baca juga

"Ya, saya prihatin yang menimpa teman kami ini, ya musibah mau bagaimana lagi, lebih hati-hati sama fokus saja kerjanya mas," ujar Syamsuddin.

Syamsuddin mengaku setiap pekerja dibekali sistem keamanan untuk pekerja yangbdiberikan oleh kontraktor PT. Waskita Karya.

"Ya, kami sebelum kerja dikasih arahan, apa yang kami lakukan. Sama keamanan di lapangan juga diperhatikan (kelengkapan kerja)," kata Syamsuddin.

Syamsuddin mengatakan sedikit trauma dengan kecelakaan saat bekerja yang dialami rekannya tersebut.

"Ya, trauma sedikit, tapi kan ini ya musibah, mau gimana lagi kan," ujar Syamsuddin.

Hal sama diungkapkan Udin (34) pekerja proyek, menurutnya peristiwa kecelakaan ya g memakan korban luka - luka di proyek tol Becakayu membuat pekerja harus berhati - hati.

"Ya, nggak mau lagi terulang kaya gitu ya (kecelakaan pekerja). Inginnya kerja baik - baik saja. Tapi musibah kan nggak bisa dihindari," ujar Udin.

Menurut Udin, untuk.sementara proses pengerjaan proyek tol Becakayu dihentikan. Udin pun tak mengetahui sampai kapan proses pengerjaan kembali akan dilakukan.

"Ya, semenjak kejadian belum ada intruksi pengerjaan. Ya, kami nggak tahu sampai kapan, tunggu atasan saja kami," kata Udin.

Seperti diketahui, robohnya bekisting pierhead pengerjaan tol becakayu memakan 7 korban luka - luka. Yang kini dirawat di Rumah Sakit UKI, Cawang, Jakarta Timur.

Adapun pihak kontraktor PT. Waskita Karya maupun Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) masih melakukan investigas mencari tahu penyebab robohnya penyanggah coran tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pekerja Bersihkan Sisa Robohan Penyanggah Cor di Proyek Becakayu

Pekerja Bersihkan Sisa Robohan Penyanggah Cor di Proyek Becakayu

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 13:11 WIB

Kondisi Korban Robohnya Bekisting Pierhead Tol Becakayu Stabil

Kondisi Korban Robohnya Bekisting Pierhead Tol Becakayu Stabil

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 05:05 WIB

Cerita Korban Saat Tragedi Bekisting Pierhead Tol Becakayu Roboh

Cerita Korban Saat Tragedi Bekisting Pierhead Tol Becakayu Roboh

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 23:33 WIB

Korban Reruntuhan Tol Becakayu Dipindah ke Ruang Rawat Inap

Korban Reruntuhan Tol Becakayu Dipindah ke Ruang Rawat Inap

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 23:05 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Janji Permudah Bantu Korban Tol Becakayu

BPJS Ketenagakerjaan Janji Permudah Bantu Korban Tol Becakayu

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 17:40 WIB

Terkini

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR

Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:17 WIB

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:11 WIB

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:08 WIB

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:07 WIB

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:50 WIB

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:34 WIB

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB