Revitalisasi Malioboro, Becak dan Andong Tersingkir

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 15 Maret 2018 | 19:36 WIB
Revitalisasi Malioboro, Becak dan Andong Tersingkir
Pekan ini perbaikan besar-besaran dimulai di kawasan Malioboro, Yogyakarta.(suara.com/Wita Ayodhyaputri)

Suara.com - Pekan ini perbaikan besar-besaran dimulai di kawasan Malioboro, Yogyakarta. Di sana pusat pembelanjaan dan wisata terbesar di Yogyakarta.

Revitalisasi ini dilakukan secara bertahap dari sisi barat, bagian utara jalan Malioboro. Hingga nantinya sampai pada bagian selatan Malioboro.

Revitalisasi Malioboro dilakukan tidak hanya di bagian jalur lambat atau yang biasa digunakan tukang becak dan andong menunggu penumpang. Namun juga di sisi depan pertokoan yang biasa digunakan oleh PKL untuk berjualan.

Selama proses revitalisasi pedagang kaki lima atau PKL yang lokasi jualannya terkena dampak revitalisasi maka akan diliburkan.

"Iya nanti kalau pas sini (daerah jualannya) kena revitalisasi ya akan diliburkan kurang lebih 3 bulan," ujar Agus salah satu PKL di kawasan Malioboro.

Agus (30) yang sehari-hari berjualan baju menambahkan selama revitalisasi dirinya jelas mengalami kerugian. Sebab pendapatannya mulai berkurang hingga lebih dari 30 persen.

Saat nanti lokasi jualannya mulai direvitalisasi, maka Agus juga terpaksa pulang kampung atau libur untuk sementara waktu.

"Ya jelas rugi, nanti libur 3 bulan juga, nggak dapat ganti rugi juga. Tapi ya bagaimana lagi. Semoga segera selesai dan ke depannya kebersihannya bisa terjaga dengan baik," ujar Agus.

Senada dengan Agus, Bu Andy (50), perempuan paruh baya yang sudah berjualan di kawasan Malioboro selama 40 tahun juga mengalami kerugian yang cukup signifikan.

baca juga

"Belum seminggu, kerugian saya ya ada sampai 80 persen. Sepi, hari ini saja belum laku sama sekali. Bagaimana lagi, ditutup soalnya," kata Andy.

Meskipun menderita kerugian yang cukup besar namun Andy tak dapat berbuat banyak. Andy hanya berharap semoga revitalisasi dapat berjalan dengan cepat agar dagangannya yang berupa asesoris dapat kembali laris terjual.

Sementara itu, selain para PKL, tukang becak yang berada di kawasan Malioboro juga berharap agar proses revitalisasi segera selesai dilakukan.

"Ya pinginnya cepat selesai revitalisasinya jadi ga ditutup lagi jalannya, kalau rugi ya tiap hari sudah berkurang pendapatannya cuma nggak hitung berapa persennya," kata Nasnangin (40).

Senada dengan Nasnangin, Sigit (40), kusir andong di kawasan Malioboro juga mengeluhkan adanya penurunan pendapatan selama proses revitalisasi.

"Ya kalau penurunan ada sampai 50 persen," ujar Sigit.

Kendati demikian baik Nasnangin maupun Sigit tak dapat berbuat banyak terkait revitalisasi kawasan Malioboro. Keduanya berharap proses revitalisasi dapat berjalan cepat dan pendapatannya kembali normal.

Setelah revitalisasi di lakukan kemacetan di kawasan Malioboro semakin meningkat sebab beberapa becak menggunakan sebagian jalur cepat yang biasanya digunakan oleh motor dan mobil.

Kepala UPT Malioboro Syarif Teguh mengatakan bahwa target revitalisasi kawasan Malioboro yang memakan anggaran Rp37 miliar akan selesai dalam 300 hari.

"Targetnya 300 hari revitalisasi kawasan Malioboro sampai alun - alun utara akan selesai,” kata Syarif saat dihubungi suara.com.

Syarif menambahkan selama revitalisasi Malioboro, pedagang kaki lima (PKL) yang lokasinya akan dibongkar terpaksa harus libur kurang lebih 2 bulan.

"Mereka akan diliburkan nggak sampai 3 bulan kok, sekitar 2 bulan saja. Nggak ada ganti rugi, uangnya siapa? Ini kan biar Malioboro lebih bagus lagi,” ujar Syarif.

Setelah semua infrastruktur selesai, maka akan dimulai penataan rekayasa lalu lintas, sebelum Malioboro menjadi kawasan pedestrian.

Ke depannya penataan PKL tidak sebatas pada zona Jalan Malioboro, tetapi PKL di sirip - sirip dan penyangga kawasan juga akan ditata.

(Wita Ayodhyaputri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kaum Muda yang Memilih Cadar di Era Terorisme

Kaum Muda yang Memilih Cadar di Era Terorisme

Liks | Senin, 12 Maret 2018 | 13:35 WIB

Mereka Dihina dan Ditolak di Kelas karena Cadar

Mereka Dihina dan Ditolak di Kelas karena Cadar

Liks | Senin, 12 Maret 2018 | 08:33 WIB

UIN Sunan Kalijaga Akhirnya Cabut Larangan Bercadar

UIN Sunan Kalijaga Akhirnya Cabut Larangan Bercadar

News | Sabtu, 10 Maret 2018 | 20:46 WIB

Terkini

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 19:17 WIB

Visual Sinematik hingga Plot Twist Mengejutkan, Ini Alasan Iklan ShopeeVIP+ Ditonton 6 Juta Kali

Visual Sinematik hingga Plot Twist Mengejutkan, Ini Alasan Iklan ShopeeVIP+ Ditonton 6 Juta Kali

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:16 WIB

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:14 WIB

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 18:53 WIB

×