Inggris, AS, dan Uni Eropa Ramai-Ramai Provokasi Rusia

Reza Gunadha

Selasa, 27 Maret 2018 | 11:28 WIB
Inggris, AS, dan Uni Eropa Ramai-Ramai Provokasi Rusia
Presiden Vladimir Putin sedang berlibur di Siberia, Rusia. (AFP/Alexey Nikosky)

“Langkah-langkah tambahan, termasuk pengusiran lebih lanjut dalam kerangka kerja bersama Uni Eropa ini tidak terkecuali dalam beberapa hari dan pekan mendatang,” demikian pernyataan Tusk.

Dukungan kuat dari negara-negara Uni Eropa, Ukraina, AS dan Kanada menyusul pertemuan Dewan Eropa yang diadakan di Brussels pekan ini.

AS telah mengusir 60 diplomat yang disebut Washington bekerja sebagai pegawai intelijen, dan telah memerintahkan penutupan konsulat Moskow di Seattle.

Selain itu, Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland mengatakan empat staf diplomatik kedutaan besar Rusia Ottawa atau konsulat jenderal di Montreal akan diperintahkan untuk keluar dari negara itu.

"Kami sepakat tentang pentingnya mengirim pesan Eropa yang kuat sebagai tanggapan atas tindakan Rusia," kata Perdana Menteri Inggris Theresa May kepada anggota parlemen di House of Commons pada Senin.

"Tanggapan internasional yang luar biasa dari sekutu kami tertulis dalam sejarah sebagai pengusiran kolektif terbesar terhadap pegawai intelijen Rusia dan akan membantu membela keamanan kami bersama," kata Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson di Twitter.

"Rusia tidak dapat melanggar aturan internasional dengan impunitas," tambah dia.

'Gerakan provokatif tidak bersahabat'

Moskow menganggap langkah ini sebagai "gerakan provokatif yang tidak bersahabat dengan solidaritas yang buruk," demikian pernyataan yang dipublikasikan di situs resmi Kementerian Luar Negeri.

baca juga

"Tidak ada data obyektif dan komprehensif yang membenarkan keterlibatan Rusia dalam kasus Sergey dan Yulia Skripal," tambah pernyataan tersebut.

"Langkah tidak bersahabat dari kelompok negara ini tidak akan berlalu tanpa jejak, kami akan bereaksi terhadapnya," kata pernyataan itu.

Sementara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, Moskow menyesalkan keputusan negara-negara Barat untuk mengusir diplomat Rusia.

Sergei Skripal, 66, dan putrinya Yulia, 33, dirawat di rumah sakit setelah ditemukan kehilangan kesadaran kota Salisbury, Inggris.

"Skripal dan putrinya diracuni dengan gas saraf kelas militer dari jenis yang dikembangkan oleh Rusia,” khususnya dari kelompok Novichok, kata May setelah serangan tersebut.

Insiden di Salisbury mirip dengan kasus kematian mantan agen KGB Alexander Litvinenko pada 2006 setelah minum teh yang mengandung radioaktif.

Skripal diberi perlindungan di Inggris setelah pertukaran mata-mata pada 2010 antara AS dan Rusia. Sebelum pertukaran terjadi, ia dikurung di dalam penjara selama 13 tahun karena membocorkan informasi kepada intelijen Inggris.

Rusia melewatkan tenggat waktu yang diberikan  London untuk menjelaskan penggunaan jenis gas saraf kelas militer tertentu dalam serangan itu.

"Tetapi tanggapan mereka menunjukkan penghinaan total terhadap keseriusan peristiwa ini," kata May.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buntut Serangan Salisbury, Petinggi Islandia Boikot Piala Dunia

Buntut Serangan Salisbury, Petinggi Islandia Boikot Piala Dunia

Bola | Selasa, 27 Maret 2018 | 07:17 WIB

Diumumkan Bulan Mei, Ini Kandidat Pelatih Baru Timnas Italia

Diumumkan Bulan Mei, Ini Kandidat Pelatih Baru Timnas Italia

Bola | Minggu, 25 Maret 2018 | 08:03 WIB

Berikut Hasil Pertandingan Persahabatan Internasional

Berikut Hasil Pertandingan Persahabatan Internasional

Bola | Sabtu, 24 Maret 2018 | 08:40 WIB

Inggris Tundukkan Belanda Lewat Gol Lingard

Inggris Tundukkan Belanda Lewat Gol Lingard

Bola | Sabtu, 24 Maret 2018 | 07:17 WIB

Tanpa Neymar, Brasil Hantam Rusia 3-0

Tanpa Neymar, Brasil Hantam Rusia 3-0

Bola | Sabtu, 24 Maret 2018 | 05:47 WIB

Terkini

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:37 WIB

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:36 WIB

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:24 WIB

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:18 WIB

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:17 WIB

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:16 WIB

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:58 WIB

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:56 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB