Tak Perlu Uang, Naik Bus di Surabaya Cukup Bayar Pakai Sampah

Reza Gunadha

Minggu, 08 April 2018 | 08:54 WIB
Tak Perlu Uang, Naik Bus di Surabaya Cukup Bayar Pakai Sampah
Kartu setor sampah dan Suroboyo Bus yang beroperasi di Surabaya. [Suara.com/Achmad Ali]

Suara.com - Naik kendaraan umum biasanya harus bayar memakai uang, tapi di Surabaya, ketentuan itu tak mutlak berlaku.

Itu setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyediakan bus angkutan umum, yang alat pembayarannya menggunakan sampah.

"Dengan bus ini, penumpang tak perlu membawa uang. Kalau ingin naik, cukup membawa lima botol plastik ukuran tanggung, tiga botol plastik besar, 10 gelas air mineral, kantong plastik, dan kemasan plastik," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di sela-sela soft launching operasi Suroboyo Bus, Sabtu (7/4/2018).

Kalau persyaratan tersebut dipenuhi, maka calon penumpang akan mendapatkan kartu setor sampah yang dibelakangnya ditempeli stiker sebagai bukti sudah menyetor sampah.

Bagaimana jika ada calon penumpang yang tidak ingin membawa sampah plastik?

"Calon penumpang dapat menukarkan jenis-jenis sampah di bank sampah, drop box halte, dan drop box Terminal Purabaya yang telah bekerjasama dengan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau," jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan tersebut mengungkapkan, angkutan massal yang bisa menampung 67 penumpang tersebut diharapkan mampu mengurangi volume kendaraan di Surabaya.

Volume kendaraan di jalan-jalan raya Surabaya terus meningkat dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, transportasi massal merupakan alternatif yang dinilai tepat mengurangi kepadatan kendaraan.

"Perbandingan kendaraan pribadi dengan transportasi massal saat ini 75 persen dan 25 persen. Kalau tidak alternatif maka jalan akan macet total," ujarnya.

baca juga

 Kartu setor sampah dan Suroboyo Bus yang beroperasi di Surabaya. [Suara.com/Achmad Ali]

Selain mengatasi kemacetan, Risma juga menuturkan ”Suroboyo Bus” bermanfaat untuk mengurangi jumlah sampah plastik.

Nantinya, sampah-sampah plastik yang telah terkumpul akan diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Dalam acara soft launching operasi Suroboyo Bus di depan gedung Siola, diperkenalkan delapan armada Suroboyo Bus yang akan beroperasi dari rute terminal Purabaya hingga Jalan Rajawali dan sebaliknya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama dengan sejumlah pejabat terkait ikut naik Suroboyo Bus yang dibeli dari anggaran APBD Surabaya tersebut. [Achmad Ali]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bakar Diri, Eni Dekap Robi Agar Mati Bersama di Kamar Indekos

Bakar Diri, Eni Dekap Robi Agar Mati Bersama di Kamar Indekos

News | Jum'at, 06 April 2018 | 19:00 WIB

Berselingkuh, Sejoli Bakar Diri di Kost Tapi Gagal Tewas

Berselingkuh, Sejoli Bakar Diri di Kost Tapi Gagal Tewas

News | Jum'at, 06 April 2018 | 12:49 WIB

Awas Ada Bandit Spesialis Rampok Rumah saat "Weekend"

Awas Ada Bandit Spesialis Rampok Rumah saat "Weekend"

News | Jum'at, 06 April 2018 | 07:17 WIB

Asyik Main Ponsel, Pedagang Tahu Bulat Tewas Dimartil Istri

Asyik Main Ponsel, Pedagang Tahu Bulat Tewas Dimartil Istri

News | Minggu, 01 April 2018 | 12:44 WIB

Palu Istri Akhiri Petualangan Cinta Penjual Tahu Bulat

Palu Istri Akhiri Petualangan Cinta Penjual Tahu Bulat

News | Minggu, 01 April 2018 | 06:38 WIB

Terkini

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

×