Sosialis Berusia 28 Tahun yang Bisa Akhiri Era Angela Merkel

Reza Gunadha

Sabtu, 03 Maret 2018 | 14:35 WIB
Sosialis Berusia 28 Tahun yang Bisa Akhiri Era Angela Merkel
Kevin Kühnert. [FX Tribune]

Suara.com - Pemuda yang gemar memakai kaus berkerudung kepala, mencintai sepak bola amatir, dan belum mampu menyelesaikan kuliah kesarjanaannya dalam Ilmu Politik itu diyakini mampu mendongkel Angela Merkel dari kursi Kanselir Jerman.

“Baby Face”—wajah bayi—demikian pemuda itu biasa dipanggil koleganya. Nama aslinya adalah Kevin Kühnert, seorang sosialis, penentang terkuat Angela Merkel sebagai kanselir.

Kühnert yang masih berusia 28 tahun tersebut merupakan pemimpin organisasi pemuda Jerman yang berafiliasi dengan Partai Sosial Demokrat (SPD).

SPD sendiri memunyai sejarah panjang dalam konfigurasi politik serta sosial Jerman. Berdiri sejak awal abad ke-20, partai itu dulu berhaluan revolusioner dengan tokoh terkenal seperti perempuan Marxis bernama Rosa Luxemburg. Kekinian, dalam peta ideologi politik, SDP disebut partai tengah-kiri.

Kühnert, seperti dilansir The New York Times, Sabtu (3/3/2018), telah berkeliling ke banyak daerah Jerman untuk meyakinkan anggota partai lainnya guna menolak kesepakatan dengan Merkel serta mengajak membangun sebuah kesepakatan koalisi baru sebagai oposan.

Jika koalisi baru yang digagas Kühnert terbangun, Merkel tak bakal bisa meraih suara mayoritas demi membikin formasi pemerintahannya yang stabil.

Dengan begitu, Merkel secara konstitusional bakal dilengserkan dari pucuk tertinggi kekuasaan Jerman.

Bintang Baru

Tiga bulan yang lalu, hanya sedikit orang yang pernah mendengar tentang Kühnert. Sekarang, wajahnya yang kekanak-kanakan ada di mana-mana.

baca juga

Dia merupakan pembicara reguler di acara temu wicara televisi nasional, dan disebut-sebut sebagai bintang baru politik Jerman.

Tapi dia juga sangat disukai elite politik jerman maupun Eropa, yang menghela napas lega ketika Merkel mengumumkan pada bulan lalu, bahwa dia telah mendapatkan mitra koalisi untuk membentuk pemerintahan guna mengakhiri masa 5 bulan goncang-ganjing politik.

Koalisi untuk membuat pemerintahan baru yang digawangi Partai Kristen Demokrat tersebut, diprediksi kembali runtuh setelah Kühnert bersemangat berkampanye agar publik maupun politikus urung bermita dengan Merkel.

Hasil kampanye Kühnert akan diuji pada Minggu (4/3)  besok, ketika 463.000 kader SPD melakukan pemungutan suara: mendukung koalisi Merkel atau tidak.

Kalau hasil pemungutan suara mayoritas anggota SPD menolak, maka pemerintahan baru Merkel hanya didukung minoritas elite dan kemungkinan mengakhiri era Merkel di Jerman.

"Berkoalisi dengan Merkel akan berakibat buruk terhadap SDP dan kaum sosialis, menyebabkan buruknya demokrasi, dan merosotnya kesejahteraan rakyat,” kata Kühnert ketika diwawancarai sembari berjalan ke stasiun kereta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Desain Mobil Mercedes Akan Lahir dari Prancis Mulai 2018

Desain Mobil Mercedes Akan Lahir dari Prancis Mulai 2018

Otomotif | Senin, 18 Desember 2017 | 14:08 WIB

Ternyata, Marissa Nasution dan Suami Baru Belum Rasakan Ini

Ternyata, Marissa Nasution dan Suami Baru Belum Rasakan Ini

Entertainment | Kamis, 14 Desember 2017 | 20:57 WIB

Jerman Tolak Deklarasi Trump soal Yerusalem Ibu Kota Israel

Jerman Tolak Deklarasi Trump soal Yerusalem Ibu Kota Israel

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 14:34 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×