Anies: Masih Banyak Bandar Narkoba di Jakarta

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 16 Maret 2018 | 10:47 WIB
Anies: Masih Banyak Bandar Narkoba di Jakarta
Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Pemerintah Provinsi Jakarta mengklaim akan siap mendukung Badan Narkotika Nasional dalam memberantas peredaran dan bandar narkoba di Jakarta. Sebab Jakarta masih menjadi salah satu sarang peredaran narkoba.

Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan saat ini masih banyak bandar narkotika yang berkeliaran di Ibu Kota.

Hal ini dikatakan Anies terkait penangkapan tiga orang bandar narkotika oleh BNN dan Direktorat Jenderal Bea Cukai di Jalan Lodan Raya, Pintu Air Ancol, Jakarta Utara, kemarin malam.

"Iya masih banyak sekali (bandar narkoba di Jakarta). Kami dukung (pemberantasan narkoba), apa yang kami bisa bantu, kita bantu ke BNN," ujar Anies seusai menghadiri acara di Gedung Intiland Tower, Jalan Jenderal Sudirman 32, Jakarta Pusat, Jumat (16/3/2018).

Untuk mencegah peredaran narkoba di Jakarta, Anies akan menguatkan pengawasan yang dilakukan warga di tingkat RT dan RW.

Selain itu, Anies berencana mengumpulkan warga untuk memberikan pengarahan.

"Nanti kami akan kumpulkan semuanya, dan kita buatkan pengawasan lebih baik di tingkat RT atau RW. Nanti kami umumkan setelah semuanya matang," kata Anies.

Dari hasil penangkapan Kamis (15/3/2018) malam, BNN mengamankan tiga orang pelaku dan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 50 kilogram yang disimpan di dalam koper.

Direktur Pemberantasan BNN Inspektur Jenderal Arman Depari mengatakan, tiga pelaku yang diamankan bernama Sadikin, Akbar Rifai, dan satu warga negara Taiwan Huang Jhong Wei.

baca juga

Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Arman mengungkapkan, Huang Jhong Wei terpaksa ditembak karena melawan petugas saat ditangkap. Warga Taiwan itu tewas di tempat.

"Tersangka Huang Jhong Wei melakukan perlawanan dan berusaha kabur, maka petugas melakukan tindakan tegas melumpuhkan dengan tembakan dan dia meninggal dunia," ujar Arman, Jumat pagi.

Arman menjelaskan, BNN mendapat Informasi akan ada transaksi besar narkotika di kawasan Ancol. Transaksi itu, menggunakan satu unit mobil bernomor polisi B 1423 TOX yang digunakan para pelaku.

"Kami tangkap tiga tersangka. kami juga temukan dua koper besar yang berisikan narkotika jenis sabu. Masing-masing koper memuat 25 bungkus sabu. Total 50 bungkus sabu disita, seberat kurang lebih 51 kilogram," ujar Arman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelapor Anies Baswedan Inisiatif Minta Diperiksa Polisi Hari Ini

Pelapor Anies Baswedan Inisiatif Minta Diperiksa Polisi Hari Ini

News | Jum'at, 16 Maret 2018 | 08:50 WIB

Polisi Mulai Timbang Alasan Anies Tutup Jalan Jatibaru untuk PKL

Polisi Mulai Timbang Alasan Anies Tutup Jalan Jatibaru untuk PKL

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 17:28 WIB

Pipa Gas Kembali Bocor di Lokasi LRT, Anies: Itu Bukan Milik Kami

Pipa Gas Kembali Bocor di Lokasi LRT, Anies: Itu Bukan Milik Kami

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 12:42 WIB

Persija Jakarta Menang, Anies Baswedan Bahagia Capai Klimaks

Persija Jakarta Menang, Anies Baswedan Bahagia Capai Klimaks

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 11:39 WIB

Anies Berharap Tentara Tetap Bantu Bersihkan Sungai di Jakarta

Anies Berharap Tentara Tetap Bantu Bersihkan Sungai di Jakarta

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 11:19 WIB

Terkini

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Health | Senin, 02 November 2026 | 20:10 WIB

4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak

4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 20:06 WIB

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:56 WIB

Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?

Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:55 WIB

×