Indonesia Negara Terkorup ke-96, KPK: Peringatan untuk Politikus

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Jum'at, 23 Februari 2018 | 18:27 WIB
Indonesia Negara Terkorup ke-96, KPK: Peringatan untuk Politikus
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi mengakui kecewa atas Indeks Persepsi Korupsi di Indonesia, yang tidak meningkat pada tahun 2017.

Dari rentang nilai 0-100, IPK Indonesia berada pada angka 37, angka yang sama dengan hasil survei Transparency International pada tahun 2016. Alhasil, Indonesia menjadi negara terkorup ke-96 dari 180 negara.

Salah satu faktor yang menyebabkan stagnasi IPK Indonesia adalah, masih tingginya praktik korupsi di sektor politik dan penegakan hukum.

Karena itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah berharap tidak meningkatnya IPK Indonesia bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak, khusunya politikus dan penegak hukum.

"Mengacu pada penjelasan TII, sebaiknya IPK ini menjadi cermin bagi simpul-simpul di sektor politik dan penegakan hukum," katanya di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (23/2/2018).

Febri mengatakan, perubahan pada sektor politik penting dilakukan untuk membantu meningkatkan IPK Indonesia pada tahun selanjutnya.

KPK sementara ini sudah memproses lebih dari 144 pelaku korupsi dari DPR, DPRD dan DPD dan lebih dari 90 kepala daerah.

Sementara di lain sisi, sambung Febri, penegakan hukum yang konsisten lebih dibutuhkan agar dapat membangun kepercayaan bahwa hukum menjadi tolok ukur terhadap penanganan sebuah perkara.

Menurut dia, praktik suap-menyaup kepada lembaga penegak hukum harus dihilangkan.

baca juga

"Membaca secara cermat faktor penyebab IPK ini stagnan perlu dilakukan untuk menghindari salah pemahaman," tukasnya.

Dengan skor IPK sebesar 37, Indonesia berada diperingkat 96 dari 180 negara yang disurvei.

Skor IPK yang digunakan dalam survei TI ini berada pada rentang 0-100. Angka 0 menunjukkan negara dipersepsikan sangat korup, sementara skor 100 berarti bersih dari korupsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi akan Tanya Pertanyaan yang Belum Dijawab Novel

Polisi akan Tanya Pertanyaan yang Belum Dijawab Novel

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 17:48 WIB

Indonesia Jadi Negara Terkorup Nomor 96 di Dunia

Indonesia Jadi Negara Terkorup Nomor 96 di Dunia

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 16:50 WIB

10 Bulan Tak Terungkap, Begini Kerja Polisi di Kasus Novel

10 Bulan Tak Terungkap, Begini Kerja Polisi di Kasus Novel

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 15:59 WIB

Korut Terkorup di Asia, Indonesia Peringkat Berapa?

Korut Terkorup di Asia, Indonesia Peringkat Berapa?

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 15:10 WIB

KPK Periksa Pegawai PT Mugi Rekso Abadi di Korupsi Pesawat Garuda

KPK Periksa Pegawai PT Mugi Rekso Abadi di Korupsi Pesawat Garuda

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 12:04 WIB

Terkini

Siapa Ipda Yayat? Polisi Pemilik Belasan Rumah Mewah yang Disorot KPK di Kasus Korupsi Bekasi

Siapa Ipda Yayat? Polisi Pemilik Belasan Rumah Mewah yang Disorot KPK di Kasus Korupsi Bekasi

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:10 WIB

Cara Cek Weton Kelahiran Secara Online, Ini 5 Situs yang Bisa Digunakan

Cara Cek Weton Kelahiran Secara Online, Ini 5 Situs yang Bisa Digunakan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS, Ditutup di level Rp17.884

Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS, Ditutup di level Rp17.884

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:06 WIB

Arti Weton Lebu Katiyup Angin dan Cara Menetralisirnya Menurut Primbon Jawa

Arti Weton Lebu Katiyup Angin dan Cara Menetralisirnya Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:05 WIB

Kongres PSSI Jateng Memanas! 8 Anggota Komite Pemilihan dan Banding Mundur Jelang Hari H

Kongres PSSI Jateng Memanas! 8 Anggota Komite Pemilihan dan Banding Mundur Jelang Hari H

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2026 | 16:01 WIB

Promo J.CO, Makan Sepuasnya Dapat Diskon 50% dari BRI

Promo J.CO, Makan Sepuasnya Dapat Diskon 50% dari BRI

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 16:00 WIB

Mengenal Buku Selasa Bersama Morrie, Obrolan tentang Arti Kehidupan

Mengenal Buku Selasa Bersama Morrie, Obrolan tentang Arti Kehidupan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:00 WIB

Fenomena 'No Viral, No Justice' dalam Kasus Rumah Ibadah: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

Fenomena 'No Viral, No Justice' dalam Kasus Rumah Ibadah: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:58 WIB

Usai Rumah Jabatan dan Kantornya Digeledah, Bupati Gowa Diperiksa Kortas Tipidkor

Usai Rumah Jabatan dan Kantornya Digeledah, Bupati Gowa Diperiksa Kortas Tipidkor

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:57 WIB

5 Perbedaan Tirtir Red Cushion vs Skintific Cover All, Cek Finish hingga Kandungan

5 Perbedaan Tirtir Red Cushion vs Skintific Cover All, Cek Finish hingga Kandungan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:54 WIB

×