Viral #JanganDiam di Kaos SBY, Ini Kata Pengamat

Bangun Santoso, Lili Handayani

Selasa, 29 Mei 2018 | 14:24 WIB
Viral #JanganDiam di Kaos SBY, Ini Kata Pengamat
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan keterangan pers terkait pencatutan namanya dalam skandal korupsi e-KTP di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (6/2).

Suara.com - Foto Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan istrinya Ani Yudhoyono mengenakan kaos bertuliskan #JanganDiam saat nonton bareng laga final Piala Liga Champions antara Liverpool dan Real Madrid viral di media sosial.

Menurut pengamat politik sekaligus Analis Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio #JanganDiam yang dikenakan SBY itu merupakan suatu ajakan yang sifatnya positif. Yakni untuk mengajak rakyat kritis terhadap kebijakan pemerintah yang tidak memihak rakyat.

"Cara komunikasi beliau dengan ikut tren tagar juga tepat karena pasti langsung menyasar milenial yang memang memimpin arah opini publik," ujar Satrio kepada Suara.com, Selasa (29/5/2018).

Ia menilai, seharusnya SBY melakukan hal tersebut sejak dulu. Sebagai tokoh bangsa dan mengajak rakyat mengawal kebijakan pemerintah.

"Tapi ya gak apa-apa deh telat, dari pada tidak sama sekali," katanya.

Menanggapi #JanganDiam itu, Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan, tagar tersebut adalah bentuk ajakan bagi seluruh rakyat Indonesia agar menyuarakan demokrasi. Sebagai pesan moral dari SBY yakni, jika yang baik diam, yang jahat akan berkuasa.

Tentu saja pernyataan AHY menimbulkan persepsi, apakah tagar tersebut bertujuan untuk menyindir pihak lain.

"Nah itu karena penjelasan AHY begitu, maka publik pasti akan membuat persepsi. Apakah ada yang disindir? Apakah ada yang jahat ke dirinya?," ujarnya lagi.

Oleh Satrio, tagar jangan diam itu merupakan ciri khas kampanye ala SBY dan Demokrat yang sering mengecap diri sendiri sedang dizolimi agar mendapat iba, perhatian dan dukungan.

"Ini cara yang pernah berhasil membesarkan Demokrat pada 2014 lalu," imbuh Satrio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sahur Pakai Nasi Garam, Bocah Alif Dapat Hadiah Tak Terduga

Sahur Pakai Nasi Garam, Bocah Alif Dapat Hadiah Tak Terduga

News | Selasa, 29 Mei 2018 | 11:15 WIB

AHY Ungkap Makna Tagar Jangan Diam

AHY Ungkap Makna Tagar Jangan Diam

News | Selasa, 29 Mei 2018 | 08:25 WIB

Sosok Bima Arya di Mata AHY

Sosok Bima Arya di Mata AHY

News | Selasa, 29 Mei 2018 | 07:47 WIB

Demokrat Promosi #2019PemimpinMuda, AHY Maju Pilpres 2019?

Demokrat Promosi #2019PemimpinMuda, AHY Maju Pilpres 2019?

News | Jum'at, 25 Mei 2018 | 03:41 WIB

Partai Demokrat Minta Maaf soal Meme Amien Rais

Partai Demokrat Minta Maaf soal Meme Amien Rais

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 01:22 WIB

Terkini

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan

Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:25 WIB

Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam

Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:01 WIB

Menghilang Usai OTT, KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing

Menghilang Usai OTT, KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:43 WIB

×