Kotak Kosong Unggul, Pj Gubernur Minta Warga Makassar Tenang

Bangun Santoso

Kamis, 28 Juni 2018 | 09:52 WIB
Kotak Kosong Unggul, Pj Gubernur Minta Warga Makassar Tenang
Warga menggunakan hak pilihnya di TPS.

Suara.com - Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan Sumarsono meminta seluruh pihak menahan diri menyikapi hasil yang cukup mengagetkan yakni di Pilwakot Makassar. Menurut lembaga survei, paslon tunggal di Pilwakot Makasar kalah oleh kotak kosong.

Dalam hasil hitungan cepat sejumlah lembaga survei itu menunjukkan kemenangan kotak kosong terhadap pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Termasuk Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, yang diketahui gagal ikut serta dalam kontestasi Polwakot Makassar periode 2019-2024.

"Sebaiknya, wali kota tidak melakukan euforia kemenangan kolom kosong. Karena posisi wali kota harus bisa memayungi dan memberikan pengayoman kepada kontestan Pilkada, dalam hal ini paslon nomor satu," ujar Sumarsono, Kamis (28/6/2018).

Dirjen Otonomi Daerah itu meminta Wali Kota Makassar menghentikan euforia kemenangan yang berlebihan. Ia juga mengharap semua pihak menunggu hasil pengumuman resmi dari KPU.

"Mari kita hormati dan ciptakan suasana yang kondusif pasca-Pilkada," harap Sumarsono.

Sementara itu, tim Paslon Appi-Cicu mengklaim telah mengungguli perolehan suara kotak kosong berdasarkan data hasil real count, yakni data C1 yang dilakukan internal.

Ketua Tim Pemenangan Appi-Cicu, Farouk M Beta, dalam jumpa pers, Rabu (27/6/2018) malam, menegaskan kemenangan mereka atas kotak kosong. Ia mengakui rilis data timnya terlambat dibanding quick count sejumlah lembaga survei.

"Kami terlambat yang pertama menunggu Pak Appi berbuka puasa dulu karena sementara puasa Syawal. Kemudian data yang diinput mengalami keterlambatan karena saksi yang ditugaskan agak lambat memasukan data, mereka merekap dulu per-kelurahan," Farouk menerangkan.

baca juga

Ia merinci, data terakhir yang diinput berdasarkan C1 yang dipegang saksi, hingga Rabu pukul 18.00 WITA, perolehan suara Appi-Cicu sebanyak 52,21 persen, sementara kotak kosong 47,79 persen.

Menyikapi seluruh quick count yang memenangkan kotak kosong, Farouk menilai dibuat hanya untuk mengerdilkan paslon tunggal.

"Beberapa jam kita disibukkan terkait penginputan ini, terus yang beredar itu kan cuma menggunakan beberapa sampel, jadi jangan terus membentuk opini di masyarakat," kata Farouk. (Lirzam Wahid)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengejutkan! Pemenang Pilkada Makassar adalah Kotak Kosong

Mengejutkan! Pemenang Pilkada Makassar adalah Kotak Kosong

News | Rabu, 27 Juni 2018 | 20:40 WIB

Nurdin Abdullah - Andi Sudirman Deklarasi Menang Pilkada Sulsel

Nurdin Abdullah - Andi Sudirman Deklarasi Menang Pilkada Sulsel

News | Rabu, 27 Juni 2018 | 15:50 WIB

Geger! Kotak Kosong Unggul Sementara di Pilkada Kota Makassar

Geger! Kotak Kosong Unggul Sementara di Pilkada Kota Makassar

News | Rabu, 27 Juni 2018 | 15:36 WIB

Quick Count Pilkada Sulsel: Prof Andalan - Nurdin Halid Bersaing

Quick Count Pilkada Sulsel: Prof Andalan - Nurdin Halid Bersaing

News | Rabu, 27 Juni 2018 | 13:44 WIB

Pilkada Sulsel, Nurdin Halid Optimis Menang

Pilkada Sulsel, Nurdin Halid Optimis Menang

News | Rabu, 27 Juni 2018 | 13:02 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB