Analis Terorisme: Ada 60 Channel Telegram Milik ISIS Indonesia

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 16 Mei 2018 | 16:18 WIB
Analis Terorisme: Ada 60 Channel Telegram Milik ISIS Indonesia
Ilustrasi aplikasi Telegram. (Shutterstock)

Suara.com - Pengamat terorisme dari Universitas Indonesia Solahudin mengungkapkan bahwa sosial media memiliki peran penting dalam penyebaran paham radikalisme di Indonesia. Ia menemukan data terdapat 60 telegram yang dibuat oleh kelompok ISIS Indonesia.

Solahudin menjelaskan data tersebut diperoleh pada 2017 lalu. Selain 60 channel di Telegram, adapun puluhan forum diskusi tertutup di dalamnya.

"2017 lebih dari 60 Telegram berbahasa indonesia. Lebih dari 30 private chat forum diskusi. Semua dibentuk oleh kelompok ISIS Indonesia," jelas Solahudin dalam diskusi 'Cegah dan Perangi Aksi Teroris' di Gedung Kementerian Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (16/5/2018).

Solahudin memaparkan terdapat ratusan pesan mengandung kekerasan yang dikirim dalam channel Telegram tersebut.

"Berapa pesan yang didistribusikan per hari? 1 channel 80-150 pesan kekerasan yang didistribusikan. Kalau lebih dari 60, kita hitung sederhana saja, dalam waktu 24 jam, itu disebarkan berapa ribu pesan kekerasan," paparnya.

Cepatnya pesan yang disampaikan dalam sosial media tersebut mendukung cepatnya penyebaran paham radikalisme.

"Intensifnya orang terpaparnya dengan paham kekerasan, yang membuat proses radikalisasi berlangsung lebih kencang," ucap Solahudin.

Ia pun mencontohkan hal tersebut pada sosok Anggi, perempuan yang menjadi salah satu pelaku rencana peledakan bom panci di Bandung pada Agustus 2017.

Solahudin mengatakan bahwa Anggi adalah seorang TKW di Hongkong. Anggi bukanlah perempuan yang agamis, akan tetapi tiba-tiba Anggi mengunggah video dirinya dalam baiat (upacara pengangkatan pemimpin) Abu Bakar Al Bagdadi di Hong Kong.

"Anggi bukan orang agamis, sama sekali tidak pakai jilbab. Tapi teman-temannya mulai melihat perubahan diri Anggi pada Desember 2016," katanya.

Solahudin menemukan data bahwa sebelum Anggi mengunggah video tersebut, ternyata Anggi sudah bergabung dengan puluhan channel-channel Telegram berisikan doktrin-doktrin radikalisme.

"Dia banyak bergabung dengan channel-channel telegram. Lebih dari 50 channel telegram, 30 private chat dia bergabung. Bahkan dia jadi admin channel telegram sendiri," ucapnya.

Oleh sebab itu, Solahudin mengatakan seseorang bisa berubah menjadi radikal secara cepat hanya karena asupan-asupan doktrin dari sosial media.

"Selama 24 jam dia terpapar pesan-pesan radikal yang akibatnya proses radikalisasi pada Anggi berlangsung sangat kencang. Desember radikalisasi, Agustus dia merencanakan aksi teror. Kurang dari setahun," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Facebook Tutup 583 Juta Akun Palsu, Termasuk Pendukung Teroris

Facebook Tutup 583 Juta Akun Palsu, Termasuk Pendukung Teroris

Tekno | Rabu, 16 Mei 2018 | 15:53 WIB

Waspada, Teroris Incar Kelompok-kelompok Pengajian

Waspada, Teroris Incar Kelompok-kelompok Pengajian

News | Rabu, 16 Mei 2018 | 15:43 WIB

Surat Isi Ancaman Azab Ditemukan pada Tubuh Teroris di Polda Riau

Surat Isi Ancaman Azab Ditemukan pada Tubuh Teroris di Polda Riau

News | Rabu, 16 Mei 2018 | 15:29 WIB

Banyak Teror Bom, Mendagri Minta Perbanyak Siskamling

Banyak Teror Bom, Mendagri Minta Perbanyak Siskamling

News | Rabu, 16 Mei 2018 | 15:03 WIB

Ditembak Mati, Ini Keanehan Teroris Gang Sikatan 2 Tahun Terakhir

Ditembak Mati, Ini Keanehan Teroris Gang Sikatan 2 Tahun Terakhir

News | Rabu, 16 Mei 2018 | 15:10 WIB

Terkini

Pergeseran Orientasi Karier: Tidak Semua Orang Ingin Naik Jabatan

Pergeseran Orientasi Karier: Tidak Semua Orang Ingin Naik Jabatan

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:25 WIB

7 Sabun Cuci Muka Salicylic Acid untuk Jerawat dan Komedo, Mulai Rp20 Ribuan

7 Sabun Cuci Muka Salicylic Acid untuk Jerawat dan Komedo, Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BPS Ungkap Fakta Pahit: Petani RI Kini Kehilangan Daya Tawar

BPS Ungkap Fakta Pahit: Petani RI Kini Kehilangan Daya Tawar

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23 WIB

Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN

Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Ribuan Siswa Manfaatkan PIJAR, Telkom Perluas Pemanfaatan Pendidikan Digital

Ribuan Siswa Manfaatkan PIJAR, Telkom Perluas Pemanfaatan Pendidikan Digital

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Harus Diarahkan ke Mobil Murah dengan TKDN Tinggi

Insentif Kendaraan Listrik Harus Diarahkan ke Mobil Murah dengan TKDN Tinggi

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Hanya Penyadapan yang 100 Persen, Dewas KPK Ungkap Banyak Laporan Penindakan yang 'Molor'

Hanya Penyadapan yang 100 Persen, Dewas KPK Ungkap Banyak Laporan Penindakan yang 'Molor'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Pariwisata Kuatkan Ekonomi, Pendidikan Menjaga Jiwa Budaya Suku Osing

Pariwisata Kuatkan Ekonomi, Pendidikan Menjaga Jiwa Budaya Suku Osing

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Iming-iming 'Dimudahkan Rezekinya', Modus Guru Ngaji Pelaku Pencabulan di Sukabumi

Iming-iming 'Dimudahkan Rezekinya', Modus Guru Ngaji Pelaku Pencabulan di Sukabumi

Jabar | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:14 WIB

4 Pilihan Sepatu Lari Lokal Lycan, Ada yang Dipakai Ganjar Pranowo

4 Pilihan Sepatu Lari Lokal Lycan, Ada yang Dipakai Ganjar Pranowo

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:11 WIB

×