Prabowo Atau Jokowi? PKS Punya Pilihan 9 Capres-Cawapres

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Kamis, 01 Maret 2018 | 18:13 WIB
Prabowo Atau Jokowi? PKS Punya Pilihan 9 Capres-Cawapres
Sohibul Iman [Dok. PKS]

Suara.com - Presiden PKS Sohibul Iman memastikan pihaknya punya kandidat sendiri untuk dicalonkan sebagai Presiden ataupun Wakil Presiden pada Pilpres periode 2019-2023 mendatang. Sebab itu, hingga kini PKS menentukan sosok lain dari partai lain.

"Kan 2019 tadi sudah disebutkan, di sini (kepastian koalisi dengan Gerindra, PAN) belum dibicarakan. Kalau PKS sudah jelas, kita punya 9 Bacapres dan Bacawapres sudah kan. Sekarang kita tinggal cari siapa pasangannya," kata Sohibul di rumah Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara Nomor IV, Kebayoran Baru, Jakarat Selatan, Kamis (1/3/2018).

Sembilan nama yang dideklarasikan PKS sebagai bakal calon presiden dan wakil presiden antara lain, Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, Irwan Prayitno, Mohamad Sohibul Iman, Salim Segaf Al'Jufrie, Tifatul Sembiring, Al Muzammil Yusuf dan Mardani Ali Sera.

Meskipun sembilan nama tersebut memiliki elektabilitas masih rendah, bagi PKS tak menjadi soal.

"Ya nggak apa-apa (elektabilitas rendah). Kalau mau ada mitra yang ambil salah satu, kan boleh," ujar Sohibul.

Menolak Tawaran Koalisi Dari Istana

Diberitakan sebelumnya, Sohibul Iman mengaku mendapat tawaran untuk bergabung dengan koalisi pendukung pemerintah. Baginya tawaran itu biasa-biasa saja dan tak perlu dipersoalkan.

"Saya tegaskan di sini. Bahwa PKS diajak bergabung dengan Istana ada. Dan itu bukan sebuah kejahatan dalam politik. Itu biasa-biasa saja, istana ingin mengajak kita," kata Sohibul usai menghadiri pertemuan di rumah Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (1/3/2018).

Namun demikian, tawaran itu ia tolak lantaran tidak ingin Joko Widodo tak punya pesaing pada Pilpres 2019. Ia menilai, jika Jokowi tidak memiliki lawan, maka tidak baik buat proses demokrasi di Indonesia.

baca juga

"Cuma kita lihat, kalau PKS, Gerindra, PAN bergabung (koalisi pemerintah), kemungkinannya nanti Pak Jokowi lawan kotak kosong. Kita melihat itu tidak sehat buat demokrasi kita," ujar Sohibul.

Menurut dia, kurang logisi apabila PKS yang selama ini menjadi partai oposisi pemerintah, tiba-tiba juga ikut mendukung Jokowi.

Sohibul menduga ajakan untuk ikut mendukung Jokowi, agar Pilpres 2019 hanya ada satu calon tunggal, yakni Jokowi sendiri.

"Istan mengajak koalisi biar hanya ada satu calon tunggal itu? Mungkin begitu," kata Sohibul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PKS Menolak Tawaran Dukung Jokowi di Pilpres 2019

PKS Menolak Tawaran Dukung Jokowi di Pilpres 2019

News | Kamis, 01 Maret 2018 | 17:55 WIB

Wacana Jadi Cawapres Jokowi, Prabowo: Saya Dengar Suara Rakyat

Wacana Jadi Cawapres Jokowi, Prabowo: Saya Dengar Suara Rakyat

News | Kamis, 01 Maret 2018 | 17:11 WIB

Jokowi Apresiasi Kinerja MA di Tahun 2017

Jokowi Apresiasi Kinerja MA di Tahun 2017

News | Kamis, 01 Maret 2018 | 14:36 WIB

Lesehan, Prabowo Gelar Pertemuan dengan Petinggi Parpol

Lesehan, Prabowo Gelar Pertemuan dengan Petinggi Parpol

News | Kamis, 01 Maret 2018 | 13:54 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×