Masjid Serang Surabaya yang Menebarkan Wangi Kayu Gaharu

Vania Rossa

Jum'at, 08 Juni 2018 | 16:38 WIB
Masjid Serang Surabaya yang Menebarkan Wangi Kayu Gaharu
Masjid Serang Surabaya. (Suara.com)

Suara.com - Masjid Serang yang terletak di jalan panggung nomor 141, kelurahan Nyamplungan, kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya, dari luar tampak seperti bangunan kuno. Namun begitu memasuki bangunan dalam masjid, tampak perpaduan desain interior Jawa-Joglo. Apa keunikan dari Masjid Serang ini?

Memasuki ruangan utama Masjid Serang yang berukuran 14 x 14 meter ini, Anda akan mencium wewangian kayu gaharu yang identik dengan masyarakat Timur Tengah, khususnya Arab. Orang Timur Tengah konon lebih suka dengan wewangian yang berasal dari kayu gaharu sebagai pengharum ruangan.

Masjid Serang Surabaya. (Suara.com)

Masjid Serang dibangun di sekitar kampung Arab (Arabische Kamp). Lokasinya berada di sekitar Masjid Ampel. Meski di sekitar sana terdapat kumpulan pedagang Jawa, Madura, dan India, tapi mayoritas masyarakat di sekitar Masjid Serang adalah keturunan Arab. Umumnya, para pedagang keturunan Arab itu berasal dari Hadramaut, daerah Yaman Selatan. Selain sebagai pedagang, mereka juga menyebarkan agama Islam.

Masjid Serang Surabaya. (Suara.com)

Awalnya, bangunan masjid ini merupakan sebuah langgar (surau) yang dibangun sekitar tahun 1630, dan merupakan wakaf dari seorang saudagar kaya raya dari India bernama Srangh. Oleh karena itu, langgar ini pun dinamakan langgar Serang, yang berasal dari kata Srangh.

Masjid Serang memiliki desain arsitektur yang khas dengan menara yang menyerupai menara di Hadramut Yaman.

"Untuk meneruskan ghiroh (semangat) para habaib terdahulu, kita (Ta'mir Masjid Serang) mendirikan Chanel Syi'ar TV untuk meneruskan dakwah para habaib," ungkap Muhammad Abdurrahman Hasil Al Hadad, ketua takmir Masjid Serang.

Masih kata Abdurahman, keberadaan Syi'ar TV merupakan salah satu alat dakwah untuk meneruskan dakwah Islam, khususnya di kota Surabaya.

"Di bulan Ramadan seperti sekarang ini, biasanya kita isi dengan kegiatan kajian sore, live salat Tarawih, dan majelis bersama para ustad ba'da (setelah) Tarawih," katanya.

baca juga

Masjid Serang Surabaya. (Suara.com)

Saat ini, Masjid Serang sudah banyak berubah, terutama dari segi arsitekturnya. Tempat salat masih tetap berada di lantai dua, karena memang sejak awal, lokasi masjid ini adalah kawasan perdagangan yang cukup ramai dan padat, sehingga lantai bawahnya digunakan sebagai tempat berjualan atau berdagang.

Abdurahman mengungkapkan, yang menjadi ciri khas Masjid Serang adalah ritual budaya keagamaan dari Hadramaut Yaman Selatan, yaitu Gawafi. Gawafi merupakan ritual pembacaan Qasida dan kitab lama peninggalan Hadramud Yaman Selatan dan biasa dibacakan setelah salat Tarawih. "Gawafi dibacakan oleh 3 habaib (keturunan nabi) sembari melanjutkan tadarus Al Quran," katanya.

Selain ritual pembacaan Gawafi, Masjid Serang juga memiliki kebiasaan yang sering dilakukan ketika bulan Ramadhan tiba, yaitu salat Tasbih.

"Di sini, setiap bulan Ramadan di malam Jumat setelah salat Tarawih, ditambah dengan salat Tasbih," terang pria kelahiran Surakarta ini. (Moh Ainul Yaqin)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mabes Polri Telusuri 40 Masjid Diduga Terpapar Radikalisme

Mabes Polri Telusuri 40 Masjid Diduga Terpapar Radikalisme

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 16:39 WIB

40 Masjid di Jakarta Terpapar Radikal, Ini Respon Polda Metro

40 Masjid di Jakarta Terpapar Radikal, Ini Respon Polda Metro

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 16:13 WIB

Al Chaidar: Sangat Mungkin Masjid Jadi Tempat Pembentukan Teroris

Al Chaidar: Sangat Mungkin Masjid Jadi Tempat Pembentukan Teroris

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 14:11 WIB

Terkini

The 5 Second Rule: Buku yang Wajib Dibaca Mahluk Overthinking!

The 5 Second Rule: Buku yang Wajib Dibaca Mahluk Overthinking!

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Setahun Menanti Janji Gubernur, Pedagang Taman Puring Terpuruk dan Terus Menyusut

Setahun Menanti Janji Gubernur, Pedagang Taman Puring Terpuruk dan Terus Menyusut

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Harga Sawit Riau Terus Meroket, Nyaris Rp4.000 per Kilogram

Harga Sawit Riau Terus Meroket, Nyaris Rp4.000 per Kilogram

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:26 WIB

9 Pilihan Warna Lipstik Matte yang Tahan Lama, dari Nude hingga Merah Klasik

9 Pilihan Warna Lipstik Matte yang Tahan Lama, dari Nude hingga Merah Klasik

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Cushion Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 7 Rekomendasi Terbaik

Cushion Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 7 Rekomendasi Terbaik

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Aktivasi BRImo Lewat Tring Pegadaian, Dapatkan Cashback Rp25 Ribu

Aktivasi BRImo Lewat Tring Pegadaian, Dapatkan Cashback Rp25 Ribu

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Sahroni Usul Bentuk Lembaga Baru, Kelola Aset Sitaan Tak Lagi Tumpang Tindih

Sahroni Usul Bentuk Lembaga Baru, Kelola Aset Sitaan Tak Lagi Tumpang Tindih

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Berapa Kekayaan Syahrini? Bikin Heboh Pakai Cincin Rp116 M saat Ulang Tahun Anak

Berapa Kekayaan Syahrini? Bikin Heboh Pakai Cincin Rp116 M saat Ulang Tahun Anak

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Miris! Tanah Ditukar Senter, UU IKN Digugat ke MK Demi Bela Hak Masyarakat Adat

Miris! Tanah Ditukar Senter, UU IKN Digugat ke MK Demi Bela Hak Masyarakat Adat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:07 WIB

Geger! Negara Kim Jong-un Suruh Rakyatnya Makan Sup Daging Anjing untuk Atasi Panas Ekstrem

Geger! Negara Kim Jong-un Suruh Rakyatnya Makan Sup Daging Anjing untuk Atasi Panas Ekstrem

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:07 WIB

×