Array

Sadis, Dua Adik Kakak Dibacok Sampai Tewas oleh Saudara Sendiri

Senin, 11 Juni 2018 | 16:29 WIB
Sadis, Dua Adik Kakak Dibacok Sampai Tewas oleh Saudara Sendiri
Layatang bin Baba (48). (Suara.com/Lirzam Wahid)

Suara.com - Layatang bin Baba (48), warga Dusun Pao, Desa Ajangpulu, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mendadak mengamuk. Dia membabi buta membacok dua saudarinya dan seorang pengendara yang melintas, Senin (11/6/2018).

Peristiwa sadis itu berlangsung sekira pukul 08.30 Wita, di salah satu desa berjarak 190 km atau lima jam perjalanan darat dari Kota Makassar. Mengakibatkan dua orang tewas, dan lainnya kritis dievakuasi ke rumah sakit.

Menurut Kapolres Bone Ajun Komisaris Besar Kadarislam menerangkan, Layatang tetiba mendarangi kediaman saudarinya yang hanya bersebalahan dengan kediamannya. Pria paruh bayah yang diduga mengidap penyakit jiwa itu terus menggenggam parang menghampiri kakaknya, Hanna binti Baba (62) dan adiknya Rajatang (43).

"Belum diketahui motif pelaku. Hanya saja dari keterangan saksi-saksi, Layatang mendatangi rumah saudarinya dan memarangi mereka lalu keluar kembali ke rumahnya," jelas Kadarislam.

Usai membacok dua saudarinya, Layatang kembali ke rumahnya. Hanna meninggal di tempat dengan luka robek di bagian perut dan kepala, sementara Rajatang mengalami kritis di RS Tentiawaru, Kabupaten Bone, usai dibacok di bagian kepala.

Tidak sampai di situ, keganasan Layatang kembali merenggut nyawa beberapa menit setelahnya. Dia tetiba saja menyerang Muh Amin (44) warga Dusun Kalling, Desa Ajangpulu, Kecamatan Cina yang melintas menggunakan motor di depan rumah pelaku.

Perangkat desa yang hendak berkantor itu tersungkur seketika setelah parang tersangka mendarat di tubuh di tubuhnya. Setelah terjatuh dari motor, Amin masih sempat berdiri untuk menyelamatkan diri. Namun Layatang kembali membacok kaki dan lengannya hingga tewas di tempat.

Aparat kepolisian tiba beberapa menit setelahnya berhasil meringkus Layatang.

Kadarislam menerangkan, penyidik masih melakukan pemeriksaan kondisi kejiawaan terhadap tersangka. Sebab berdasarkan keterangan saksi-saksi, lelaki tersebut sudah mengalami gangguan kejiwaan sejak beberapa tahun terakhir. (Lirzam Wahid)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI