Mahasiswi Bercadar Ditolak Universitas Islam, Bebas di PTN Biasa

Reza Gunadha

Rabu, 07 Maret 2018 | 12:54 WIB
Mahasiswi Bercadar Ditolak Universitas Islam, Bebas di PTN Biasa
Sekelompok wanita berlatih langkah-langkah prosesi pemakaman berdasarkan Alquran dan Sunnah di Masjid Al-Muttaqin di Jakarta, Indonesia pada tanggal 7 Januari 2018. Komunitas ini bertujuan untuk mengatasi prasangka terhadap stigma wanita bercadar yang buruk sebagai ekstremis dan teroris. [Anadolu Agency/Anton Raharjo]

Setidaknya, dua universitas di Yogyakarta, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tidak latah melakukan pendataan atau melarang mahasiswi bercadar.

Kedua kampus ini, seperti diberitakan Harian Jogja—jaringan Suara.com, tetap memberikan kebebasan kepada semua mahasiswa untuk bercadar sebagai bentuk keterbukaan terhadap semua kelompok masyarakat.

Rektor UGM Prof Panut Mulyono menyatakan, pihaknya belum memiliki rencana untuk mendata atau bahkan melarang mahasiswi bercadar di lingkungan kampus seperti yang dilakukan UIN Sunan Kalijaga.

Ia memastikan, tidak ada peraturan yang melarang bagi mahasiswa UGM untuk menggunakan cadar saat perkuliahan.

Mulyono mengakui, ada beberapa mahasiswi UGM yang mengenakan cadar meski jumlahnya tidak banyak. Pihaknya belum merencanakan melakukan pendataan mahasiswi bercadar di lingkungan UGM.

“Satu dua itu ada, saya sekedar pernah melihat saja, kalau pertemuan langsung dengan saya yang bercadar itu belum pernah. Cuma kalau di lingkungan UGM itu mengenakan [cadar] itu pasti ada,” terangnya kepada Harianjogja.com, Selasa (6/3/2018).

Keberadaan mahasiswi bercadar itu, lanjut Rektor, tetap dibiarkan seperti mahasiswa pada umumnya. Karena UGM terbuka bagi seluruh elemen masyarakat.

Prinsipnya mahasiswa tersebut dapat mengikuti proses perkuliahan dan kegiatan akademik lainnya dengan lancar.

“Tetapi selama ini [menjabat sebagai Rektor] kok belum pernah rasanya menandatangani yang itu, dengan foto wajah bercadar, rasanya saya belum pernah ingat menanadatangani. Padahal kalau tandatangan selalu saja lihat fotonya, kok belum pernah ada yang bercadar. Belum ada yang lulus barangkali,” ungkap dia.

baca juga

Terpisah, Rektor UNY Prod Sutrisna Wibawa menyatakan, tidak akan melakukan pendataan maupun pembinaan terhadap mahasiswi bercadar.

Senada dengan Panut, ia juga menyampaikan jumlah mahasiswi bercadar di UNY relatif sedikit. Selain itu tidak terkait dengan ormas maupun aliran tertentu.

“Alhamdulillah, UNY tidak ada masalah dengan mahasiswa yang menggunakan cadar, tidak ada hal-hal tertentu. Sebagai PTN, UNY beragam dan tidak membedakan kelompok atau latar belakang,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua DPR Protes Mahasiswi UIN Sunan Kalijaga Disuruh Lepas Cadar

Ketua DPR Protes Mahasiswi UIN Sunan Kalijaga Disuruh Lepas Cadar

News | Rabu, 07 Maret 2018 | 11:08 WIB

Pelarangan Cadar di UIN Yogya, Ini Komentar Kemenag

Pelarangan Cadar di UIN Yogya, Ini Komentar Kemenag

News | Selasa, 06 Maret 2018 | 22:42 WIB

UIN Sunan Ampel Surabaya Juga Larang Mahasiswi Pakai Cadar

UIN Sunan Ampel Surabaya Juga Larang Mahasiswi Pakai Cadar

News | Selasa, 06 Maret 2018 | 18:37 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB