Habib Rizieq dan Ustaz Somad Masuk Bursa Capres Versi Median

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 22 Februari 2018 | 19:53 WIB
Habib Rizieq dan Ustaz Somad Masuk Bursa Capres Versi Median
Habib Rizieq Shihab dan Ustadz Abdul Somad [dok. tokoh GNPF Kapitra Ampera]

Suara.com - Nama buronan kasus pornografi Rizieq Shihab dan pengkhotbah Abdul Somad, masuk bursa sosok yang dianggap cocok menjadi calon presiden berdasarkan survei Media Survei Nasional (Median).

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan, elektabilitas pentolan FPI Habib Rizieq sebesar 0,3 persen dan elektabilitas Somad sebesar 0,3 persen.

"Elektabilitas Habib Rizieq yakni 0,3 persen, kemudian juga ada nama Ustaz Somad yakni elektabilitasnya sebesar 0,3 persen," ujar Rico dalam konferensi pers publikasi hasil survei  bertajuk "Lampu Kuning Untuk Jokowi dan Pergerakan Suara Para Penantang" di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Rico menuturkan, nama Rizieq dan Somad sebenarnya tak tercantum dalam 33 nama yang diajukan kepada responden.

Adapun 33 nama yang diajukan kepada responden yakni Agus Harimurti Yudhoyono; Ahmad Heryawan; Airlangga Hartarto; Al Muzzamil Yusuf; Anies Baswedan; Anis Matta; Budi Gunawan; Chairul Tanjung; Fahri Hamzah; dan, Gatot Nurmantyo.

Kemudian Hary Tanoesoedibjo; Aburizal Bakrie; Hidayat Nur Wahid; Irwan Prayitno; Presiden Joko Widodo; M Shohibul Iman.

Ada juga nama Mahfud MD; Mardani Ali Sera; Moeldoko; Muhaimin Iskandar; Prabowo Subianto; Puan Maharani; Salim Segaf Al Jufri; dan, Surya Paloh.

Selanjutnya terdapat nama Susi Pudjiastuti; Tuan Guru Bajang M Zainul Majdi; Tifatul Sembiring; Tito Karnavian; Tri Rismaharani; Wiranto; dan, Zulkifli Hasan.

Rico menuturkan, dari 33 nama yang disodorkan, pihaknya memberi kesempatan responden menyertakan calon presiden pilihannya. Menurutnya cara tersebut lebih adil dibanding hanya menyodorkan beberapa nama.

baca juga

Adapun pertanyaan yang diajukan kepada responden kata Rico, yaitu "jika pemilihan presiden dilakukan saat ini, dari daftar nama di bawah ini siapakah yang Anda pilih menjadi Presiden RI, dan jika pilihan Anda tidak ada dalam daftar, harap Anda sebutkan?"

"Jadi kami kasih daftar nama ini ada 33 nama, silakan pilih. Kalau dari 33 nama tak ada, silahkan tulis nama lain. Itu menurut saya lebih adil, makanya muncul nama-nama tadi seperti Habib Rizieq dan Ustaz Somad. Saya kira dengan model seperti ini jauh lebih adil, karena lebih terbuka," tandasnya.

Untuk diketahui, survei digelar pada tanggal 1 sampai 9 Februari 2018 dengan mengambil 1.000 responden dengan tingkat batas kesalahan sebesar kurang lebih 3,1 persen.

Survei itu diklaim mencapai tingkat kepercayaan 95 persen.  Adapun sampel dipilih secara acak dengan teknik multistage random sampling.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Novel Baswedan Diminta Berdoa agar Tuhan Buka 'Pintu Hati' Jokowi

Novel Baswedan Diminta Berdoa agar Tuhan Buka 'Pintu Hati' Jokowi

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 19:09 WIB

Kasus Rizieq, Haji Lulung: Saya Bingung 'Mainan Orang Atas' Itu

Kasus Rizieq, Haji Lulung: Saya Bingung 'Mainan Orang Atas' Itu

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 16:22 WIB

Belum Mau Teken UU MD3, Jokowi: Semua Tak Mau Demokrasi Mundur

Belum Mau Teken UU MD3, Jokowi: Semua Tak Mau Demokrasi Mundur

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 19:54 WIB

Sahabat: Rizieq Sudah Siap Tiket, Tapi Tanggal Pulang Belum Pasti

Sahabat: Rizieq Sudah Siap Tiket, Tapi Tanggal Pulang Belum Pasti

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 18:18 WIB

Zikir Bareng Ulama, Jokowi Berharap Tak Ada Hoaks selama Pilkada

Zikir Bareng Ulama, Jokowi Berharap Tak Ada Hoaks selama Pilkada

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 18:05 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×