Elektabilitas Jokowi di Bawah Prabowo, PDIP: INES Tidak Kredibel

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Senin, 07 Mei 2018 | 21:59 WIB
Elektabilitas Jokowi di Bawah Prabowo, PDIP: INES Tidak Kredibel
Anggota Komisi XI DPR RI Eva Kusuma Sundari dan M. Sarmuji. [Dok Panitia]

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari tak percaya dengan hasil survei Indonesia Network Election Survei (INES) yang menunjukkan elektabilitas Presiden Joko Widodo jauh di bawah elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Menurut Eva, INES bukan lembaga survei yang kredibel. Melainkan telah menjadi lembaga survei pesanan Partai Gerindra.

"Ini masalah internal INES tuh, kita berpegang pada lembaga-lembaga yang kredibel saja dan reputasinya akuntabel. So far, mereka relatif sama temuannya, jadi saya no comment soal INES," kata Eva saat dihubungi, Senin (7/5/2018).

Eva mengatakan, data yang kemarin dirilis INES adalah data anomali dan banyak erornya.

Bahkan, kata dia, berdasarkan keterangan mantan Direktur INES, lembaga survei tersebut merupakan alat propaganda Partai Gerindra.

"Ada pengakuan dari bekas Direktur bahwa INES kan alat propaganda dari Gerindra. Jadi tentu pembahasan hasil survey tidak bisa pakai logika akademik, karena tujuannya politis, kepentingan subyektif dari Gerindra. Alias nggak ilmiah," tutur Eva.

Apalagi, lanjut Eva, INES bukanlah lembaga survei yang tergabung pada asosiasi lembaga survei, seperti PERSEPI yang legal di mata Komisi Pemilihan Umum.

"Padahal menurut peraturan KPU, lembaga survei boleh merilis survei jika terikat ke perhimpunan lembaga survei sehingga bisa dikontrol oleh Dewan Etik PERSEPI. Lagipula masak menurut survei mereka nggak ada undecided voters. Semua responden sudah punya pilihan ke Capres," tutur Eva.

Seperti diketahui, berdasarkan survei INES, elektabilitas Jokowi hanya 27,7 persen. Sedangkan elektabilitas Prabowo Subianto mencapai 50,2 persen, disusul oleh Gatot Nurmantyo 7,4 persen, dan tokoh lain 14,7 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bertemu Jokowi, DPD Konsultasi UU MD3 dan Tambahan Kursi Pimpinan

Bertemu Jokowi, DPD Konsultasi UU MD3 dan Tambahan Kursi Pimpinan

News | Senin, 07 Mei 2018 | 19:26 WIB

Cak Imin Yakin Jokowi Kalah Jika Tak Menunjuknya Jadi Cawapres

Cak Imin Yakin Jokowi Kalah Jika Tak Menunjuknya Jadi Cawapres

News | Senin, 07 Mei 2018 | 18:38 WIB

Soto Hingga Rengginang Ludes di Santap Siang Jokowi dan PM Cina

Soto Hingga Rengginang Ludes di Santap Siang Jokowi dan PM Cina

News | Senin, 07 Mei 2018 | 17:56 WIB

Cina Minta Indonesia Tingkatkan Impor Jeruk Mandarin

Cina Minta Indonesia Tingkatkan Impor Jeruk Mandarin

Bisnis | Senin, 07 Mei 2018 | 16:46 WIB

Prabowo Layak Gandeng Kader PKS karena Sama-sama Oposisi

Prabowo Layak Gandeng Kader PKS karena Sama-sama Oposisi

News | Senin, 07 Mei 2018 | 16:08 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×