Rapat Rekapitulasi Pilkada Makassar Diwarnai Keributan

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 06 Juli 2018 | 13:54 WIB
Rapat Rekapitulasi Pilkada Makassar Diwarnai Keributan
Saksi Paslon Appi-Cicu, Busranuddin Baso Tika (tengah) saat protes kehadiran anggota Paswascam Kepulauan Sangkarrang. (Suara.com/Lirzam wahid)

Suara.com - Rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpaksa ditunda. Lantaran terjadi keributan antara sekretaris KPU Makassar dengan salah satu staf panwas kecamatan (panwascam), Jumat (6/7/2018).

Insiden itu terjadi saat proses rekapitulasi suara Pilwalkot Makassar baru saja akan kembali dilanjutkan, untuk agenda kelurahan Manggala, sekira pukul 11.30 WITA. Rekap yang mestinya dimulai pukul 09.00 WITA itu, ditunda saat kotak suara baru akan dibuka.

Berawal saat sekretaris KPU Makassar Sabri menegur salah satu panwascam Sangkarrang, Kota Makassar yang dinilai berada di area steril KPU Makassar, lokasi rekapitulasi, di Hotel Maxone, Jalan Taman Makam Pahlawan.

Keduanya terjadi perdebatan, dan hanya berselang beberapa saat, memantik reaksi sejumlah saksi pasangan calon tunggal Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), yang juga merupakan legoslator Kota Makassar. Diantaranya, politisi PPP Busranuddin Baso Tika (BBT).

"Dia berkeliaran di wilayah kami, area itu steril sangat rahasia. Apalagi itu merupakan data-data kami. Bahkan saya saja, jika tidak berkepentingan tidak akan ke situ," ujar Sabri selaku ketua panitia rapat pleno.

Lebih lanjut, Sabri menerangkan, panwascam hanya berkepentingan jika rekapitulasi dilakukan untuk suara di kecamatan bersangkutan. Lokasi tersebut katanya hanya untuk yang berkepentingan.

"Kita sudah sepakat, kalau belum waktunya mereka tidak boleh masuk," pungkas Sabri.

Sementara saksi Appi-Cicu, BBT terlihat menghampiri dan memprotes kehadiran oknum panwascam tersebut. Ia terus mendesak semua pihak tidak berkepentingan keluar saat dilerai sejumlah petugas di ruang pleno.

"Kami minta, peserta saja yanh hadir disini," ketus BBT yang terus ditenangkan saksi lain, Kamaruddin Olle.

Menghindari keributan berlanjut dan makin gaduh, petugas keamanan lalu membawa anggota panwascam tersebut keluar ruangan rapat pleno. Selain itu, KPU Makassar juga kembali menskorsing rapat, hingga usai salat Jumat,atau sekira pikil 14.00 WITA.

baca juga

Diketahui, rapat pleno terbuka rekapitulasi Suar Pilwalkot sudah menuntaskan perhitungan dua kecamatan malam tadi, Kamis (5/7/2018). Masing-masing Kecamatan Biringkanaya dengan perolehan Appi-Cicu 36.092 suara sedangkan kotak kosong 39.320 suara.

Selanjutnya Kecamatan Kepulauan Sangkarang, paslon Appi-Cicu memperoleh 32.61 suara dan kotak kosong 3.645 suara. (lirzam wahid)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perhitungan Suara Pilwalkot Makassar Dijaga Super Ketat Tentara

Perhitungan Suara Pilwalkot Makassar Dijaga Super Ketat Tentara

News | Kamis, 05 Juli 2018 | 12:04 WIB

Bersenjata Garpu, Tiga Remaja Teror Pengendara Bermotor

Bersenjata Garpu, Tiga Remaja Teror Pengendara Bermotor

News | Kamis, 05 Juli 2018 | 01:00 WIB

Jokowi Ungkap Masalah Kapal Tenggelam Secara Beruntun

Jokowi Ungkap Masalah Kapal Tenggelam Secara Beruntun

News | Rabu, 04 Juli 2018 | 06:00 WIB

Massa Bersenjata Tajam Ribut saat Rekapitulasi Pilkada Makassar

Massa Bersenjata Tajam Ribut saat Rekapitulasi Pilkada Makassar

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 17:03 WIB

KM Lestari Maju Tenggelam di Selayar, 4 Orang Tewas

KM Lestari Maju Tenggelam di Selayar, 4 Orang Tewas

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 16:19 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×