Tank TNI Tenggelam, Pratu Rendy Tewas saat Selamatkan Anak TK

Reza Gunadha

Sabtu, 10 Maret 2018 | 18:54 WIB
Tank TNI Tenggelam, Pratu Rendy Tewas saat Selamatkan Anak TK
Ilustrasi--Sejumlah siswa naik tank di sekitar Museum Taruna Abdul Djalil kompleks Akmil saat berwisata di museum tersebut. [Antara Jateng/Heru Suyitno]

Suara.com - Tank M-113 milik Konstrad TNI tercebur dan tenggelam di Sungai Bogowonto, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (10/3/2018).

Kendaraan lapis baja tersebut tenggelam saat dipakai dalam kegiatan luar (outbound) sejumlah siswa taman kanak-kanak dan PAUD.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigadir Jenderal Alfred D Tuejeh menyatakan, dua orang tewas dalam peristiwa tersebut.

Satu korban adalah Iswandari, Kepala PAUD Ananda. Ia meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Pantiwaluyo.

”Satu korban meninggal lainnya adalah Prajurit Satu Rendy Suryadi, personel Batalyon Infantrri Mekanis 412,” kata Alfred seperti dikutip dari Antara, Sabtu sore.

Ia mengatakan, Rendy meninggal dunia setelah dia sekuat tenaga berupaya menyelamatkan warga sipil yang turut dalam tank itu.

Kegiatan outbond tersebut diikuti 16 siswa dan satu guru TK Ananda; 71 siswa dan dua guru TK Masitoh; 20 siswa dan dua guru TK Siwi; 20 siswa dan 4 guru PAUD Lestari; dan, 35 siswa PAUD Handayani.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, tank itu mengangkut anak-anak PAUD Ananda, dari Kelurahan Sindurjan, Purworejo serta anak TK.

Rombongan PAUD Ananda yang turut dalam program outbond yang melibatkan tiga unit tank angkut personel M-113 itu, terdiri dari 16 anak dan seorang guru.

baca juga

Pelaksanaan outbound bagi anak-anak itu dipecah menjadi dua gilir jalan, dengan anak-anak menaiki kabin tank M-113.

Pada gilir jalan kedua, insiden itu terjadi, yakni satu tank M-113 tergelincir dan masuk ke dalam Sungai Bogowonto.

Tidak ada yang meninggal di dalam kabin tank. Adapun korban jiwa terjadi pada saat mereka sudah keluar dari tank dan terseret arus Sungai Bogowonto.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini dan unsur pimpinan TNI AD sudah tahu semua. Penyelidikan sebab-musabab peristiwa ini langsung kami gelar di lokasi kejadian dan hal-hal lain terkait," kata Alfred.

Sebagian dari tim penyelidik yang sudah digelar di lokasi kejadian, berasal dari personel Polisi Militer (POM) dari Divisi II Kostrad yang bermarkas di Malang, Jawa Timur. Sebab, Batalyon Infantri Mekanis 402 bagian dari divisi itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tank yang Tenggelam di Sungai Bogowonto Milik Konstrad, 2 Tewas

Tank yang Tenggelam di Sungai Bogowonto Milik Konstrad, 2 Tewas

News | Sabtu, 10 Maret 2018 | 18:38 WIB

Tank TNI Tercebur Sungai saat Outbound Siswa TK, 2 Tewas

Tank TNI Tercebur Sungai saat Outbound Siswa TK, 2 Tewas

News | Sabtu, 10 Maret 2018 | 18:26 WIB

Kepala BIN Apresiasi Info Warga soal Pembakaran Gereja Purworejo

Kepala BIN Apresiasi Info Warga soal Pembakaran Gereja Purworejo

News | Kamis, 23 Juli 2015 | 17:02 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×