Mesir Temukan 8 kuburan Firaun berusia 3000 tahun

Reza Gunadha

Senin, 26 Februari 2018 | 08:05 WIB
Mesir Temukan 8 kuburan Firaun berusia 3000 tahun
Ilustrasi patung firaun di Mesir. (Shutterstock)

Suara.com - Mesir memublikasikan temuan dari hasil penggalian arkeologi delapan makam Firaun berusia 3.000 tahun.

Selain makam tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency, Minggu (25/2/2018), Mesir juga merilis 40 sarkofagus atau peti terbuat dari batu dan sekitar seribu patung kecil di dekat kota Minya, Lembah Nil, sebelah selatan Kairo.

Publikasi temuan barang-barang era arkais tersebut digelar pada Sabtu (24/2) akhir pekan lalu.

Berbicara pada sebuah konferensi pers, Menteri Purbakala Mesir Khalid al-Anani mengatakan telah ditemukan 40 sarkofagus dan sekitar seribu patung kecil di dalam penggalian arkeologi delapan makam Firaun di kota Minya.

“Penggalian tersebut telah dimulai pada tahun 2017 dan membutuhkan waktu selama bertahun-tahun untuk diteliti,” kata Al-Anani.

Ia menjelaskan, peninggalan bersejarah tersebut berasal dari Periode Akhir zaman Firaun (332-1085 SM).

Al-Anani mengungkapkan, proses penggalian situs-situs di wilayah tersebut akan berlanjut selama 5 tahun kedepan.

Sementara Otoritas badan penggalian situs bersejarah Mustafa al-Waziri mengungkapkan, setelah wafat, para Firaun dimasukan ke dalam sarkofagus pada 3.000 tahun yang lalu. Kelembaban udara di wilayah itu telah merusak para mumi tersebut.

Tim arkeolog lokal dan asing mengeluarkan penemuan bersejarah ribuan tahun dalam penggalian di situs bersejarah di Mesir.

baca juga

Pangeran Pentawere

Sepekan sebelum publikasi itu, Mesir juga memamerkan satu mumi menyeramkan, yang dinamai screaming mummy atau mumi yang sedang menjerit. Mumi itu dipamerkan sejak pertengahan Februari di sebuah museum di Lapangan Tahrir, Kairo.

Mumi unik dengan mulut menganga, seolah sedang menjerit itu, diyakini sebagai jasad dari Pangeran Pentawere yang membunuh ayahnya sendiri, Firaun Ramesses III.

Pentawere, seperti diwartakan Live Science, diduga bunuh diri setelah diadili oleh pengadilan pada masa Mesir Kuno.

Mumi Pentawere dikenal sebagai jasad yang diawetkan melalui proses pemumian yang tak semustinya. Jasadnya, misalnya, tak diawetkan menggunakan cairan balsem dan dibiarkan menjadi mumi secara alami.

Belum bisa dipastikan apakah ia tewas dalam keadaan menjerit atau dibuat sedemikian rupa agar terlihat seperti sedang menjerit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mumi Menyeramkan, Pembantai Ayahnya Sendiri, Dipamerkan di Mesir

Mumi Menyeramkan, Pembantai Ayahnya Sendiri, Dipamerkan di Mesir

Tekno | Senin, 19 Februari 2018 | 07:30 WIB

Bawa Pisau, WN Mesir Mengamuk di Jalan Sabang

Bawa Pisau, WN Mesir Mengamuk di Jalan Sabang

News | Rabu, 14 Februari 2018 | 04:31 WIB

Makam Pendeta Berusia 4.400 Tahun Ditemukan di Mesir

Makam Pendeta Berusia 4.400 Tahun Ditemukan di Mesir

News | Senin, 05 Februari 2018 | 11:00 WIB

Bocah Palestina Serukan Campur Tangan Dunia dari Blokade Israel

Bocah Palestina Serukan Campur Tangan Dunia dari Blokade Israel

News | Senin, 05 Februari 2018 | 08:42 WIB

Kementerian Kesehatan Gaza: Mesir Tembak Warga Palestina di Laut

Kementerian Kesehatan Gaza: Mesir Tembak Warga Palestina di Laut

News | Minggu, 14 Januari 2018 | 05:17 WIB

Terkini

Alasan KAI Batal Impor KRL Bekas Jepang, Pilih Utamakan Produksi INKA?

Alasan KAI Batal Impor KRL Bekas Jepang, Pilih Utamakan Produksi INKA?

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 15:35 WIB

Jelang Laga Besok, Pelatih PSMS Medan Waspadai Kekuatan Persiraja

Jelang Laga Besok, Pelatih PSMS Medan Waspadai Kekuatan Persiraja

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 15:30 WIB

Review Lupin Part 4: Kolaborasi Teknologi Modern dan Trik Penyamaran Klasik

Review Lupin Part 4: Kolaborasi Teknologi Modern dan Trik Penyamaran Klasik

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 15:30 WIB

Teknologi Regeneratif Ubah Tren Kecantikan, Mengapa Kualitas Kolagen Kini Jadi Perhatian?

Teknologi Regeneratif Ubah Tren Kecantikan, Mengapa Kualitas Kolagen Kini Jadi Perhatian?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 15:29 WIB

Perdagangan Kripto Bakal Gunakan Single Orderbook, Begini Penjelasannya

Perdagangan Kripto Bakal Gunakan Single Orderbook, Begini Penjelasannya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 15:28 WIB

PPPK Paruh Waktu Punya Dua Kabar Baik: Jadi Penuh Waktu Mulai 2027 dan Bisa Ikut Seleksi CPNS

PPPK Paruh Waktu Punya Dua Kabar Baik: Jadi Penuh Waktu Mulai 2027 dan Bisa Ikut Seleksi CPNS

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:27 WIB

Seleksi CPNS 2026 Dibuka Akhir November: Ini Hal yang Wajib Kamu Siapkan

Seleksi CPNS 2026 Dibuka Akhir November: Ini Hal yang Wajib Kamu Siapkan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:22 WIB

MBG Prasmanan Dimulai, SD Islam Asy-Syakirin Pekanbaru Jadi Percontohan

MBG Prasmanan Dimulai, SD Islam Asy-Syakirin Pekanbaru Jadi Percontohan

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 15:21 WIB

Dituding Larang Suporter Pasang Spanduk Karhutla, Oki Rengga Ungkap Deal-dealan yang Ditawarkan

Dituding Larang Suporter Pasang Spanduk Karhutla, Oki Rengga Ungkap Deal-dealan yang Ditawarkan

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 15:17 WIB

Tahu Kesukaan Kakaknya, GPH Paundra Dapat Hadiah Tas saat Prosesi Langkahan dari GRAj Sura

Tahu Kesukaan Kakaknya, GPH Paundra Dapat Hadiah Tas saat Prosesi Langkahan dari GRAj Sura

Surakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 15:15 WIB

×