Buka Puasa Bareng 17 Dubes, JK Cerita Kekalahan di Pilpres 2009

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 08 Juni 2018 | 20:51 WIB
Buka Puasa Bareng 17 Dubes, JK Cerita Kekalahan di Pilpres 2009
Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar acara buka puasa bersama di Istana Wakil Presiden, Jumat (8/6/2018). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar acara buka puasa bersama di Istana Wakil Presiden, Jumat (8/6/2018). Dalam acara kali ini, JK mengundang duta besar negara-negara Islam.

Tampak hadir 17 duta besar mulai dari Maroko, Bangladesh, Iran, Palestina, Mesir dan negara muslim lainnya.

Pada pembukaan acara, JK berterima kasih kepada seluruh undangan yang telah menyempatkan waktunya untuk hadir dalam acara tersebut.

Setelahnya, ia mempersilakan masing-masing dari duta besar untuk menyampaikan pidato di depan para undangan.

Menariknya adalah pidato dari duta besar Republik Federal Nigeria HE Hakeem Balogun. Dalam pidatonya, ia menceritakan kesannya mengikuti salat Tarawih di Indonesia. Ia sempat merasa kebingungan karena Tarawih di Indonesia sangat cepat.

"Berpuasa di Indonesia sangat nyaman. Tapi, ada perbedaan Tarawih di sini membaca surat-surat pendek dan cepat, cepat, cepat. Kami di Nigeria menghabiskan waktu hingga 2 jam untuk baca doanya yang lama, kalau di sini sangat cepat," kata Hakeem.

Mendengar hal itu, JK yang saat itu menggunakan kemeja biru langsung merespons cerita dari Hakeem.

"Anda benar, ketika saya berkampanye di 2009 menjadi presiden, ketika saya kalah, tagar saya adalah 'the fast is the best' (lebih cepat lebih baik). Di Jawa ada pesantren yang pernah memecahkan rekor tarawih 20 rakaat hanya 1 jam 30 menit, saya tidak tahu bagaimana mereka bisa melakukan itu," respons JK.

Seusai mengundang gelak tawa, JK meneruskan acara untuk mempersilakan perwakilan dari kedubes berpidato. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan berbuka puasa.

baca juga

Selain para duta besar, tampak hadir pula Utusan Khusus RI untuk Timur Tengah Alwi Shihab, Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia AM Fachir, wakil ketua KPK Muhammad Laode Syarif, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto dan para petinggi-petinggi lembaga nasional lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Operasi Tangkap Tangan di Blitar dan Purbalingga, Ini Kata JK

KPK Operasi Tangkap Tangan di Blitar dan Purbalingga, Ini Kata JK

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 15:02 WIB

Ini Kata Wapres Jusuf Kalla soal 40 Masjid Radikal di Jakarta

Ini Kata Wapres Jusuf Kalla soal 40 Masjid Radikal di Jakarta

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 14:48 WIB

Tips Mudik Lebaran ala Jusuf Kalla

Tips Mudik Lebaran ala Jusuf Kalla

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 11:54 WIB

Mudik Lebaran, JK Lepas Relawan PMI di Stasiun Gambir

Mudik Lebaran, JK Lepas Relawan PMI di Stasiun Gambir

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 11:22 WIB

Di Kota Rabat, Rendang  Disajikan Bersama Teh Maroko

Di Kota Rabat, Rendang Disajikan Bersama Teh Maroko

Lifestyle | Kamis, 07 Juni 2018 | 07:58 WIB

Terkini

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×