Oknum Suporter Jakmania Keroyok Pengendara Mobil di Mampang

Bangun Santoso, Agung Sandy Lesmana

Senin, 02 Juli 2018 | 10:59 WIB
Oknum Suporter Jakmania Keroyok Pengendara Mobil di Mampang
Ilustrasi penganiayaan, penyerangan, pemukulan, pengeroyokan. (Shutterstock)

Suara.com - Aksi kekerasan di dunia sepakbola kembali terulang. Setelah kasus pemukulan terhadap anak Menpora Imam Nahrawi. Sejumlah oknum The Jakmania, suporter tim kesebelasan Persija Jakarta kembali berulah. Kali ini, kelompok pendukung tim sepak bola Ibu Kota itu diduga mengeroyok pengendara mobil bernama Alex Saputra.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stevanus Tamuntuan mengatakan, peristiwa pengeroyokan itu diduga dipicu usai korban merekam video melalui telepon selulernya ketika rombongan The Jakmania yang sedang melintas di Jalan Taman Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (30/6/2018).

"Kronologisnya alex seorang diri sedang mengendarai mobilnya melintas dari arah Blok M ke arah selatan. Alex merekam dengan HP konvoi suporter Jakmania yang melintas ke arah selatan," kata Stevanus, Senin (2/7/2018).

Ketika Alex sedang merekam, salah satu anggota The Jakmania pun mencurigai korban yang berada di dalam mobil Toyota Kijang warna merah. Bahkan, korban dicurigai sebagai salah satu anggota suporter Bobotoh, pendukung tim Persib Bandung.

Pasalnya kejadian pengeroyokan itu terjadi usai laga Persija melawan Persib Bandung di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jaksel.

"Karena merasa direkam dari salah seorang rombongan Jakmania mengira alex adalah Pendukung Persib Bandung ,sehingga dikejar dan mereka melakukan pengrusakan terhadap mobil Alex," kata dia.

Rombongan The Jakmania yang diduga berjumlah 100 orang itu juga sempat melakukan pengejaran terhadap korban hingga di Jalam Taman Kemang. Setelah korban terpojok, suporter The Jakmania pun langsung melakukan pengeroyokan.

"Setelah berhasil menghentikan mobil dan langsung melakukan penganiayaan dan pengrusakan," kata Stevanus.

Beruntung aksi pengeroyokan suporter The Jakmania bisa dilerai oleh warga sekitar yang melihat kejadian tersebut. Usai peristiwa itu, rombongan The Jakmania pun langsung membubarkan diri.

Dari aksi penganiayaan itu, Alex mengalami luka-luka dan langsung dibawa warga ke sebuah klinik di dekat lokasi.

"Warga yang berada di TKP segera membawa Alex ke Klinik Kesehatan ESTI Kemang untuk dilakukan perawatan," katanya.

Polisi pun masih menyelidiki soal pengeroyokan suporter The Jakmania terhadap Alex.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Laga Derby Berjalan Lancar, Direktur Persib: Terima Kasih Persija

Laga Derby Berjalan Lancar, Direktur Persib: Terima Kasih Persija

Bola | Minggu, 01 Juli 2018 | 12:30 WIB

Gagal Kalahkan Persija, Gelandang Persib Minta Maaf ke Bobotoh

Gagal Kalahkan Persija, Gelandang Persib Minta Maaf ke Bobotoh

Bola | Minggu, 01 Juli 2018 | 11:45 WIB

Tumbang dari Persija, Pelatih Persib Keluhkan Kepemimpinan Wasit

Tumbang dari Persija, Pelatih Persib Keluhkan Kepemimpinan Wasit

Bola | Minggu, 01 Juli 2018 | 08:26 WIB

Polisi Tunggu Hasil Visum Anak Menpora yang Dipukuli Suporter

Polisi Tunggu Hasil Visum Anak Menpora yang Dipukuli Suporter

News | Minggu, 01 Juli 2018 | 05:41 WIB

Persija Kalahkan Persib, Teco: 1-0 Sudah Cukup

Persija Kalahkan Persib, Teco: 1-0 Sudah Cukup

Bola | Sabtu, 30 Juni 2018 | 23:37 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB