Heboh! Nelayan Surabaya Tangkap Ikan Arapaima

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 03 Juli 2018 | 14:38 WIB
Heboh! Nelayan Surabaya Tangkap Ikan Arapaima
Nelayan Surabaya tangkap ikan arapaima. (Suara.com/Achmad Ali)

Suara.com - Ikan Arapaima gigas yang dilepas pemiliknya HG, diperairan Sungai Brantas Mojokerto, sudah sampai di Sungai Rolag, Gunung, Gunungsari Surabaya. Selasa (3/7/2018) sekitar pukul 05.30 WIB, warga Gunungsari Surabaya menangkap satu dari sekian banyak ikan Arapaima yang dilepas.

"Kebetulan saya mencari ikan dengan perahu, saya lihat ada ikan besar di tepi sungai. Seketika itu saya bergegas memanggil teman saya untuk membantu menangkapnya," terang Harianto, nelayan Sungai Rolag, Selasa (3/7/2018).

Setelah mendapatkan bantuan dari temannya, Harianto kemudian menghampiri ikan tersebut dan menangkapnya dengan jalan.

"Saya tangkap dengan jala. Setelah saya angkat berdua, saya kaget melihat jenis ikannya karena saya belum pernah melihat ikan seperti ini," tambah Harianto.

Awalnya Harinto merasa senang dengan hasil tangkapannya. Namun setelah tahu bahwa ikan tersebut adalah ikan predator yang dilarang berada di perairan Indonesia, akhirnya Harianto melaporkan tangkapannya ke warga lainnya.

"Ketika saya tahu kalau ikan itu predator, akhirnya saya laporkan ke LSM. Oleh LSM dilanjutkan ke Pemkot Surabaya yang berwenang," akunya.

Dari laporan tersebut, pihak Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya akhirnya mengamankan ikan untuk dibawa ke Balai Karantina Surabaya.

Sebelumnya, dunia maya dihebohkan dengan pelepasan beberapa ekor ikan jenis Arapaima gigas di Sungai Brantas, Jawa Timur. Ikan predator yang memangsa ikan-ikan lainnya ini hidup di perairan sungai Amazon, Amerika Serikat.
Sungguh aneh jika hewan ini bisa tiba-tiba "nyasar" ke perairan Indonesia.

Habitat asli ikan ini ada di perairan tropis Amerika Selatan. Banyak yang mengkhawatirkan jika ikan ini malah akan memangsa ikan asli dari perairan Indonesia. Ikan Arapaima juga adalah ikan air tawar paling besar di dunia dan bisa tumbuh hingga 3 meter dengan berat mencapai 200 kg.

Pelepasan ikan Arapaima ini menjadi heboh ketika video yang menunjukkan beberapa orang sedang melepas 2 ekor ikan Arapaima ke sungai Brantas.

Pemilik ikan predator yang berinisial HG ini diketahui memiliki kolam di Desa Canggu, Jetis, Mojokerto, yang digunakan untuk membesarkan ikan ini. Dari rumah HG di Canggu, ditemukan 4 ekor ikan Arapaima dan 18 ekor lainnya ditemukan dirumah Hg di Desa Trosobo, Sidoarjo, Jawa Timur. (Achmad Ali)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saran Peneliti Jika Jumpai Ikan Arapaima Gigas

Saran Peneliti Jika Jumpai Ikan Arapaima Gigas

News | Sabtu, 30 Juni 2018 | 01:00 WIB

Arapaima Gigas, Ikan Predator Amazon yang Nyasar ke Indonesia

Arapaima Gigas, Ikan Predator Amazon yang Nyasar ke Indonesia

Tekno | Rabu, 27 Juni 2018 | 20:45 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB