Fredrich Siapkan Skenario Pura-pura Gila, Ini Pengakuan Setnov

Reza Gunadha | Nikolaus Tolen | Suara.com

Jum'at, 27 April 2018 | 18:47 WIB
Fredrich Siapkan Skenario Pura-pura Gila, Ini Pengakuan Setnov
Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto menjadi saksi dalam sidang kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (27/4).

Suara.com - JPU KPK memutar rekaman percakapan telpon antara Fredrich Yunadi dengan seorang bernama Viktor, dalam sidang lanjutan kasus dugaan merintangi penyidikan kasus e-KTP dengan terdakwa dokter Bimanesh Sutarjo, Jumat (27/4/2018).

Dalam percakapannya, terungkap Fredrich dan Viktor membicarakan skenario untuk membuat terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto pura-pura gila dengan mengirim “hantu gunung”.

Setelah mendengar rekaman tersebut, jaksa kemudian mengonfirmasikan hal itu kepada Novanto.

Jaksa KPK bertanya, apakah Novanto mengenal suara Fredrich di dalam percakapan dengan seorang bernama Viktor.

"Kami lanjutkan pertanyaan, saksi tadi mengatakan sering komunikasi dengan Fredrich, mengenal suara ini?,"  tanya jaksa kepada Setnov.

Setnov menjawab tak mengenal suara yang ada dalam rekaman percakapan itu. Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu justru berkelakar, kalau Fredrich yang berbicara kumisnya akan terdengar.

"Kalau itu saya malah tidak begitu tahu. Kalau telepon kan kumisnya kedengaran," kata Novanto sambil tertawa, yang diikuti pengunjung sidang.

Setelah mendengar jawaban Setnov, jaksa kembali bertanya.

"Saksi cuma ingat kumisnya saja?" tanya jaksa KPK melanjutkan.

"Iya, sama kalau dia ngamuk-ngamuk kedengaran," kata Novanto seraya tawa.

Namun, Setnov mengakui mengenal nama Firman dan Maqdir yang turut disebut dalam percakapan Fredrich dengan Viktor.

Menurutnya, Firman dan Maqdir merupakan tim kuasa hukumnya yang bergabung belakangan dan menggantikan Fredrich.

Mendengar percakapan tersebut, Novanto sendiri tak tahu tentang rencana membuatnya gila. Terdakwa korupsi proyek e-KTP itu juga tak mengetahui siapa dokter yang nantinya memeriksa dirinya sehingga bakal disebut gila.

"Tidak, tidak, saya tak pernah bicarakan itu," tutup Setnov.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setya Novanto dan Istrinya Merasa Diperlakukan Tidak Adil

Setya Novanto dan Istrinya Merasa Diperlakukan Tidak Adil

News | Jum'at, 27 April 2018 | 18:25 WIB

Terungkap! Setnov Sempat Mau Dikirim Hantu Gunung agar Gila

Terungkap! Setnov Sempat Mau Dikirim Hantu Gunung agar Gila

News | Jum'at, 27 April 2018 | 18:17 WIB

Dicari KPK, Setnov Ternyata Sembunyi di Sentul

Dicari KPK, Setnov Ternyata Sembunyi di Sentul

News | Jum'at, 27 April 2018 | 17:46 WIB

Setya Novanto: Saya Gaptek, Ajudan Saya yang Pegang HP

Setya Novanto: Saya Gaptek, Ajudan Saya yang Pegang HP

News | Jum'at, 27 April 2018 | 17:40 WIB

Setnov Kisahkan Detik-detik Tabrak Tiang Listrik, Sebelum ke KPK

Setnov Kisahkan Detik-detik Tabrak Tiang Listrik, Sebelum ke KPK

News | Jum'at, 27 April 2018 | 15:33 WIB

Terkini

AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington

AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:32 WIB

Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD

Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:31 WIB

Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal

Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:23 WIB

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:12 WIB

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:11 WIB

Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata

Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:01 WIB

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:57 WIB