Pilgub Jateng, Ganjar dan Sudirman Berebut Program Pesantren

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 16 Maret 2018 | 06:03 WIB
Pilgub Jateng, Ganjar dan Sudirman Berebut Program Pesantren
Gubernur Jateng nonaktif Ganjar Pranowo di Kota Tegal. (suara.com/Ambar)

Suara.com - Paslon cagub-cawagub Jateng Ganjar Pranowo - Taj Yasin Maemon dan Sudirman Said -  Ida Fauziyah, saling berebut jawaban terbaik dari para panelis dalam debat 'Kandidat Bicara', di Hotel Gumaya Semarang, Kamis (15/3/2018) malam.

Empat panelis yakni pengamat politik Universitas Diponegoro Semarang Teguh Yuwono, budayawan Prie GS, Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda, dan Direktur INDEF Enny Sri Hartati, melontarkan isu-isu hangat yang ada di Jateng.

Beberapa di antaranya yang dilontarkan terkait program unggulan kedua paslon itu yakni pemberdayaan pesantren dan kalangan santri.

Pesantren dengan massa santri di Jateng cukup menjanjikan, apalagi masing-masing cawagub dua Paslon sama-sama punyai akses kalangan pesantren dengan basis Nahdliyin.

Taj Yasin dari PPP yang mendampingi cagub Ganjar Pranowo dan cawagub Ida Fauziyah dari PKB mendampingi cagub Sudirman Said.

"Santri menginginkan bantuan pada pondok pesantren dan madrasah sudah kita siapkan anggarannya, kita hitung ada Rp330 miliar," kata Ganjar.

Hitungan dana itu, kata Ganjar bisa sebagai diekstensikan pada beberapa program seperti akses permodalan dan ekonomi kerakyatan yang ada di pondok pesantren.

"Ide bisnis bisa berupa membuat mini market, kulakan, kita bisa akses ke itu," tambahnya.

Ganjar menampik saat Sudirman menilai Jateng kalah dengan Jatim dalam perhatian terhadap pesantren. Bahkan, Ganjar mengaku dari data dalam satu periode kepemimpinannya mencatat prestasi tersendiri.

"Kalau kita lihat data dari Biro Bina Mental yang sekarang Biro Kesra itu sudah jalan, seperti pelatihan naker, koperasi UMKM, perindustrian dan perdagangan, bahkan kalau diekstensikan sampai pada pemenuhan perpustakaan pesantren, kita bisa berikan terobosan," terang Ganjar.

Sementara, paslon Sudirman - Ida, lebih tegas dengan mengungkapkan, jika selama ini pesantren dan madrasah terlalu ditelantarkan dalam hal anggaran APBD.

"Saya tidak ngrasani tapi ini mendengar suara dari para kyai dan kalangan pesantren. Ada pembiaran negara pada pesantren, APBD perlu ditingkatkan bagi pesantren. Kami miliki tema APBD yang pro wong cilik, santri, orang desa, dan nelayan," kata Sudirman.

Terkait anggaran yang sesuai bagi pesantren, Sudirman menjawab diplomatis jika semua tatanan harus ditata ulang.

"Yang pasti bantuan dan APBD itu harus berjangka panjang damoakny, adambangunan kapasitas dan investasi jadi awet," katanya. (Ambar)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sudirman Said Merasa Populer, di Pasar Banyak yang Ajak Foto

Sudirman Said Merasa Populer, di Pasar Banyak yang Ajak Foto

News | Rabu, 14 Maret 2018 | 17:03 WIB

Bertemu Buya Syafii Maarif, Ganjar Disinggung soal Isu Hoax

Bertemu Buya Syafii Maarif, Ganjar Disinggung soal Isu Hoax

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 18:19 WIB

Kayuh Onthel Lima Hari, Handoko Temui Cagub Sudirman Said

Kayuh Onthel Lima Hari, Handoko Temui Cagub Sudirman Said

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 03:03 WIB

Pilgub Jateng, Dua Partai Basis Nahdliyin Berebut Suara Perempuan

Pilgub Jateng, Dua Partai Basis Nahdliyin Berebut Suara Perempuan

News | Sabtu, 10 Maret 2018 | 19:44 WIB

Poros BUMD Jateng-Jakarta, Solusi Sudirman Jaga Harga Sembako

Poros BUMD Jateng-Jakarta, Solusi Sudirman Jaga Harga Sembako

News | Jum'at, 09 Maret 2018 | 15:29 WIB

Terkini

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB