Kecam Aborsi Janin yang Cacat, Paus Fransiskus: seperti Nazi!

Reza Gunadha

Minggu, 17 Juni 2018 | 16:40 WIB
Kecam Aborsi Janin yang Cacat, Paus Fransiskus: seperti Nazi!
Paus Fransiskus. (AFP)

Suara.com - Paus Fransiskus mengecam praktik aborsi yang dilakukan para pasangan setelah tes prakelahiran menemukan kemungkinan cacat lahir pada si jabang bayi dalam kandungan.

Menurut imam tertinggi umat Katolik sedunia tersebut, aborsi semacam itu mirip praktik Nazi yang membunuh bayi cacat demi menciptakan ras murni dengan menghilangkan si lemah.

"Anak-anak harus diterima ketika mereka datang, seperti Tuhan mengirim mereka, seperti yang Tuhan izinkan, bahkan jika pada waktu mereka sakit," kata Sri Paus dalam pidatonya di hadapan konfederasi asosiasi keluarga Italia, Sabtu (16/6/2018), seperti diberitakan Reuters.

Paus Fransiskus kemudian berbicara tentang tes prakelahiran yang lazim dilakukan banyak pasangan untuk menentukan apakah janin memiliki penyakit atau malformasi.

"Proposal pertama, dalam hal ini, adalah 'Haruskah kita menyingkirkannya'? Pembunuhan anak-anak demi alasan memiliki kehidupan yang tenang? Apakah alasan itu pantas untuk menghilangkan orang yang tak bersalah?” tuturnya.

"Aku mengatakannya dengan rasa sakit. Pada abad ke-20, seluruh dunia terhenyak atas praktik Nazi untuk mewujudkan kemurnian ras. Hari ini, kita melakukan hal yang sama, dengan satung tangan putih (dokter)," kecamnya.

Untuk diketahui, di bawah program eugenika Nazi, ratusan ribu orang yang diprediksi melahirkan anak cacat secara paksa disterilkan.

Sementara puluhan ribu terbunuh dalam upaya untuk "membersihkan" rantai keturunan mereka yang cacat fisik atau kognitif.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanpa Disadari, Lorenzo Baper Terhadap Rossi

Tanpa Disadari, Lorenzo Baper Terhadap Rossi

Sport | Rabu, 13 Juni 2018 | 18:30 WIB

Italia Gagal Lolos, Presiden Inter Milan Jagokan Tim Ini di Rusia

Italia Gagal Lolos, Presiden Inter Milan Jagokan Tim Ini di Rusia

Bola | Rabu, 13 Juni 2018 | 16:45 WIB

Dua Hal Yang Luput Diperbincangkan Oleh Trump dan Kim

Dua Hal Yang Luput Diperbincangkan Oleh Trump dan Kim

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 12:46 WIB

Napoli Resmi Boyong Simone Verdi dari Bologna

Napoli Resmi Boyong Simone Verdi dari Bologna

Bola | Selasa, 12 Juni 2018 | 10:19 WIB

Terkini

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 18:32 WIB

×