Nyawa Melayang karena Miras Oplosan, Wakapolri: Ini Fenemona Gila

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 11 April 2018 | 13:04 WIB
Nyawa Melayang karena Miras Oplosan, Wakapolri: Ini Fenemona Gila
Rilis miras oplosan di Polres Metro Jakarta Selatan. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Wakapolri Komjen Syafruddin menegaskan tidak akan mentolerir peredaran minuman keras oplosan yang telah menelan banyak korban jiwa. Syafruddin pun mengaku telah memerintahkan seluruh Polda di Indonesia untuk mengungkap pelaku di balik peredaran miras oplosan itu sampai tuntas.

"Arahan saya tadi kepada seluruh Kapolda seluruh Indonesia saya perintahkan untuk membuat kasus ini berhenti. Artinya mengungkap sampai ke akar-akarnya, sampai ke otaknya, dalanganya, pelakunya distributor yang mempengaruhi dan pikiran skenario harus diungkap," kata Syafruddin di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (11/4/2018)

Penindakan tegas itu diminta Syafruddin karena peredaran miras oplosan ini terbilang massif dan serentak. Dari data yang diterimanya, ada 31 orang meninggal dunia terkait peredaran miras di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Sedangkan di Jawa Barat sudah ada 51 orang meninggal akibat miras oplosan.

"Karena korbannya banyak sekali yang meninggal di jakarta 31 di jabar itu 51 orang dan sya yakin di tempat lain banyak. Karena apa, ini sebuah fenomena. Fenomena yang gila yang terjadi di tengah masyarakat di saat-saat Indonesia sedang prihatin menghadapi beragam masalah," kata dia.

Rilis miras oplosan di Polres Metro Jakarta Selatan. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Dia pun mengaku sangat khawatir bila Polri tak bisa menyelesaikan sampai tuntas kasus peredaran miras ini. Sebab, dia menilai adanya peredaran miras ini sudah membuat warga Indonesia menjadi sangat resah.

"Kenapa demikian karena sangat merugikan masyrakat dan menjadi perhatian publik dalam satu minggu terakhir ini. Walaupun publik yang tidak merasakan tapi perhatian publik seluruh Indonesia sangat terganggu. Saya apresiasi kepada jajaran Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat dan Polda Kalimantan Selatan yang sudah mengungkap kasus ini," kata Syafruddin.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Bulan Jelang Asian Games, CdM Indonesia Keliling Pantau Cabor

5 Bulan Jelang Asian Games, CdM Indonesia Keliling Pantau Cabor

Sport | Rabu, 11 April 2018 | 12:21 WIB

Keterangan Saksi dan CCTV Kasus Pembacokan Anak Polisi Minim

Keterangan Saksi dan CCTV Kasus Pembacokan Anak Polisi Minim

News | Selasa, 10 April 2018 | 18:02 WIB

Nyawa Melayang karena Miras, Pemkab Bandung Tetapkan Status KLB

Nyawa Melayang karena Miras, Pemkab Bandung Tetapkan Status KLB

News | Selasa, 10 April 2018 | 11:44 WIB

Korban Tewas Akibat Miras di Kabupaten Bandung Terus Bertambah

Korban Tewas Akibat Miras di Kabupaten Bandung Terus Bertambah

News | Selasa, 10 April 2018 | 11:16 WIB

Enam Orang Tewas Akibat Miras Oplosan di Sukabumi

Enam Orang Tewas Akibat Miras Oplosan di Sukabumi

News | Selasa, 10 April 2018 | 06:30 WIB

Terkini

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:40 WIB

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:30 WIB

Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran

Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:21 WIB

Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun

Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:18 WIB

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:08 WIB

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:00 WIB

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:47 WIB

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:15 WIB

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:56 WIB

×