Polisi Mulai Timbang Alasan Anies Tutup Jalan Jatibaru untuk PKL

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 15 Maret 2018 | 17:28 WIB
Polisi Mulai Timbang Alasan Anies Tutup Jalan Jatibaru untuk PKL
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Polisi masih mempelajari kajian yang telah disampaikan utusan Pemprov DKI Jakarta saat diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pelanggaran penutupan Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Dari teman-teman yang periksa, sebenarnya dari penutupan jalan itu apa sih kajian dari segala sisi. Kan penutupan jalan pasti membawa dampak ya kan mungkin mereka ada kajian dari penutupan tersebut. Kajiannya apa yang bisa jelaskan orang-orang yang bergerak di bidang Dishub yang punya kajian. Dari dishub kajianya bagaimana itu ditutup jalan," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Adi Deriyan Jayamerta di Polda Metro Jaya, Kamis (15/3/2018 ).

Ada tiga pejabat Pemprov DKI yang telah diperiksa dalam kasus dugaan pelanggaran atas kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal penataan pedagang kaki lima di Jatibaru.

Mereka yang telah diperiksa di antaranya yakni Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Sigit Wijatmoko, Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas DKI Ferdinand Ginting dan Kepala Sub Bagian Peraturan Perundang-undangan Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta Okie Wibowo.

Polisi masih mengkaji Instruksi Gubernur Nomor 17 Tahun 2018 yang menjadi dasar Anies menutup jalan tersebut untuk kegiatan PKL.

"Kalau sudah ada kajian nanti kita lihat apakah itu dibangun dibuat dengan dasar-dasar keilmuan yang jelas, tidak dibuat berdasarkan sisi pertimbangan yang bersangkutan aja gitu," kata dia.

Anies dilaporkan Sekretaris Jenderal Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian ke Polda Metro Jaya lantaran diduga melakukan pelanggaran terkait penataan PKL di Jalan Jatibaru.

Jack Boyd melaporkan Anies dengan Pasal 12 Undang-Undang RI Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

Polisi juga telah memeriksa Jack Boyd Lapian sebagai pelapor dalam kasus tersebut. Selain itu, dua saksi yang diajukan Jack Boy yakni Muannas Aladid dan Aulia Fahmi sjuga sudah diperiksa polisi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pipa Gas Kembali Bocor di Lokasi LRT, Anies: Itu Bukan Milik Kami

Pipa Gas Kembali Bocor di Lokasi LRT, Anies: Itu Bukan Milik Kami

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 12:42 WIB

Persija Jakarta Menang, Anies Baswedan Bahagia Capai Klimaks

Persija Jakarta Menang, Anies Baswedan Bahagia Capai Klimaks

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 11:39 WIB

Anies Berharap Tentara Tetap Bantu Bersihkan Sungai di Jakarta

Anies Berharap Tentara Tetap Bantu Bersihkan Sungai di Jakarta

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 11:19 WIB

Genderang Perang Sandiaga Uno terhadap Kaum Jomblo

Genderang Perang Sandiaga Uno terhadap Kaum Jomblo

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 11:16 WIB

Anies Hadir di Serah Terima Jabatan Pangarmabar dan Pangkolimil

Anies Hadir di Serah Terima Jabatan Pangarmabar dan Pangkolimil

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 10:31 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×