Masjid sampai Pesantren Rusak Berat karena Gempa di Sumenep

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 14 Juni 2018 | 14:49 WIB
Masjid sampai Pesantren Rusak Berat karena Gempa di Sumenep
Gempa berkekuatan 4,8 Skala Richter (SR) menggoyang Sumenep, Jawa Timur, Rabu (13/6/2018) sekitar pukul 20.06 WIB. (BNPB)

Suara.com - Gempa berkekuatan 4,8 Skala Richter (SR) menggoyang Sumenep, Jawa Timur, Rabu (13/6/2018) sekitar pukul 20.06 WIB. Gempa itu menyebabkan 77 rumah rusak dan melukai 6 orang.

Sebanyak 25 unit rumah rusak berat, 52 unit rumah rusak ringan, 2 unit masjid rusak berat, 1 unit masjid rusak ringan, 1 unit madrasah rusak berat dan 1 unit pondok pesantren rusak ringan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggunalan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan episenter gempa berada di darat pada jarak sekitar 6 kilometer arah Timur Laut Sumenep, Jawa Timur dengan kedalaman 12 kilometer.

Gempa berkekuatan 4,8 Skala Richter (SR) menggoyang Sumenep, Jawa Timur, Rabu (13/6/2018) sekitar pukul 20.06 WIB. (BNPB)
Gempa berkekuatan 4,8 Skala Richter (SR) menggoyang Sumenep, Jawa Timur, Rabu (13/6/2018) sekitar pukul 20.06 WIB. (BNPB)

"Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan merupakan jenis gempa bumi intraplate dengan hiposenter dangkal akibat aktivitas patahan lokal," kata Sutopo, Kamis (14/6/2018).

Gempa dirasakan kuat selama 5 detik yang menyebabkan masyarakat berhamburan panik ke luar rumah dan bangunan.

"Pada saat bersamaan juga sedang berlangsung salat tarawih. Guncangan gempa dirasakan naik turun disertai dengan bangunan yang rusak," tambah Sutopo.

Gempa berkekuatan 4,8 Skala Richter (SR) menggoyang Sumenep, Jawa Timur, Rabu (13/6/2018) sekitar pukul 20.06 WIB. (BNPB)
Gempa berkekuatan 4,8 Skala Richter (SR) menggoyang Sumenep, Jawa Timur, Rabu (13/6/2018) sekitar pukul 20.06 WIB. (BNPB)

Guncangan keras tersebut dirasakan masyarakat di Kecamatan Batu Putih meliputi Desa Bulaan, Desa Batu Putih Laok, Desa Bantelan, Desa Sergeng, dan di Kecamatan Dasuk di Desa Dasuk Timur, sedangkan nilai kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.

BPBD Sumenep bersama aparat dari Kodim 0827 Sumenep, Polri, Basarnas, PMI, relawan dan SKPD masih melakukan pendataan dan penanganan darurat.

"Pendataan jumlah kerugian materiil akibat gempa masih dilakukan. Petugas bersama masyarakat membersihkan puing-puing bangunan yang roboh. Bantuan disalurkan kepada masyarakat yang menjadi korban gempa," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Nenek Bulen, Penyapu Halaman Masjid Sulthan Malikussaleh

Kisah Nenek Bulen, Penyapu Halaman Masjid Sulthan Malikussaleh

News | Kamis, 14 Juni 2018 | 12:08 WIB

Wakapolri Bantah 40 Masjid di Jakarta Terpapar Radikalisme

Wakapolri Bantah 40 Masjid di Jakarta Terpapar Radikalisme

News | Senin, 11 Juni 2018 | 17:52 WIB

Austria Akan Tutup 7 Masjid dan Usir 60 Imam

Austria Akan Tutup 7 Masjid dan Usir 60 Imam

News | Sabtu, 09 Juni 2018 | 15:59 WIB

Masjid Serang Surabaya yang Menebarkan Wangi Kayu Gaharu

Masjid Serang Surabaya yang Menebarkan Wangi Kayu Gaharu

Lifestyle | Jum'at, 08 Juni 2018 | 16:38 WIB

Mabes Polri Telusuri 40 Masjid Diduga Terpapar Radikalisme

Mabes Polri Telusuri 40 Masjid Diduga Terpapar Radikalisme

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 16:39 WIB

Terkini

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB