Ngaku Bawa Bom di Pesawat, Samaun Terpaksa Tunda Mudik

Reza Gunadha

Kamis, 07 Juni 2018 | 19:31 WIB
Ngaku Bawa Bom di Pesawat, Samaun Terpaksa Tunda Mudik
Penumpang Batik Air bernama Samaun Henamuly (22), yang  megaku membawa bom saat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulsel, Kamis (7/6/2018). [Suara.com/lirzam wahid]

Suara.com - Gurauan bom (bomb joke) berulang kali mengganggu penerbangan paskapai di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, pada tahun 2018. Sanksi yang diberikan belum cukup membuat pelaku jera.

Setidaknya itu dibuktikan oleh satu penumpang Batik Air bernama Samaun Henamuly (22), yang  hendak pergi ke Ambon, Provinsi Maluku.

Ia membuat awak kabin pesawat geram, karena saat transit di Bandara Sultan Hasanuddin, Samaun menyebut membawa bom.

Insiden itu terjadi saat barang bawaan Samaun tengah dipegang oleh pramugari di dalam pesawat, Kamis (7/6/2018) sekitar pukul 03.45 WITA.

Akibat gurauan tersebut, Samaun yang juga pelaut asal  Negeri Tial, Kecamatan Salahutu , Kabupaten Maluku Tengah itu harus menunda mudik. Sebab, ia langsung diamankan polisi.

Seusai diperiksa Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Otoriras Bandara Wilayah V Makassar, pelaku diserahkan ke Polsek Kawasan Bandara, Polres Maros untuk menjalani proses hukum, pukul 11.10 WITA.

"Pelaku masih kami amankan di Polsek Bandara untuk menjalani pemeriksaan, dan menunggu pihak maskapai melaporkan dugaan tindak pidana penerbangan itu," terang Kepala Polsek Kawasan Bandara Inspektur Polisi Satu Ahmad kepada Suara.com.

Menurut Ahmad, pelaku bakal dikenakan Pasal 437 Ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Isinya "Setiap orang menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 344 huruf e dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun".

"Dia tidak bisa kami tahan karena ancaman hukuman hanya 1 tahun, sehingga kemungkinan kami bebaskan malam ini. Namun, kasusnya tergantung pihak maskapai, mereka melaporkan atau tidak," terang Ahmad.

baca juga

Insiden bomb joke itu berawal saat pesawat Batik Air nomor penerbangan ID 7703/ID6166 , rute Halim Perdanakusuma, Jakarta, tengah transit di Makassar, sebelum melanjutkan penerbangan ke Ambon.

Penumpang yang duduk di kursi 12C itu mendadak menyebut kata "bom" saat barang miliknya dipegang salah satu kru pesawat.

Akibat ulahnya, Samaun bersama barang bawaannya diturunkan dari kabin pesawat lalu digiring ke ruang Avsec Lion Air lalu ke Avsec Angkasa Pura I. Saat pemeriksaan manual pada barang bawaan pelaku, tidak ditemukan barang berbahaya.

Meski demikian, untuk memberi efek jera Samaun dipastikan tidak ikut terbang ke Ambon. Dia juga diminta membuat surat pernyataan sebelum diserahkan ke pihak kepolisian.

"Sudah kami serahkan ke Polsek Kawasan Bandara. Silahkan konfirmasi ke sana," ujar  Communication and Legal Section Angkasa Pura I Turah Ajari saat dihubungi. [lirzam wahid]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buntut Ospek Maut, 3 Mahasiswa UMI Makasar Dihukum Percobaan

Buntut Ospek Maut, 3 Mahasiswa UMI Makasar Dihukum Percobaan

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 13:12 WIB

Mau Tusuk Polisi, Bandit Spesialis Begal Ditembak Mati

Mau Tusuk Polisi, Bandit Spesialis Begal Ditembak Mati

News | Rabu, 06 Juni 2018 | 12:48 WIB

Dua Bule Bulgaria Nyaris Bobol Mesin ATM

Dua Bule Bulgaria Nyaris Bobol Mesin ATM

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 15:33 WIB

Ternyata, Beginilah Cerita di Balik Pisang Ijo

Ternyata, Beginilah Cerita di Balik Pisang Ijo

Lifestyle | Jum'at, 01 Juni 2018 | 16:22 WIB

Ngaku Bawa Bom, 2 Anggota DPRD Banyuwangi Diusir dari Pesawat

Ngaku Bawa Bom, 2 Anggota DPRD Banyuwangi Diusir dari Pesawat

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 21:04 WIB

Terkini

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

×