Siswa yang Ancam Tembak Jokowi Kini Trauma

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 24 Mei 2018 | 18:43 WIB
Siswa yang Ancam Tembak Jokowi Kini Trauma
Presiden Joko Widodo (Jokowi) belanja jaket hoodie seharga Rp380 ribu dan sepatu olahraga berwarna merah. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya melibatkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia, untuk menangani kasus video berisi ancaman terhadap Presiden Joko Widodo yang viral di media sosial.

Alasan polisi menggandeng KPAI karena RJ alias S yang menjadi pelaku dalam video itu masih di bawah umur dan berstatus pelajar.

"Tentu kami melibatkan KPAI ," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (24/5/2018).

Sementara Ketua KPAI Susanto mengakui, sudah bertemu RJ yang hari ini menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Secara fisik, kata Susanto, kondisi RJ baik-baik saja selama menjalani pemeriksaan sejak Rabu (23/5) kemarin.

"Fisik (RJ) baik-baik saja," ucap Susanto.

Namun, Susanto menyampaikan RJ masih perlu pendampingan karena secara psikologis, kondisi bocah yang masih berusia 16 tahun itu trauma.

"Nanti kami melakukan penilaian terhadap yang bersangkutan (RJ). Jika memang membutuhkan pendampingan psikologis, tentu akan diberikan. Mudah-mudahan anak bisa pulih kembali," katanya.

Lebih lanjut, Susanto mengatakan, RJ masih tak menyangka rekaman video yang dibuat di sekolah itu bisa beredar di medsos. Menurutnya, RJ masih syok.

"Karena tidak menyangka bakal viral. Karena guru sudah sarankan untuk dihapus, tetapi tak terduga video ini masih viral, sehingga anak masih syok," katanya.

Pascaditangkap di kediamannya di kawasan Kembangan, Jakarta Barat pada Rabu sore, RJ hingga kini masih menjalani pemeriksaan. Polisi juga belum bisa memastikan status hukum terhadap bocah tersebut. Dalam kasus itu, status RJ masih sebagai terperiksa.

Sebelumnya, beredar video viral aksi nekat lelaki berbadan kekar yang melecehkan foto Presiden Jokowi. 

Dalam video berdurasi 19 detik itu, pria berkacamata tersebut menujuk foto Jokowi sambil mengeluarkan kata-kata bernada ancaman.

Pria bertelanjang dada itu mengeluarkan kata-kata kasar sambil menunjuk foto Jokowi. Bahkan, pria tersebut menantang Jokowi untuk bisa menangkapnya.

"Gue tembak loe ye. Jokowi gila, gua bakar rumahnya. Presiden gua tantang cari gua 24 jam, kalau nggak loe temuin gua, gua yang menang," kata RJ dalam video tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap! Video Ancaman Tembak Jokowi Dibuat di Sekolah

Terungkap! Video Ancaman Tembak Jokowi Dibuat di Sekolah

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 16:41 WIB

Presiden Jokowi Diancam Ditembak

Presiden Jokowi Diancam Ditembak

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 19:54 WIB

Sebut Habib Keturunan Kafir, Ustaz Haikal Hassan Diadukan Polisi

Sebut Habib Keturunan Kafir, Ustaz Haikal Hassan Diadukan Polisi

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 21:12 WIB

Kasus Petinggi PKS, Polisi Segera Periksa Faizal Assegaf

Kasus Petinggi PKS, Polisi Segera Periksa Faizal Assegaf

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 16:44 WIB

Dalami Kasus Sembako Maut, Polisi Periksa Kepala UPT Monas

Dalami Kasus Sembako Maut, Polisi Periksa Kepala UPT Monas

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 10:43 WIB

Terkini

Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari

Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:03 WIB

Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang

Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:53 WIB

Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo

Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:47 WIB

Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo

Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:46 WIB

Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran

Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:24 WIB

Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola

Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:17 WIB

Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik

Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:19 WIB

Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal

Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 17:54 WIB

Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!

Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:58 WIB