Klaim Tak Bahas Politik, Ulama Jabar Curhat Ini ke Jokowi

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 03 April 2018 | 22:23 WIB
Klaim Tak Bahas Politik, Ulama Jabar Curhat Ini ke Jokowi
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Juru Bicara Presiden Johan Budi (keempat kiri) dan ulama Jawa Barat berada di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/4).

Suara.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, Rachmat Syafei mencatat di daerah Bandung marak terjadi kekerasan terhadap anak. Kekerasan terhadap anak terjadi karena UU yang ada tidak berjalan dengan baik.

"Di Bandung ini ada masalah kekerasan anak. itu UU sudah ada, tapi kenapa tidak jalan? Mengenai rumah aman, itu titipan, antara lain. Jadi banyak UU itu tidak jalan ke tingkat kabupaten/kota," ujar Syafei di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (3/4/2018).

Hal itu dikatakan Syafei setelah diterima Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta Pusat. Dalan pertemuan ini, perwakilan ulama menyampikan sejumlah kritik dan masukan kepada presiden.

Mendengar masukan tersebut, Syafei mengatakan Kepala Negara menyampaikan ucapan terima kasih dan berjanji akan menindaklanjuti hal tersebut.

"Jadi kami bukan menjelek-jelekan, kondisi dan keadaannya seperti itu," kata dia.

Klaim Tak Ada Pembahasan Politik

Saat melangsungkan pertemuan tertutup, Syafei mengklaim tidak membahas dan menyinggung soal politik menjelang Pilpres 2019.

Diketahui, Jokowi akan maju sebagai calon presiden di Pilpres 2019 setelah banyak partai yang mendukung. Di antaranya dari PDI Perjuangan dan Partai Nasdem.

"Itu kan politik, tidak mengatakan (membahas). Hanya doa saja, supaya (Pak Jokowi) sehat lahir batin, bisa melaksanakan tugas negara. Itu yang diungkapkan," kata dia.

Soal cawapres untuk pendamping Jokowi, kata Syafei, sama sekali tidak disinggung dalam pertemuan ini. Pertemuan ini, kata dia, fokus untuk memberikan masukan pada presiden, salah satunya soal pelayanan kesehatan yang ada di Jawa Barat.

"Itu urusan politik. MUI atau ulama dalam melihat kondisi ini adalah hanya memberikan silaturahmi, masukan, seperti masalah kesehatan, jadi sanitasi itu, air minum sehat belum berjalan sehingga masyarakat perlu diperhatikan di dinas-dinas kesehatan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi, Prabowo dan Setnov 'Bertarung' di Survei Ini

Jokowi, Prabowo dan Setnov 'Bertarung' di Survei Ini

News | Selasa, 03 April 2018 | 18:25 WIB

Golkar Akan Sediakan Cawapres Jika Jokowi Meminta

Golkar Akan Sediakan Cawapres Jika Jokowi Meminta

News | Selasa, 03 April 2018 | 16:47 WIB

Undang 100 Ulama ke Istana, Jokowi: Insyaallah Negara Ini Aman

Undang 100 Ulama ke Istana, Jokowi: Insyaallah Negara Ini Aman

News | Selasa, 03 April 2018 | 15:21 WIB

Jelang Pilpres, Jokowi Kasih Arahan ke Pejabat TNI-Polri

Jelang Pilpres, Jokowi Kasih Arahan ke Pejabat TNI-Polri

News | Selasa, 03 April 2018 | 12:45 WIB

Golkar Harap Koalisi Pendukung Jokowi Segera Tetapkan Cawapres

Golkar Harap Koalisi Pendukung Jokowi Segera Tetapkan Cawapres

News | Selasa, 03 April 2018 | 11:14 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB