Buronan Miras Oplosan Maut Bandung Ditangkap di Sumsel

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 18 April 2018 | 15:28 WIB
Buronan Miras Oplosan Maut Bandung Ditangkap di Sumsel
Pabrik miras oplosan di Jalan Raya Bandung-Garut, Kampung Bojong Asih, RT/RW 03/08, Desa Cicalengka Wetan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. (suara.com/Aminuddin)

Suara.com - Pelarian Samsuddin Siregar, pemilik pabrik miras oplosan di Cicalengkap, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, berakhir di Sumatera Selatan.

Samsuddin, berhasil ditangkap di perbatasan Provinsi Sumatera Selatan saat hendak melarikan diri. Pelaku yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Jawa Barat itu, diduga hendak menuju Jambi.

Anggota Polda Sumsel bersama Polda Jabar yang mengetahui keberadaan pelaku, langsung melakukan penangkapan terhadap Samsuddin. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Widodo saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Menurut Slamet, saat ini Samsuddin telah dibawa ke Polda Jabar untuk dilakukan pemeriksaan, terkait miras oplosan maut yang telah merenggut puluhan nyawa itu.

"Betul DPO miras tertangkap di perbatasan Sumsel, sekarang langsung dibawa oleh anggota Polda Jabar," kata Slamet saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (18/4/2018).

Ia menjelaskan, Polda Sumsel saat ini hanya sebatas membantu (backup) Polda Jabar dalam kasus tersebut. Seluruh penanganan tersangka, sepenuhnya diambil oleh Polda Jabar.

"Semua memang fokus di Polda Jabar terkait kasus (miras) ini. Kita, hanya memback up. Penyelidikan pun hak Polda Jabar, " ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wakapolri Komjen Pol Syafrudin sebelumnya memberikan peringatan keras untuk segera menangkap pemilik miras oplosan tersebut dan menangani kasus yang menewaskan 34 orang itu dilakukan secara tuntas.

Polri di seluruh daerah sendiri, saat ini terus gencar melakukan operasi pemberantasan miras yang meresahkan masyarakat.

baca juga

Di Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan sendiri, pada malam kemarin sebelumnya berhasil membongkat home industri miras yang berkedok rumah makan. Dari sana, ribuan botol serta bahan baku pembuat miras oplosan diamankan petugas, begitu juga dengan tujuh para pekerja ikut diamankan. [Andhiko Tungga Alam]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puluhan Ribu Vodca dan Wisky Oplosan Diproduksi di Desa Ini

Puluhan Ribu Vodca dan Wisky Oplosan Diproduksi di Desa Ini

News | Rabu, 18 April 2018 | 06:15 WIB

Razia Miras Oplosan, Kapolda: Jangan Ada Lagi Korban Jiwa

Razia Miras Oplosan, Kapolda: Jangan Ada Lagi Korban Jiwa

News | Selasa, 17 April 2018 | 18:21 WIB

Pedagang Mie Rebus Ditangkap Jual Miras Oplosan di Botol Mineral

Pedagang Mie Rebus Ditangkap Jual Miras Oplosan di Botol Mineral

News | Senin, 16 April 2018 | 08:12 WIB

Obi Mesakh Tewas Setelah Tenggak Miras Oplosan di Kantor

Obi Mesakh Tewas Setelah Tenggak Miras Oplosan di Kantor

News | Senin, 16 April 2018 | 07:58 WIB

Sebanyak 307 Botol Miras Ilegal di Padang Disita Polisi

Sebanyak 307 Botol Miras Ilegal di Padang Disita Polisi

News | Senin, 16 April 2018 | 07:54 WIB

Terkini

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

×